Rutan Pekalongan Sisir Seluruh Kamar Tahanan, Pegawai dan Warga Binaan Jalani Tes Urine Massal

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tim gabungan melakukan razia seluruh blok kamar tahanan di Rutan Kelas 2A Pekalongan, Jum'at (8/5/26).

Tim gabungan melakukan razia seluruh blok kamar tahanan di Rutan Kelas 2A Pekalongan, Jum'at (8/5/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan menggelar penggeledahan besar-besaran di seluruh blok hunian warga binaan. Tak hanya menyisir kamar tahanan, petugas juga melakukan tes urine massal terhadap pegawai dan warga binaan sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkoba dan handphone ilegal di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia melalui apel dan ikrar bersama bertajuk ‘Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan’.

Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, mengatakan kegiatan tersebut diawali dengan apel dan pembacaan ikrar bersama seluruh jajaran pemasyarakatan serta unsur eksternal.

“Kegiatan hari ini dalam rangka pelaksanaan ikrar dan penguatan pengawasan pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba dan penipuan di Rutan Kelas IIA Pekalongan,” kata Nanang kepada wartawan, Jum’at (8/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Rutan Pekalongan melibatkan 41 pegawai, personel Polsek Pekalongan Utara, Koramil 19 Pekalongan Utara, BNNK Batang, perwakilan LSM, hingga warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Baca Juga :  Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi

Petugas kemudian melakukan razia dengan menyisir blok demi blok kamar tahanan yang disusul dengan penggeledahan secara menyeluruh termasuk area di sekitar blok tahanan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang terlarang dan barang modifikasi buatan warga binaan, di antaranya dua set kartu remi buatan, dua set kartu domino buatan, enam korek api gas, satu uang koin, satu pinset buatan serta satu kaca.

“Seluruh barang hasil temuan langsung diamankan untuk didata dan dimusnahkan sesuai prosedur,” ujarnya.

Selain razia kamar tahanan, seluruh pegawai dan warga binaan yang mengikuti kegiatan juga menjalani tes urine. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.

“Tidak ada temuan positif narkoba. Semua hasil tes urine negatif,” tegas Nanang.

Saat ini, jumlah penghuni Rutan Kelas IIA Pekalongan tercatat sebanyak 273 warga binaan, termasuk tahanan perempuan.

Baca Juga :  Kemenag Siapkan Program Nikah Massal Gratis Dibiayai Negara di Pemalang

Nanang menegaskan, kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk memastikan lingkungan rutan tetap aman dan steril dari praktik penyalahgunaan narkoba, penggunaan handphone ilegal maupun tindak penipuan yang dikendalikan dari dalam lapas atau rutan.

“Kami ingin mewujudkan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan bersih dari handphone ilegal, narkoba, penipuan serta barang terlarang,” katanya.

Langkah pengawasan ketat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rapat analisis dan evaluasi pada 5 Mei 2026 terkait penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban yang dikendalikan dari dalam lapas maupun rutan.

Dalam surat edaran Ditjen PAS juga ditegaskan bahwa seluruh kepala kantor wilayah dan kepala UPT bertanggung jawab penuh terhadap pengawasan pegawai di lingkungan kerja masing-masing, termasuk memastikan tidak ada handphone maupun peredaran narkoba di dalam blok hunian warga binaan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus
2.500 Warga Pekalongan Usulkan Bedah Rumah, Baru 317 yang Terverifikasi
Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi
DLH Pekalongan Siapkan Mitigasi Cegah TPA Degayu Terbakar, 47 Persen Zona Pasif Ditutup Geomembran
Dinsos Kota Pekalongan Ungkap 3.280 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar Kemensos
TPS 3R Mataram Asri Dioperasikan, Pemkot Pekalongan Mulai Kelola Sampah dari Lingkungan Setda
Data Desil Bansos Masih Bisa Dikoreksi, Wali Kota Pekalongan Minta Warga Laporkan Kalau Tak Sesuai
Lazismu Pekalongan Salurkan Bantuan Peralatan Usaha untuk 16 Pelaku UMKM

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:42 WIB

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Rabu, 9 September 2026 - 09:01 WIB

2.500 Warga Pekalongan Usulkan Bedah Rumah, Baru 317 yang Terverifikasi

Selasa, 8 September 2026 - 09:55 WIB

Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WIB

DLH Pekalongan Siapkan Mitigasi Cegah TPA Degayu Terbakar, 47 Persen Zona Pasif Ditutup Geomembran

Jumat, 4 September 2026 - 10:29 WIB

Dinsos Kota Pekalongan Ungkap 3.280 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar Kemensos

Berita Terbaru

Kapolsek Buaran AKP Sunarto masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan meminta para pelaku pengeroyokan agar koperatif menyerahkan diri, Jumat (11/9/26).

Kriminal

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:53 WIB