Balita di Talun Pekalongan Meninggal Usai Dipatuk Ular Weling Saat Tidur

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Korban dipatuk ular saat tidur bersama neneknya di ruang tengah rumahnya dimakamkan di pemakaman desa setempat, Minggu (5/7/26). Foto : Istimewa

Korban dipatuk ular saat tidur bersama neneknya di ruang tengah rumahnya dimakamkan di pemakaman desa setempat, Minggu (5/7/26). Foto : Istimewa

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Seorang balita bernama Muhammad Khoirul Anam (5), warga Dukuh Mesoyi RT 03 RW 01, Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, meninggal dunia setelah dipatuk ular weling di dalam rumahnya, Minggu dini hari.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Kajen untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB.

Sekretaris Desa Mesoyi, Andri Kurniawan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban dipatuk ular saat sedang tidur di ruang tengah rumahnya sekitar pukul 01.00 WIB.

“Korban atas nama Khairul Anam, usia kurang lebih lima tahun. Kejadian sekitar pukul satu dini hari saat korban tidur di rumah,” kata Andri saat dihubungi, kanalplus.id, Minggu (5/7/2026).

Baca Juga :  Pelaku Pemeran Vidio Porno 'Bandar Bergetar' Ditetapkan Tersangka

Menurutnya, korban segera dibawa keluarga ke RSUD Kajen sekitar setengah jam setelah kejadian. Setelah menjalani perawatan, korban meninggal dunia di rumah sakit.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka lalu dimakamkan di pemakaman desa pada pukul 09.00 WIB.

Andri menyebut, rumah korban masih berada di lingkungan perkampungan yang berdekatan dengan area kebun warga. Tidak diketahui pasti apakah lokasi merupakan habitat ular.

“Jadi peristiwa ini merupakan kejadian pertama bagi warga Desa Mesoyi yang dilaporkan meninggal dunia akibat gigitan ular,” jelasnya.

Kakak korban, Yanto, menambahkan, ular tersebut diduga masuk ke dalam rumah dan sempat terlihat sedang memangsa kadal. Kadal yang ditangkap ular itu kemudian lepas dan menghilang.

Baca Juga :  Ahli Forensik Polda Jateng Sebut Tak Ditemukan Chat, Foto atau Video Kasus Gacon di Pekalongan dalam Dua Ponsel yang Dicari Penyidik

Setelah itu, ular diduga bergerak ke ruang tengah tempat korban tidur bersama neneknya di depan televisi.

“Katanya ada ular masuk rumah dan menangkap kadal. Kadalnya lepas, lalu mungkin ular itu mendekati keponakan saya yang sedang tidur di ruang tengah depan TV bersama simbahnya,” terang Yanto.

Ia menduga korban tidak sengaja menyenggol ular tersebut saat tidur hingga kemudian dipatuk pada bagian kaki.

Keluarga dan warga sekitar baru mengetahui korban digigit setelah kejadian berlangsung. Korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dindik Pekalongan Sebut Lima Anak Terlibat Dugaan Perundungan SDN Langkap 2 Diminta Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Siswa SD di Pekalongan Diduga Alami Perundungan, Keluarga Ungkap Kondisi Anak Memburuk
Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih
Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter
Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Dindik Pekalongan Sebut Lima Anak Terlibat Dugaan Perundungan SDN Langkap 2 Diminta Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Siswa SD di Pekalongan Diduga Alami Perundungan, Keluarga Ungkap Kondisi Anak Memburuk

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Berita Terbaru