Kekurangan Ruang Kelas, TK ‘Aisyiyah Banguntapan Bantul Tambah Tiga Kelas Baru Lewat Bantuan Revitalisasi Rp1,41 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Peletakan batu pertama pembangunan TK 'Aisyiyah Banguntapan, Kabupaten Bantul hasil revitalisasi Rp1,411 miliar mulai dilakukan, Jumat (25/7/26). Foto : Istimewa

Peletakan batu pertama pembangunan TK 'Aisyiyah Banguntapan, Kabupaten Bantul hasil revitalisasi Rp1,411 miliar mulai dilakukan, Jumat (25/7/26). Foto : Istimewa

BANTUL, KANALPLUS.ID – Meningkatnya jumlah peserta didik membuat TK ‘Aisyiyah Pembina Banguntapan di Kabupaten Bantul harus menghadapi keterbatasan ruang belajar. Untuk mengatasi persoalan tersebut, sekolah akhirnya mendapat bantuan revitalisasi senilai Rp1,411 miliar yang akan digunakan membangun gedung baru beserta berbagai fasilitas pendukung.

Pembangunan Unit 2 TK ‘Aisyiyah Pembina Banguntapan di Potorono, Banguntapan, resmi dimulai pada Jumat (24/7/2026). Program tersebut merupakan bagian dari Revitalisasi Satuan Pendidikan yang didukung Pemerintah Republik Indonesia.

Kepala TK ‘Aisyiyah Pembina Banguntapan, Efendi Windanu, mengatakan bantuan tersebut sangat dibutuhkan karena kapasitas sekolah selama ini mulai terbatas di tengah bertambahnya jumlah siswa.

“Alhamdulillah kami memperoleh bantuan revitalisasi sebesar Rp1.411.340.000. Dari jumlah tersebut sekitar Rp1,2 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik gedung, sedangkan sisanya digunakan untuk biaya pengelolaan,” katanya.

Melalui revitalisasi tersebut, sekolah akan membangun tiga ruang kelas baru, ruang administrasi, area bermain anak, fasilitas sanitasi, serta melengkapi bangunan dengan berbagai perabot pendukung.

Baca Juga :  Mayat Perempuan Terbakar di Pos Ronda Demak Belum Teridentifikasi, Polisi Sebut Ciri Korban

Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu 150 hari atau sekitar lima bulan sehingga gedung baru diharapkan sudah dapat dimanfaatkan mulai Desember 2026. Proses konstruksi dijadwalkan dimulai pada awal pekan depan.

Saat ini TK ‘Aisyiyah Pembina Banguntapan memiliki 145 peserta didik yang terbagi dalam sembilan rombongan belajar. Sekolah yang berdiri sejak 1997 itu sebelumnya bernama TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Potorono I sebelum berganti menjadi TK Pembina Banguntapan dan kemudian resmi menggunakan nama TK ‘Aisyiyah Pembina Banguntapan.

Selain menambah kapasitas ruang belajar, sekolah juga menyiapkan penguatan mutu pendidikan. Program yang akan dikembangkan meliputi pembinaan karakter religius, peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an sejak usia dini, hingga pengembangan minat dan bakat anak melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.

Sekolah tersebut selama ini dikenal aktif mencetak prestasi di bidang drum band, angklung, paduan suara, dan tari. Tidak hanya peserta didik, para guru juga berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kompetisi, termasuk lomba berkisah Islami.

Baca Juga :  Mayat Perempuan Terbakar di Pos Ronda Demak Ternyata Korban Pembunuhan, Tersangka Ditangkap di Mangkang

Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Latifah Iskandar, mengatakan pembangunan gedung baru merupakan bagian dari komitmen panjang organisasi dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini. Menurutnya, kiprah ‘Aisyiyah di bidang taman kanak-kanak telah berlangsung selama 107 tahun sejak mendirikan TK pertama di Kauman, Yogyakarta.

Ia berharap bantuan revitalisasi serupa dapat diperluas karena masih banyak satuan PAUD yang membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana agar mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih baik.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menilai tantangan pendidikan anak usia dini saat ini tidak lagi sebatas memperbanyak jumlah lembaga, melainkan memastikan kualitas layanan terus meningkat. Menurutnya, pembangunan Unit 2 TK ‘Aisyiyah Pembina Banguntapan diharapkan menjadi langkah memperkuat layanan PAUD berbasis komunitas sekaligus menjawab kebutuhan ruang belajar yang terus bertambah.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi
Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga
Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan
Pemuda Depresi Naik Menara BTS di Cilacap, Tim SAR Bujuk Pakai Rokok dan Makanan
Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi

Senin, 28 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 07:34 WIB

SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga

Selasa, 15 September 2026 - 06:10 WIB

Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan

Berita Terbaru