Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar di Pos Ronda Demak, Polisi Duga Korban Pembunuhan

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 09:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Penemuan jenazah perempuan di pos ronda Desa Kebonagung Demak kini diselidiki oleh polisi, Selasa (1/8/26). Foto: Istimewa & Ilustrasi AI

Penemuan jenazah perempuan di pos ronda Desa Kebonagung Demak kini diselidiki oleh polisi, Selasa (1/8/26). Foto: Istimewa & Ilustrasi AI

KANAL DEMAK — Warga Desa Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dikejutkan oleh penemuan mayat perempuan tanpa identitas di sebuah pos ronda. Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi terbakar dan diduga telah menjadi korban kekerasan.

Polisi kini menyelidiki siapa perempuan tersebut serta bagaimana ia bisa berada di lokasi. Dugaan sementara, korban sudah meninggal sebelum tubuhnya dibakar.

Kasi Humas Polres Demak Iptu Rudi Tri Sayoga mengatakan, jasad itu ditemukan warga sekitar pukul 04.00 WIB, Selasa (1/9/2026).

Saat itu, warga melihat api menyala di pos ronda. Karena penasaran, warga mendekati lokasi untuk memastikan benda yang terbakar. Mereka kemudian mendapati bahwa yang terbakar adalah tubuh manusia.

Baca Juga :  Sukirman Sentil Pemprov Jateng, Jembatan Garuda Merah Putih Baru Terwujud Setelah Bertahun-tahun Aspirasi 'Mentok'

“Ada masyarakat yang keluar melihat di pos ronda itu ada yang terbakar. Ada api. Terus karena merasa penasaran didekati, apa yang terbakar itu, ternyata setelah didekati ternyata ada mayat,” ujar Rudi kepada wartawan.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga lain, perangkat desa, dan Polsek Kebonagung. Polisi segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan area.

Hingga kini identitas perempuan tersebut belum diketahui. Polisi juga belum mengungkap bagaimana korban bisa sampai berada di pos ronda tersebut.

Baca Juga :  Tipu Daya Ritual Gaib Terbongkar, Polisi Ungkap Modus Penggandaan Uang di Kendal

Rudi mengatakan, kondisi jasad mengarah pada dugaan bahwa pembakaran dilakukan setelah korban meninggal dunia. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian.

“Diduga waktu terbakar itu setelah meninggal dunia. Sampai sekarang belum diketahui identitasnya,” terangnya.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sultan Fatah Karangawen, Demak, untuk menjalani pemeriksaan dan autopsi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian sekaligus mencari kemungkinan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Karena diduga ada unsur kekerasan, untuk memastikan penyebab dan lain-lainnya dibawa ke RSUD Sultan Fatah untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Rudi.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi
Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga
Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan
Pemuda Depresi Naik Menara BTS di Cilacap, Tim SAR Bujuk Pakai Rokok dan Makanan
Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi

Senin, 28 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 07:34 WIB

SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga

Selasa, 15 September 2026 - 06:10 WIB

Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan

Berita Terbaru