Dari Office Boy hingga Tukang Ojek, Maruarar Pamer Kisah Pengembang Sukses di Hadapan Prabowo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Menteri PKP Maruarar Sirait mengungkap kisah sukses dua orang pengembang perumahan sukses dengan keuntungan puluhan miliar per tahun dari latar belakang pekerja kelas bawah di hadapan Presiden Prabowo dalam acara akad massal KPR subsidi di Kabupaten Batang, Kamis (30/7/26).

Menteri PKP Maruarar Sirait mengungkap kisah sukses dua orang pengembang perumahan sukses dengan keuntungan puluhan miliar per tahun dari latar belakang pekerja kelas bawah di hadapan Presiden Prabowo dalam acara akad massal KPR subsidi di Kabupaten Batang, Kamis (30/7/26).

BATANG, KANALPLUS.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengangkat kisah inspiratif sejumlah pengembang perumahan yang memulai hidup dari bawah saat memberikan sambutan di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto pada acara akad massal KPR subsidi nasional di Perumahan Puri Delta City Side, Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (30/7/2026).

Di hadapan ribuan peserta, Maruarar mengatakan sektor perumahan bukan hanya menyediakan hunian bagi masyarakat, tetapi juga menjadi jalan bagi lahirnya pengusaha-pengusaha sukses dari kalangan biasa.

“Di mana seorang office boy bisa menjadi pengembang yang sukses,” kata Maruarar membuka paparannya.

Ia menceritakan salah satu pengembang yang dahulu bekerja sebagai office boy, namun kini mampu membangun bisnis properti dengan keuntungan mencapai sekitar Rp50 miliar per tahun.

Baca Juga :  Dari Sekolah, Rumah Sakit hingga PSEL, Ini Fokus Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Sumatera

Tak hanya itu, Maruarar juga mengisahkan sosok Wawan, seorang pengembang yang dulunya bekerja sebagai pengemudi ojek di Batam dan dibesarkan oleh seorang ibu yang berprofesi sebagai Asisten Rumah Tangga (ART).

“Wawan ini dulu pengemudi ojek di Batam. Dibesarkan oleh seorang ibu yang bekerja sebagai asisten rumah tangga. Sekarang keluarganya sangat bangga karena anaknya sudah jadi pengusaha yang sukses,” ujarnya.

Menurut Maruarar, proyek yang dikembangkan Wawan kini telah membangun sekitar 50 ribu unit rumah.

Ia juga memperkenalkan pengembang lain bernama Widjojo, pemilik kawasan perumahan yang menjadi lokasi pelaksanaan akad massal KPR subsidi di Kabupaten Batang.

Maruarar menyebut Widjojo juga bukan berasal dari keluarga konglomerat. Sebelum terjun ke bisnis properti, ia mengawali karier sebagai seorang sales.

Baca Juga :  Jalur Disabilitas Tak Nampak Buka Peluang bagi Anak Talasemia di Batang Masuk Sekolah Negeri

“Dulu dia seorang sales. Sekarang dia pengembang yang sukses. Keuntungannya Rp30 miliar setahun,” bebernya.

Maruarar menegaskan kisah-kisah tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata melalui sektor perumahan.

“Seperti arahan Bapak Presiden, ekonomi harus terdistribusi, jangan hanya dalam satu kelompok. Kami berusaha menjalankan itu dengan sungguh-sungguh sehingga pengusaha-pengusaha daerah bisa berkembang, maju, dan sukses,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah sengaja memberikan ruang bagi pengembang daerah untuk tumbuh bersama program rumah subsidi, sehingga manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati perusahaan besar, tetapi juga pelaku usaha yang merintis bisnis dari nol.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Kota di Indonesia dengan Jaringan Lampu Lalu Lintas Terbanyak
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
10 Negara dengan Jumlah Profesor Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk?
Brasil Punya Ratusan Kota Besar, China Dominasi Kota Jutaan Penduduk: Ini Peta Kota Dunia
Muhammadiyah-Malaysia Pererat Hubungan Serumpun, Kerja Sama Pendidikan Jadi Langkah Awal
Sehari Tembus Rp1,18 Miliar, Wastra Pantura Laris di KKI 2026
Haedar Nashir Ingatkan Jangan Sampai Pembangunan Nasional Berganti Arah Setiap Ganti Presiden
Haedar Nashir Dapat Kartu Wartawan Utama Khusus, Dewan Pers Soroti Tantangan Jurnalisme di Era AI

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:10 WIB

10 Kota di Indonesia dengan Jaringan Lampu Lalu Lintas Terbanyak

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Kamis, 17 September 2026 - 06:10 WIB

10 Negara dengan Jumlah Profesor Terbanyak di Dunia, Indonesia Masuk?

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:12 WIB

Brasil Punya Ratusan Kota Besar, China Dominasi Kota Jutaan Penduduk: Ini Peta Kota Dunia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Muhammadiyah-Malaysia Pererat Hubungan Serumpun, Kerja Sama Pendidikan Jadi Langkah Awal

Berita Terbaru