BATANG, KANALPLUS.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengangkat kisah inspiratif sejumlah pengembang perumahan yang memulai hidup dari bawah saat memberikan sambutan di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto pada acara akad massal KPR subsidi nasional di Perumahan Puri Delta City Side, Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (30/7/2026).
Di hadapan ribuan peserta, Maruarar mengatakan sektor perumahan bukan hanya menyediakan hunian bagi masyarakat, tetapi juga menjadi jalan bagi lahirnya pengusaha-pengusaha sukses dari kalangan biasa.
“Di mana seorang office boy bisa menjadi pengembang yang sukses,” kata Maruarar membuka paparannya.
Ia menceritakan salah satu pengembang yang dahulu bekerja sebagai office boy, namun kini mampu membangun bisnis properti dengan keuntungan mencapai sekitar Rp50 miliar per tahun.
Tak hanya itu, Maruarar juga mengisahkan sosok Wawan, seorang pengembang yang dulunya bekerja sebagai pengemudi ojek di Batam dan dibesarkan oleh seorang ibu yang berprofesi sebagai Asisten Rumah Tangga (ART).
“Wawan ini dulu pengemudi ojek di Batam. Dibesarkan oleh seorang ibu yang bekerja sebagai asisten rumah tangga. Sekarang keluarganya sangat bangga karena anaknya sudah jadi pengusaha yang sukses,” ujarnya.
Menurut Maruarar, proyek yang dikembangkan Wawan kini telah membangun sekitar 50 ribu unit rumah.
Ia juga memperkenalkan pengembang lain bernama Widjojo, pemilik kawasan perumahan yang menjadi lokasi pelaksanaan akad massal KPR subsidi di Kabupaten Batang.
Maruarar menyebut Widjojo juga bukan berasal dari keluarga konglomerat. Sebelum terjun ke bisnis properti, ia mengawali karier sebagai seorang sales.
“Dulu dia seorang sales. Sekarang dia pengembang yang sukses. Keuntungannya Rp30 miliar setahun,” bebernya.
Maruarar menegaskan kisah-kisah tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata melalui sektor perumahan.
“Seperti arahan Bapak Presiden, ekonomi harus terdistribusi, jangan hanya dalam satu kelompok. Kami berusaha menjalankan itu dengan sungguh-sungguh sehingga pengusaha-pengusaha daerah bisa berkembang, maju, dan sukses,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah sengaja memberikan ruang bagi pengembang daerah untuk tumbuh bersama program rumah subsidi, sehingga manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati perusahaan besar, tetapi juga pelaku usaha yang merintis bisnis dari nol.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













