Polisi Olah TKP Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Ponpes Padang Ati, Fokus Cocokkan Lokasi dan Keterangan Saksi Korban

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP di Ponpes Padepokan Padang Ati untuk menggambarkan lokasi dan mencocokkan keterangan saksi korban, Jum'at (29/5/26).

Polisi melakukan olah TKP di Ponpes Padepokan Padang Ati untuk menggambarkan lokasi dan mencocokkan keterangan saksi korban, Jum'at (29/5/26).

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Satreskrim Polres Pekalongan Kota bersama Unit PPA dan tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati, Simbangkulon, Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jumat (29/5/2026).

Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setiyanto, mengatakan olah TKP dilakukan untuk mencocokkan lokasi dengan keterangan para saksi yang sebelumnya telah diperiksa penyidik.

“Olah TKP tersebut untuk mendapatkan gambaran lokasi sesuai cerita dan keterangan para saksi,” kata Setiyanto.

Baca Juga :  Dugaan Pencabulan di Ponpes Pekalongan Mulai Terkuak Setelah Digeruduk Organisasi Yakuza Maneges yang Klaim Terima Puluhan Aduan Santriwati

Dalam proses olah TKP, polisi menelusuri sejumlah lokasi di dalam pondok, termasuk aula yang disebut pernah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Meski demikian, hingga saat ini polisi belum menemukan barang bukti baru yang diamankan dari lokasi tersebut.

Penyidik masih fokus pada pendalaman keterangan para saksi dan korban yang telah melapor. Menurut Setiyanto, pihak pengurus pondok bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung dan membantu menunjukkan lokasi-lokasi yang dibutuhkan penyidik.

Baca Juga :  Polisi Buka Posko Aduan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pekalongan

“Pengurus pondok proaktif dan memberikan pelayanan kepada kami,” ujarnya.

Sementara itu, garis polisi masih dipasang di beberapa titik pondok dan akan dilepas apabila sudah tidak lagi diperlukan untuk kepentingan penyidikan.

Polisi juga memastikan aktivitas pondok praktis sudah berhenti sementara. Namun masih ada sekitar 15 santri yang berada di dalam lingkungan pondok karena belum dijemput orang tua masing-masing.

“Informasinya masih menunggu jemputan karena rumahnya jauh-jauh,” tambahnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Pelaku Pemeran Vidio Porno ‘Bandar Bergetar’ Ditetapkan Tersangka
Sidang Lanjutan Kasus Gacon di Pekalongan, Saksi Dokter Ungkap Luka di Kepala Korban Akibat Benda Tumpul
Gara-gara Sebut Tetangga Kumpul Kebo, Ibu Rumah Tangga di Wiradesa Divonis Penjara
Ditabrak hingga Diserang Pecahan Botol, Pria di Batang Nekat Bacok Mantan Istri di Tengah Jalan
Tergiur Emas Murah di Facebook, Warga Gunungkidul Kehilangan Rp174 Juta, Tujuh Penipu Dibekuk Polisi di Batang
Mobilio Dicuri Saat Pemilik Terlelap, Polisi Ringkus Dua Pemuda dan Amankan Mobil Korban
Santriwati Minta Dijemput, Orang Tua Mengaku Baru Tahu Dugaan Kasus Kekerasan Seksual Terjadi Ponpes Padang Ati Pekalongan
Polisi Kembangkan Kasus dan Kejar Bukti Baru Dugaan Kekerasan Seksual Melibatkan Pimpinan Ponpes Pedepokan Padang Ati Pekalongan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:00 WIB

Pelaku Pemeran Vidio Porno ‘Bandar Bergetar’ Ditetapkan Tersangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:32 WIB

Sidang Lanjutan Kasus Gacon di Pekalongan, Saksi Dokter Ungkap Luka di Kepala Korban Akibat Benda Tumpul

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:49 WIB

Gara-gara Sebut Tetangga Kumpul Kebo, Ibu Rumah Tangga di Wiradesa Divonis Penjara

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:01 WIB

Ditabrak hingga Diserang Pecahan Botol, Pria di Batang Nekat Bacok Mantan Istri di Tengah Jalan

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:49 WIB

Tergiur Emas Murah di Facebook, Warga Gunungkidul Kehilangan Rp174 Juta, Tujuh Penipu Dibekuk Polisi di Batang

Berita Terbaru