Polres Batang Naik Kelas Jadi Polresta, Pengamanan Kawasan Industri Jadi Tantangan Baru

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pengukuhan status Polres Batang menjadi Polresta Batang dilakukan melalui upacara khusus yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kamis (16/7/26). Foto : Istimewa

Pengukuhan status Polres Batang menjadi Polresta Batang dilakukan melalui upacara khusus yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kamis (16/7/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Status Kepolisian Resor (Polres) Batang resmi meningkat menjadi Polresta Batang. Perubahan tersebut dilakukan di tengah pesatnya perkembangan kawasan industri dan meningkatnya aktivitas ekonomi di Kabupaten Batang yang dinilai membutuhkan penguatan organisasi kepolisian.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, peningkatan status bukan sekadar perubahan nama institusi, tetapi merupakan penyesuaian terhadap kompleksitas wilayah yang kini dihadapi Batang.

Menurutnya, berkembangnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) beserta investasi yang terus masuk akan berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat, lalu lintas logistik, hingga potensi gangguan keamanan yang harus diantisipasi sejak dini.

“Status baru ini harus diikuti dengan peningkatan kemampuan organisasi, kecepatan respons dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya usai pengukuhan Polresta Batang, Kamis (16/7/2026).

Ia menilai Kabupaten Batang kini memiliki posisi strategis sebagai salah satu kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah. Karena itu, kapasitas organisasi kepolisian juga harus berkembang agar mampu mengimbangi dinamika yang muncul seiring bertambahnya aktivitas investasi dan industri.

Baca Juga :  Bus Antar Kota Disusupi Kurir Sabu, Kondektur di Semarang Ditangkap Saat Bertugas di Gerbang Tol Banyumanik

Selain pengamanan kawasan industri, Polresta Batang juga dituntut mampu menghadapi meningkatnya kebutuhan pelayanan publik, penegakan hukum, hingga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolda menegaskan peningkatan status organisasi otomatis membawa ekspektasi yang lebih tinggi dari masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan secara berkelanjutan.

“Untuk memperbaiki institusi hanya ada dua cara, yaitu belajar dan berlatih. Seluruh personel harus terus meningkatkan kemampuan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan keamanan saat ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh kepolisian. Dibutuhkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif, terutama di wilayah yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Minibus Terguling Usai Hantam Pohon di Jalan Sultan Agung Batang, Sopir Selamat

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengatakan peningkatan status menjadi Polresta merupakan bagian dari penguatan organisasi Polri agar lebih siap menghadapi perkembangan wilayah Kabupaten Batang.

Ia menjelaskan, perubahan struktur organisasi diharapkan berdampak pada efektivitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan daerah.

“Dengan status baru ini, pelayanan kepolisian diharapkan semakin optimal dan mampu menyesuaikan dengan perkembangan Kabupaten Batang yang terus tumbuh,” kata Artanto.

Peningkatan status Polresta Batang dinilai menjadi salah satu langkah penyesuaian institusi kepolisian terhadap transformasi Batang sebagai kawasan industri dan investasi, sehingga kebutuhan pengamanan maupun pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi daerah.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KEK Industropolis Batang Disiapkan Jadi Arena Sprint Rally, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dan Sport Tourism
Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026
23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah
RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun
1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan
Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Warga Batang Bisa Ajukan Perubahan
74 SPPG di Batang Bentuk Paguyuban, Seragamkan Standar Menu MBG

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:34 WIB

KEK Industropolis Batang Disiapkan Jadi Arena Sprint Rally, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dan Sport Tourism

Kamis, 10 September 2026 - 10:02 WIB

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun

Selasa, 8 September 2026 - 10:57 WIB

1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan

Berita Terbaru