KANAL TEGAL – Sebanyak 29.085 penerima bantuan pangan di Kota Tegal mulai mendapatkan tambahan pasokan beras untuk kebutuhan rumah tangga. Setiap penerima akan memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan selama tiga bulan, sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram per keluarga.
Jika dikalkulasikan, bantuan pangan untuk periode Juli-September 2026 tersebut mencapai 872,55 ton beras.
Penyaluran bantuan pangan beras itu resmi dimulai Pemerintah Kota Tegal melalui launching di halaman Peringgitan Wali Kota Tegal, Jumat (21/8/2026). Program tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, bantuan beras tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
“Pangan adalah kebutuhan mendasar. Ketersediaan dan keterjangkauan beras sebagai makanan pokok menjadi modal utama menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Dedy Yon.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya berkewajiban memastikan bantuan tersedia, tetapi juga mengawal agar beras yang diterima masyarakat sesuai jumlah dan kualitas yang telah ditetapkan.
Sebelum penyaluran dimulai, Pemkot Tegal bersama Perum Bulog telah melakukan pengecekan terhadap stok beras di Gudang Munjung Agung. Dari hasil pemeriksaan tersebut, beras dinyatakan dalam kondisi baik, layak konsumsi, dan memenuhi standar mutu.
Penyaluran dilakukan secara bertahap di empat kecamatan di Kota Tegal.
Kecamatan Tegal Timur menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 8.502 orang dengan total alokasi 255.060 kilogram. Berikutnya Tegal Barat dengan 7.241 penerima dan alokasi 217.230 kilogram.
Sementara Kecamatan Tegal Selatan memiliki 7.191 penerima dengan alokasi 215.730 kilogram. Adapun Kecamatan Margadana tercatat memiliki 6.151 penerima dengan alokasi 184.530 kilogram.
Dedy Yon meminta camat, lurah hingga petugas lapangan memastikan proses distribusi tidak menimbulkan persoalan di tingkat penerima.
“Saya instruksikan seluruh jajaran, khususnya camat, lurah, dan petugas lapangan, untuk mengawal distribusi dengan sungguh-sungguh. Pastikan penyaluran berjalan tertib, lancar, tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat kualitas,” tegasnya.
Pimpinan Kantor Cabang Perum Bulog Tegal Agung Rochman menambahkan, Bulog siap mendukung pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan sekaligus kelancaran distribusi beras bantuan hingga diterima masyarakat.
Dengan adanya bantuan tersebut, pemerintah berharap kebutuhan beras rumah tangga penerima selama tiga bulan dapat sedikit terbantu. Di sisi lain, penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian.
Pemkot Tegal bersama Bulog dan jajaran terkait selanjutnya akan mengawal proses distribusi hingga seluruh bantuan beras untuk 29.085 penerima tersalurkan sesuai ketentuan.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













