29 Ribu Warga Tegal Dapat Jatah Beras 30 Kg Selama Tiga Bulan

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Wali Kota Tegal Dedy Yon melepas beras cadangan pemerintah untuk 29 ribu warga penerima manfaat, Jumat (21/8/26). Foto: Istimewa

Wali Kota Tegal Dedy Yon melepas beras cadangan pemerintah untuk 29 ribu warga penerima manfaat, Jumat (21/8/26). Foto: Istimewa

KANAL TEGAL – Sebanyak 29.085 penerima bantuan pangan di Kota Tegal mulai mendapatkan tambahan pasokan beras untuk kebutuhan rumah tangga. Setiap penerima akan memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan selama tiga bulan, sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram per keluarga.

Jika dikalkulasikan, bantuan pangan untuk periode Juli-September 2026 tersebut mencapai 872,55 ton beras.

Penyaluran bantuan pangan beras itu resmi dimulai Pemerintah Kota Tegal melalui launching di halaman Peringgitan Wali Kota Tegal, Jumat (21/8/2026). Program tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, bantuan beras tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Pangan adalah kebutuhan mendasar. Ketersediaan dan keterjangkauan beras sebagai makanan pokok menjadi modal utama menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Dedy Yon.

Baca Juga :  BI Tegal Sulap Festival Budaya Jadi Penggerak Ekonomi, dari Bubur Suro hingga Kuliner Legendaris

Menurutnya, pemerintah tidak hanya berkewajiban memastikan bantuan tersedia, tetapi juga mengawal agar beras yang diterima masyarakat sesuai jumlah dan kualitas yang telah ditetapkan.

Sebelum penyaluran dimulai, Pemkot Tegal bersama Perum Bulog telah melakukan pengecekan terhadap stok beras di Gudang Munjung Agung. Dari hasil pemeriksaan tersebut, beras dinyatakan dalam kondisi baik, layak konsumsi, dan memenuhi standar mutu.

Penyaluran dilakukan secara bertahap di empat kecamatan di Kota Tegal.

Kecamatan Tegal Timur menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 8.502 orang dengan total alokasi 255.060 kilogram. Berikutnya Tegal Barat dengan 7.241 penerima dan alokasi 217.230 kilogram.

Sementara Kecamatan Tegal Selatan memiliki 7.191 penerima dengan alokasi 215.730 kilogram. Adapun Kecamatan Margadana tercatat memiliki 6.151 penerima dengan alokasi 184.530 kilogram.

Dedy Yon meminta camat, lurah hingga petugas lapangan memastikan proses distribusi tidak menimbulkan persoalan di tingkat penerima.

Baca Juga :  Dari Limbah Dapur ke Sungai, Eco-Enzim Diuji Jadi Senjata Baru Melawan Pencemaran di Kota Tegal

“Saya instruksikan seluruh jajaran, khususnya camat, lurah, dan petugas lapangan, untuk mengawal distribusi dengan sungguh-sungguh. Pastikan penyaluran berjalan tertib, lancar, tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat kualitas,” tegasnya.

Pimpinan Kantor Cabang Perum Bulog Tegal Agung Rochman menambahkan, Bulog siap mendukung pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan sekaligus kelancaran distribusi beras bantuan hingga diterima masyarakat.

Dengan adanya bantuan tersebut, pemerintah berharap kebutuhan beras rumah tangga penerima selama tiga bulan dapat sedikit terbantu. Di sisi lain, penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian.

Pemkot Tegal bersama Bulog dan jajaran terkait selanjutnya akan mengawal proses distribusi hingga seluruh bantuan beras untuk 29.085 penerima tersalurkan sesuai ketentuan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
Razia Lapas Slawi, Petugas Temukan Kaca, Paku hingga Korek Gas
Tegal Siapkan 1.000 Titik Internet Gratis, Sasar Sekolah hingga Wilayah Blank Spot
Kemarau Panjang di Tegal, 29 Ribu Warga Terdampak Kekeringan
Perjuangkan Nasib Anak, Warga Moga Jalan Kaki dari Tegal ke Jakarta
Belanja Kota Tegal Naik Rp44 Miliar, Defisit APBD 2026 Melonjak 81 Persen
Kota Tegal Raih Peringkat Kedua Layanan Kesehatan, Dapat Insentif Fiskal Rp1,5 Miliar
Guru MTs di Tegal Bawa Pulang Innova Zenix dari Undian Bank Jateng

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 11:03 WIB

Razia Lapas Slawi, Petugas Temukan Kaca, Paku hingga Korek Gas

Rabu, 16 September 2026 - 17:14 WIB

Tegal Siapkan 1.000 Titik Internet Gratis, Sasar Sekolah hingga Wilayah Blank Spot

Selasa, 8 September 2026 - 06:59 WIB

Kemarau Panjang di Tegal, 29 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

Jumat, 4 September 2026 - 14:45 WIB

Perjuangkan Nasib Anak, Warga Moga Jalan Kaki dari Tegal ke Jakarta

Berita Terbaru

Ratusan kelompok atau suku yang mendiami di sudut terpencil di bumi memilih hidup menjauh dari peradaban dan menutup diri dari dunia luar. Foto: Ilustrasi AI

Humaniora

Suku-Suku yang Masih Memilih Terisolasi dari Peradaban

Minggu, 18 Okt 2026 - 06:10 WIB

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB