Dua Bocah Hilang Usai Bermain di Irigasi Banjarnegara, Tim SAR Sisir Saluran hingga Lakukan Penyelaman

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di area yang dicurigai sebagai lokasi dua anak hilang dan diduga tenggelam di saluran irigasi, Kamis (16/7/26). Foto : Istimewa

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di area yang dicurigai sebagai lokasi dua anak hilang dan diduga tenggelam di saluran irigasi, Kamis (16/7/26). Foto : Istimewa

BANJARNEGARA, KANALPLUS.ID – Dua anak yang semula diketahui bermain di sekitar saluran Irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam. Hingga kini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan menyisir aliran irigasi serta menyelam di sejumlah titik yang dicurigai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Semarang, Budiono, mengatakan satu tim penyelamat dari Pos SAR Wonosobo telah diberangkatkan setelah menerima laporan adanya dua anak yang belum ditemukan sejak Rabu sore.

“Benar, kami menerima informasi ada dua anak yang diduga tenggelam di saluran Irigasi Singomerto, Kalibenda. Tim rescue sudah kami kerahkan untuk melakukan pencarian,” kata Budiono kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga :  Dari Gambar di Buku Menjadi Objek 3D, Guru SD di Kudus Ubah Cara Anak Belajar Matematika

Kedua korban diketahui bernama Muhammad Fadli Al Fayad (10), warga Dusun Bantarsari, Desa Kalibenda, dan Zafran (12), warga Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 16.30 WIB kedua bocah tersebut masih terlihat bermain di sekitar irigasi. Namun, sekitar pukul 17.00 WIB mereka sudah tidak terlihat lagi di lokasi, tepatnya di bawah Jembatan Kalibenda.

Keduanya diduga terpeleset lalu tercebur ke saluran irigasi yang memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter.

Mengetahui kedua anak menghilang, warga langsung berupaya melakukan pencarian secara mandiri. Namun derasnya air dan kondisi saluran yang keruh membuat pencarian tidak membuahkan hasil hingga malam hari.

Baca Juga :  Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi

“Warga sebenarnya sudah mencari sesaat setelah kejadian. Karena air cukup keruh dan kedalamannya menyulitkan pencarian, akhirnya kejadian tersebut dilaporkan kepada kami,” ujar Budiono.

Pada hari kedua operasi pencarian, kondisi cuaca dilaporkan cerah. Selain itu, arus air di saluran irigasi juga sudah berhenti setelah pintu air ditutup sehingga diharapkan memudahkan proses penyisiran.

Tim SAR gabungan membagi pencarian dengan menyisir aliran irigasi sekaligus melakukan penyelaman di beberapa titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban.

Budiono berharap kondisi cuaca yang mendukung dapat mempercepat proses pencarian sehingga kedua anak segera ditemukan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi
Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga
Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan
Pemuda Depresi Naik Menara BTS di Cilacap, Tim SAR Bujuk Pakai Rokok dan Makanan
Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi

Senin, 28 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 07:34 WIB

SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga

Selasa, 15 September 2026 - 06:10 WIB

Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan

Berita Terbaru