Arsya Bocah di Batang Muntah dan Diare Usai Makan PMT, Ibu Sempat Mengira Sakit Biasa

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 12:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Petugas Kesehatan dari Puskesmas Batang 3 melakukan penanganan darurat bagi korban dugaan keracunan PMT di Desa Rowobelang, Selasa (22/9/26).

Petugas Kesehatan dari Puskesmas Batang 3 melakukan penanganan darurat bagi korban dugaan keracunan PMT di Desa Rowobelang, Selasa (22/9/26).

KANAL BATANG – Arsya (7) bocah asal Desa Rowobelang, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, menjadi salah satu warga yang mengalami gejala setelah mengonsumsi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam kegiatan Posyandu Mawar pada Senin 21 September 2026.

Ibu Arsya, Eva Martini (37), mengatakan kondisi anaknya mulai berubah setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan dalam kegiatan posyandu.

Arsya mengeluhkan sakit perut. Setelah itu, bocah tersebut mengalami muntah dan diare hingga malam hari.

“Anaknya tidak rewel tapi mengeluh perutnya sakit,” ungkap Eva di Posyandu Mawar Desa Rowobelang, Selasa (22/9/2026).

Arsya diketahui mengonsumsi makanan tersebut sekitar pukul 14.00 WIB. Keluhan mulai dirasakan pada malam harinya.

Baca Juga :  Puluhan Warga Batang Alami Gejala Keracunan Usai Santap PMT, Balita hingga Lansia Jadi Korban

Eva mengaku awalnya tidak mengetahui bahwa sejumlah warga lain juga mengalami kondisi serupa. Ia mengira Arsya hanya mengalami sakit biasa.

“Belum, belum tahu itu keracunan. Tahunya sakit biasa,” ujarnya.

Kondisi Arsya kemudian membuat Eva membawanya untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ditemui, Arsya masih menjalani perawatan dan baru saja dibawa ke rumah sakit.

Eva mengatakan, anaknya mengalami muntah dan diare sepanjang malam. Selain itu, Arsya juga sempat mengalami demam dan terlihat lemas.

Arsya merupakan anak kedua Eva. Keluarga sebelumnya tidak menduga bahwa keluhan yang dialami Arsya berkaitan dengan kejadian yang juga dialami warga lainnya.

Belakangan diketahui terdapat puluhan warga Desa Rowobelang yang mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi PMT dalam kegiatan Posyandu Mawar.

Baca Juga :  Tak Hanya Pedagang Sosis yang Dikeroyok, Seorang Penonton Juga Jadi Korban di Karnaval Simbangkulon Pekalongan

Total terdapat 34 warga yang tercatat mengalami keluhan, mulai dari balita hingga lansia. Korban termuda berusia sekitar 18 bulan, sedangkan yang tertua 68 tahun.

Camat Batang Luksono Pramudito mengatakan, gejala yang dialami warga antara lain mual, muntah, diare, sakit perut dan lemas.

Sebagian warga kemudian mendapat penanganan di IGD RSUD Kalisari, sedangkan lainnya ditangani Puskesmas Batang 3 di Musala Al-Ikhlas.

Hingga kini penyebab pasti munculnya gejala tersebut belum diketahui. Dinas Kesehatan masih melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan yang dibagikan dalam kegiatan posyandu.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Batang Sebut 42 Warga Konsumsi PMT, 37 Orang Diduga Keracunan
Terungkap PMT Bikin Puluhan Warga Batang Tumbang Dibagikan Sore, Padahal Kacang Hijau Dimasak Sejak Subuh
Puluhan Warga Batang Alami Gejala Keracunan Usai Santap PMT, Balita hingga Lansia Jadi Korban
Gegara Buritan Bocor, Kapal Tunda Karam di Pelabuhan Batang
Dikira Sudah Padam, Sisa Bara Api Kembali Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pekalongan
Gudang Mebel dan Tiga Rumah di Pekalongan Terbakar, Kerugian Rp500 Juta
Tak Hanya Pedagang Sosis yang Dikeroyok, Seorang Penonton Juga Jadi Korban di Karnaval Simbangkulon Pekalongan
Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:01 WIB

Dinkes Batang Sebut 42 Warga Konsumsi PMT, 37 Orang Diduga Keracunan

Selasa, 22 September 2026 - 12:41 WIB

Arsya Bocah di Batang Muntah dan Diare Usai Makan PMT, Ibu Sempat Mengira Sakit Biasa

Selasa, 22 September 2026 - 12:15 WIB

Terungkap PMT Bikin Puluhan Warga Batang Tumbang Dibagikan Sore, Padahal Kacang Hijau Dimasak Sejak Subuh

Selasa, 22 September 2026 - 11:22 WIB

Gegara Buritan Bocor, Kapal Tunda Karam di Pelabuhan Batang

Senin, 21 September 2026 - 16:31 WIB

Dikira Sudah Padam, Sisa Bara Api Kembali Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pekalongan

Berita Terbaru