BATANG, KANALPLUS.ID – Menjelang tahun ajaran baru, salah satu pengeluaran terbesar yang biasanya harus disiapkan orang tua adalah biaya seragam sekolah. Namun tahun ini, ribuan keluarga di Kabupaten Batang bisa bernapas lebih lega.
Pemerintah Kabupaten Batang memutuskan menanggung kebutuhan satu setel seragam sekolah bagi seluruh siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik yang bersekolah di lembaga negeri maupun swasta.
Kebijakan tersebut membuat orang tua tidak perlu terburu-buru mendatangi toko seragam setelah pengumuman hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 27 Juni mendatang.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bahkan meminta para wali murid untuk menahan diri membeli seragam karena pemerintah akan menyediakan langsung kebutuhan tersebut.
“Untuk kelas 1 SD negeri maupun swasta, maupun MI, kemudian SMP negeri maupun swasta maupun Madrasah Tsanawiyah, satu stel seragam tidak usah beli dulu. Nanti akan diberikan oleh pemerintah,” kata Faiz saat meninjau pelaksanaan SPMB di SMP Negeri 7 Batang, Selasa (23/6/2026).
Berbeda dengan program bantuan seragam pada umumnya, Pemkab Batang tidak akan menggunakan ukuran standar yang berisiko membuat pakaian kebesaran atau kekecilan. Setiap siswa baru terlebih dahulu akan didata dan diukur oleh pihak sekolah sebelum proses pengadaan dilakukan.
Langkah tersebut diambil karena ukuran tubuh anak sering kali tidak sesuai dengan ukuran umum yang tersedia di pasaran.
“Nantinya seragam akan diukur dulu oleh sekolah setiap siswa baru. Supaya ukurannya pas semuanya, tidak ada yang kebesaran dan tidak ada yang kekecilan,” jelas Faiz.
Program ini mencakup seluruh siswa baru di SD negeri, SD swasta, Madrasah Ibtidaiyah (MI), SMP negeri, SMP swasta hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs). Dengan cakupan yang luas, kebijakan tersebut diperkirakan akan membantu banyak keluarga yang selama ini harus mengalokasikan dana tambahan untuk kebutuhan perlengkapan sekolah di awal tahun ajaran.
Bagi keluarga yang memiliki dua atau lebih anak usia sekolah, biaya pembelian seragam sering kali menjadi salah satu pos pengeluaran terbesar selain buku dan perlengkapan belajar lainnya. Karena itu, bantuan seragam dinilai dapat mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga pada momen masuk sekolah.
Di saat bersamaan, Pemkab Batang juga berupaya memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan lancar melalui sistem pendaftaran daring yang didukung layanan bantuan di sekolah maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Sejumlah orang tua yang tengah mengikuti proses pendaftaran menyambut positif kebijakan tersebut. Mereka menilai bantuan seragam gratis bukan hanya mengurangi biaya pendidikan, tetapi juga memberikan kepastian bahwa anak-anak dapat memulai tahun ajaran baru tanpa harus menunggu kemampuan ekonomi keluarga untuk membeli perlengkapan sekolah.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













