Sodik Saksikan Detik-detik Kapal Muhayat Hancur Dihantam Ombak Muara Pelabuhan Pekalongan

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 00:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jenazah Muhayat saat masih berada di ruangan kamar mayat RS Budirahayu, Sabtu (12/9/26).

Jenazah Muhayat saat masih berada di ruangan kamar mayat RS Budirahayu, Sabtu (12/9/26).

KANAL KOTA – Sodik Haryanto (42), nelayan yang berada sekitar 25 meter di belakang kapal Muhayat (60), menyaksikan langsung detik-detik perahu nelayan itu dihantam ombak saat hendak masuk ke muara Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan (PPNP), Sabtu (12/9/2026) malam.

Sodik mengatakan, saat itu sejumlah kapal nelayan pulang hampir bersamaan setelah selesai mencari ikan. Kapal Muhayat berada di depan, disusul kapal miliknya dan beberapa kapal lainnya.

Menurut Sodik, rombongan awalnya masih dapat melaju menuju pintu masuk muara. Namun, kondisi berubah ketika mereka mendekati area tersebut.

Kapal Muhayat yang berada di depan dihantam ombak dari arah timur. Kapal sempat miring sebelum kembali dihantam ombak hingga akhirnya karam dan membentur batu.

“Langsung kapal miring, dihantam ombak lagi dari timur. Akhirnya karam, nabrak batu-batu,” ungkap Sodik kepada kanalplus.id di RS Budirahayu.

Sodik memperkirakan ketinggian ombak saat kejadian lebih dari dua meter. Kondisi tersebut membuat kapal sulit dikendalikan ketika hendak melewati pintu muara.

Baca Juga :  Cerita Dua dari Lima Kapal Masuk Muara Pelabuhan Pekalongan Saat Cuaca Buruk Dilaporkan Karam Digulung Ombak

Jarak antara kapal miliknya dengan kapal Muhayat saat kejadian sekitar 25 meter. Dari posisi tersebut, ia melihat kapal Muhayat mengalami kerusakan parah setelah menghantam batu.

“Pecah, hancur, lebur. Enggak ada bentuknya kapal,” ucapnya.

Sodik mengatakan, selain kapal Muhayat, satu kapal lainnya juga terdampak dan mengenai batu. Namun kapal tersebut belum langsung dievakuasi.

Dari sekitar lima kapal yang berangkat melaut sore itu, dua kapal mengalami masalah ketika kembali ke daratan. Sementara kapal lainnya berhasil melewati kawasan tersebut.

Sodik sendiri mengaku sempat melihat kondisi kapal Muhayat setelah kejadian. Muhayat sudah tidak sadarkan diri ketika berhasil dievakuasi dari sekitar lokasi.

“Korban kemudian dibawa ke daratan untuk mendapatkan pertolongan,” jelasnya.

Sodik menuturkan, sebelum berangkat melaut sekitar pukul 17.00 WIB, kondisi cuaca masih relatif normal. Tidak ada tanda yang menurutnya menunjukkan cuaca akan memburuk.

Baca Juga :  Lima Menit, Api Lahap Rumah Warga Tangkil Kulon Pekalongan

Namun, ketika rombongan hendak pulang pada malam hari, perubahan cuaca terjadi secara mendadak.

“Tidak ada tanda saat berangkat, cuaca buruk datang mendadak,” beber Sodik.

Rombongan kemudian memilih menarik jaring dan kembali ke daratan setelah melihat tanda-tanda cuaca memburuk.

Sodik menyebut, wilayah tangkapan ikan mereka tidak terlalu jauh dari daratan. Para nelayan biasanya mencari ikan di sekitar perairan Batang dan kembali pada hari yang sama apabila kondisi memungkinkan.

Peristiwa itu akhirnya menewaskan Muhayat. Sementara Budi Riyanto yang berada satu kapal dengan korban berhasil menyelamatkan diri meski mengalami luka.

Polisi sebelumnya menyebut kejadian tersebut merupakan kecelakaan setelah kapal terbawa arus dan ombak hingga membentur batu di kawasan muara.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung
Korban Kapal Karam di Muara Pelabuhan Pekalongan Dijemput Keluarga
Cerita Dua dari Lima Kapal Masuk Muara Pelabuhan Pekalongan Saat Cuaca Buruk Dilaporkan Karam Digulung Ombak
Berpegangan pada Batu Saat Dihantam Ombak, Budi Selamat dari Kapal Pecah di Muara Pekalongan
Perahu Nelayan Pecah Dihantam Ombak di Muara Pekalongan, Satu Korban Dilaporkan Tewas
Pedagang Sosis Cerita Detik-detik Dikeroyok Belasan Pemuda di Pekalongan Gegara Klakson
Mayat Lansia Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Lahan Perhutani Pekalongan
Pulang dari Karnaval di Pekalongan Korban Masih Sempat Beli Teh, Ahmad Faiz Meninggal Saat Tidur

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 06:49 WIB

Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung

Minggu, 13 September 2026 - 00:54 WIB

Korban Kapal Karam di Muara Pelabuhan Pekalongan Dijemput Keluarga

Minggu, 13 September 2026 - 00:29 WIB

Cerita Dua dari Lima Kapal Masuk Muara Pelabuhan Pekalongan Saat Cuaca Buruk Dilaporkan Karam Digulung Ombak

Minggu, 13 September 2026 - 00:04 WIB

Sodik Saksikan Detik-detik Kapal Muhayat Hancur Dihantam Ombak Muara Pelabuhan Pekalongan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:14 WIB

Perahu Nelayan Pecah Dihantam Ombak di Muara Pekalongan, Satu Korban Dilaporkan Tewas

Berita Terbaru

Polisi menunjukkan bagian belakang Po Bus Tunas Muda yang terbakar di KM 350 Tol Semarang - Batang, Minggu (13/9/26) pagi. Foto: Istimewa & Ilustrasi AI

Batang

Bus Tunas Muda Terbakar di Tol Batang, 15 Penumpang Selamat

Minggu, 13 Sep 2026 - 07:50 WIB

Lansia yang bekerja sebagai petani di Batang dilaporkan tewas tertemper kereta api saat berjalan di rel Desa Ponowareng, Sabtu (12/9/26). Foto: Istimewa & AI

Peristiwa

Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung

Minggu, 13 Sep 2026 - 06:49 WIB