Viral! Pelajar Ditampar Usai Salip Motor di Doro, Polisi Pilih Jalur Damai

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Upaya damai ditempuh Polsek Doro dengan menghadirkan kedua belah pihak setelah vidio pelajar ditampar gegara salip terduga pelaku viral di media sosial, Jum'at (8/5/26).

Upaya damai ditempuh Polsek Doro dengan menghadirkan kedua belah pihak setelah vidio pelajar ditampar gegara salip terduga pelaku viral di media sosial, Jum'at (8/5/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Video dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar di Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, mendadak viral di media sosial dan menuai perhatian publik. Dalam video yang beredar, seorang remaja disebut menjadi korban aksi kekerasan setelah terlibat insiden di jalan raya.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Kamis, 7 Mei 2026 di depan sebuah toko listrik di pinggir Jalan Raya Desa Dororejo, Kecamatan Doro.

Korban bernama Anton (15), pelajar asal Desa Legokgunung, Kecamatan Wonopringgo. Sementara pria yang diduga melakukan penganiayaan diketahui berinisial NK (40), warga Desa Harjosari, Kecamatan Doro.

Dari hasil penyelidikan awal, kejadian bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor diduga menyalip kendaraan milik NK di Jalan Raya Sawangan Doro. Aksi tersebut diduga memicu emosi pelaku hingga akhirnya mengejar korban.

Baca Juga :  Saksi Korban Ungkap Dugaan Ancaman Pistol dan Penganiayaan di Sidang Kasus Penculikan 'Gacon'

Setibanya di wilayah Desa Dororejo, korban dihentikan. Di lokasi itulah pelaku diduga menendang sepeda motor korban dan menampar korban satu kali hingga mengenai pipi kiri.

Usai kejadian, terduga pelaku langsung meninggalkan lokasi menuju arah timur Jalan Raya Dororejo.

Menyusul viralnya video tersebut, jajaran Polsek Doro langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Polisi mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, korban hingga terduga pelaku.

Kapolsek Doro Iptu Faridin mengatakan pihaknya memilih mengedepankan penyelesaian secara humanis melalui mediasi keluarga.

“Setelah menerima informasi terkait kejadian tersebut, kami langsung melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk memanggil dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat,” ujar Iptu Faridin, Jumat malam (08/05/2026).

Baca Juga :  16 Ribu Lansia Naik Kereta dari Pekalongan, Isyarat Moda Publik Kian Diminati Usia Senja

Mediasi kemudian digelar di ruang SPKT Polsek Doro pada Jumat sore dengan menghadirkan korban, keluarga korban, saksi, tokoh masyarakat hingga Kepala Desa Wringinagung.

Dalam pertemuan itu, NK mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada korban beserta keluarganya. Permintaan maaf tersebut diterima dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.

“Dari hasil mediasi, kedua pihak sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan dan tidak saling menuntut, baik pidana maupun perdata,” jelas Kapolsek.

Ia berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi saat berada di jalan raya.

“Kami berharap masyarakat lebih bijak dan dapat menahan emosi agar persoalan kecil tidak berujung pada tindakan yang merugikan,” pungkasnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru