Konter Royal Phone Ambarawa Dibobol, Pemilik Hilang Bersama Honda Jazz

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Honda Jazz milik bos konter di Ambarawa yang diduga menjadi korban perampokan sekaligus pembunuhan diamankan di Polres Semarang, Jumat (7/8/26). Foto : Istimewa

Honda Jazz milik bos konter di Ambarawa yang diduga menjadi korban perampokan sekaligus pembunuhan diamankan di Polres Semarang, Jumat (7/8/26). Foto : Istimewa

KANAL SEMARANG – Sebuah konter telepon seluler di Kabupaten Semarang diduga menjadi sasaran pencurian dengan kekerasan (Curat). Selain menggasak seluruh stok ponsel, pelaku juga diduga membawa kabur mobil milik pemilik konter yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Peristiwa tersebut terjadi di Counter HP Royal Phone yang berada di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026) dini hari.

Kasus ini baru terungkap sekitar pukul 13.30 WIB ketika para karyawan datang untuk membuka toko. Mereka curiga karena hingga siang hari konter masih tertutup rapat, sementara pemilik usaha, Candra Waskito (25), tidak dapat dihubungi.

Setelah berulang kali menghubungi korban tanpa hasil, para karyawan akhirnya memutuskan mendobrak pintu toko.

Saat pintu berhasil dibuka, kondisi di dalam konter sudah berantakan. Seluruh stok telepon seluler dilaporkan hilang. Tak hanya itu, tiga unit kamera pengawas (CCTV) juga ditemukan dalam kondisi telah dicopot dan dirusak.

Baca Juga :  Kades Kalipancur Sebut Terduga Pelaku Kematian Perangkat Desa Sudah Diamankan Polisi

Mobil Honda Jazz berwarna hitam yang biasa digunakan korban juga tidak berada di lokasi, sehingga memunculkan dugaan kendaraan tersebut ikut dibawa pelaku.

Sebelumnya, seorang warga mengaku sempat melihat tiga orang mendatangi konter pada Kamis dini hari. Namun saat itu tidak terdengar suara keributan maupun tanda-tanda mencurigakan sehingga warga tidak menaruh curiga.

Mendapat laporan tersebut, aparat Polsek Ambarawa bersama Satreskrim Polres Semarang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti.

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan penyidik masih melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Counter HP Royal Phone.

Baca Juga :  Polisi Olah TKP Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Padang Ati, Fokus Cocokkan Lokasi dan Keterangan Saksi Korban

“Saat ini seluruh fakta, barang bukti, dan keterangan saksi masih kami kumpulkan. Tim penyidik bekerja secara intensif untuk mengungkap kronologi secara utuh,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui aktivitas di sekitar lokasi sebelum dan sesudah kejadian, termasuk menelusuri hilangnya pemilik konter beserta mobil pribadinya.

Hingga kini, kepolisian belum menyampaikan nilai kerugian akibat peristiwa tersebut. Namun, selain kehilangan seluruh stok telepon seluler, hilangnya pemilik usaha dan kendaraan pribadinya menjadi fokus utama penyelidikan.

Kasus ini masih terus didalami untuk mengungkap pelaku serta motif di balik dugaan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di konter telepon seluler tersebut.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru