Jatibarang Jadi Pilot Project Pengawasan Dana Desa di Brebes, Warga Diminta Awasi Penggunaan Anggaran

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 13:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kecamatan Jatibarang di Kabupaten Brebes, ditunjuk sebagai pilot project pengembangan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan Dana Desa yang diawali dengan Bintek di aula setempat, Senin (27/7/26). Foto : Istimewa

Kecamatan Jatibarang di Kabupaten Brebes, ditunjuk sebagai pilot project pengembangan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan Dana Desa yang diawali dengan Bintek di aula setempat, Senin (27/7/26). Foto : Istimewa

BREBES, KANALPLUS.ID – Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, ditunjuk sebagai pilot project pengembangan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan Dana Desa. Program ini diharapkan memperkuat pengawasan publik sehingga penggunaan Dana Desa lebih transparan, tepat sasaran, dan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Perwakilan Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa, Winarno, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar setiap program yang dibiayai Dana Desa tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat semakin aktif terlibat dalam pembangunan desa sehingga Dana Desa benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat desa,” ujarnya saat Bintek Pengembangan Partisipasi Masyarakat dalam Pemanfaatan Dana Desa di Aula Kecamatan Jatibarang, Senin (27/7/2026).

Program tersebut diikuti kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tenaga pendamping profesional, hingga perwakilan masyarakat dari 15 desa di Kecamatan Jatibarang.

Baca Juga :  Perkara Obat Nyamuk Bakar, Satu Rumah Milik Warga Bulalamba Brebes Ludes Dilalap Api

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Brebes, Sumarno, mewakili Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan menegaskan bahwa Dana Desa bukan sekadar anggaran pembangunan, melainkan investasi negara untuk memperkuat kemandirian desa.

Menurutnya, keberhasilan pemanfaatan Dana Desa sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi.

“Desa yang mampu melibatkan masyarakat sejak perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga evaluasi akan menghasilkan pembangunan yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Sumarno.

Ia menjelaskan, pembangunan desa menjadi salah satu agenda strategis nasional dalam mendukung pengentasan kemiskinan, memperkuat ketahanan pangan, membangun infrastruktur, mengembangkan ekonomi desa, hingga meningkatkan pelayanan dasar.

Karena itu, partisipasi masyarakat tidak cukup hanya hadir dalam musyawarah desa, tetapi juga harus aktif mengawal seluruh proses penggunaan Dana Desa agar pelaksanaannya sesuai kebutuhan warga.

Baca Juga :  Menteri PKP Sebut Jawa Tengah Juara Nasional Program Rumah Subsidi

Selain membahas tata kelola Dana Desa, kegiatan juga diisi sosialisasi antikorupsi yang menekankan pentingnya budaya integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa.

Sementara itu, Camat Jatibarang Rade Andriana Younansyah meminta seluruh peserta menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada pemerintah desa lainnya agar kualitas tata kelola Dana Desa di wilayahnya terus meningkat.

Melalui proyek percontohan ini, pemerintah berharap pengawasan Dana Desa tidak hanya dilakukan aparat pengawas, tetapi juga melibatkan masyarakat sebagai bagian dari kontrol sosial.

“Jadi setiap anggaran yang digelontorkan ke desa dapat dimanfaatkan secara efektif, terhindar dari penyimpangan dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan warga,” tuturnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajari Brebes Buka Akses Laporan Penyalahgunaan Dana Desa, BPD Diminta Aktif Mengawasi
Tertemper KA Kertajaya, Pemuda Loasari Brebes Tewas
Gedung Tua di Bumiayu Brebes Ambruk, Tiga Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan
56 Tahun Jadi Pasutri Tanpa Buku Nikah, Pasangan Lansia di Brebes Akhirnya Dapat Pengakuan Hukum
Batik Salem Naik Kelas, Brebes Bidik Pasar Nasional Lewat Jogja Fashion Week 2026
Jadi Sasaran CSR, 500 Ibu Hamil Diperiksa Kesehatannya oleh Dokter Spesialis
Hari Kedua Kebakaran Gudang di Brebes Belum Sepenuhnya Padam, Titik Api Belum Bisa Dijinakkan
Gudang Limbah Non-B3 di Brebes Terbakar, 8 Mobil Damkar Dikerahkan hingga Malam

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Kajari Brebes Buka Akses Laporan Penyalahgunaan Dana Desa, BPD Diminta Aktif Mengawasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Tertemper KA Kertajaya, Pemuda Loasari Brebes Tewas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Gedung Tua di Bumiayu Brebes Ambruk, Tiga Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:35 WIB

56 Tahun Jadi Pasutri Tanpa Buku Nikah, Pasangan Lansia di Brebes Akhirnya Dapat Pengakuan Hukum

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Batik Salem Naik Kelas, Brebes Bidik Pasar Nasional Lewat Jogja Fashion Week 2026

Berita Terbaru

Polisi menunjukkan bagian belakang Po Bus Tunas Muda yang terbakar di KM 350 Tol Semarang - Batang, Minggu (13/9/26) pagi. Foto: Istimewa & Ilustrasi AI

Batang

Bus Tunas Muda Terbakar di Tol Batang, 15 Penumpang Selamat

Minggu, 13 Sep 2026 - 07:50 WIB

Lansia yang bekerja sebagai petani di Batang dilaporkan tewas tertemper kereta api saat berjalan di rel Desa Ponowareng, Sabtu (12/9/26). Foto: Istimewa & AI

Peristiwa

Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung

Minggu, 13 Sep 2026 - 06:49 WIB