Dari Konter Berantakan hingga Jenazah di Grobogan, Polisi Susun Puzzle Perampokan Berdarah

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Honda Jazz milik bos konter Ambarawa diamankan di Polres Semarang, Jumat (7/8/26). Foto : Istimewa

Honda Jazz milik bos konter Ambarawa diamankan di Polres Semarang, Jumat (7/8/26). Foto : Istimewa

KANAL SEMARANG – Polisi masih menyusun kepingan demi kepingan dalam kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menimpa Counter HP Royal Phone di Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penyidik kini mendalami rangkaian peristiwa yang diduga berujung pada tewasnya pemilik konter, Candra Waskito (25), yang ditemukan di dalam mobil pribadinya di Kabupaten Grobogan.

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana mengatakan, penyidik masih mengumpulkan seluruh fakta, barang bukti, serta keterangan saksi untuk mengungkap kronologi secara utuh. Polisi juga masih memastikan keterkaitan antara dugaan perampokan di Counter HP Royal Phone dengan penemuan jenazah korban di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

“Saat ini seluruh fakta, barang bukti, dan keterangan saksi masih kami kumpulkan. Tim penyidik bekerja secara intensif untuk mengungkap kronologi secara utuh, termasuk memastikan apakah kedua peristiwa tersebut saling berkaitan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada kepolisian,” ujar AKP Bodia, Jumat (7/8/2026).

Kasus tersebut bermula ketika para karyawan Royal Phone mendapati konter tempat mereka bekerja belum juga buka hingga Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Upaya menghubungi pemilik usaha, Candra Waskito, tidak membuahkan hasil sehingga mereka memutuskan mendobrak pintu toko.

Baca Juga :  Baru 'Menikmati' Scoopy 5 Jam, Maling di Pekalongan Ini Sudah Dapat Bonus Naik Mobil Polisi

Di dalam toko, para karyawan mendapati kondisi ruangan telah berantakan. Seluruh stok telepon seluler dilaporkan hilang. Tiga unit kamera pengawas (CCTV) juga ditemukan telah dicopot dan dirusak. Selain itu, mobil Honda Jazz berwarna hitam milik korban juga tidak berada di lokasi.

Sebelumnya, seorang warga mengaku sempat melihat tiga orang datang ke konter tersebut pada Kamis dini hari. Namun saat itu tidak terdengar keributan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

Di saat penyelidikan kasus perampokan berlangsung, warga Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, menemukan sebuah mobil Honda Jazz hitam yang terparkir sejak pagi di depan gudang kosong. Mobil yang tak kunjung berpindah tempat itu akhirnya menarik perhatian warga.

Kecurigaan semakin menguat setelah warga melihat bercak darah di bagian pelat nomor kendaraan. Saat bagasi dibuka, warga menemukan seorang pria dalam kondisi telungkup dengan kepala terbungkus. Polisi yang datang ke lokasi kemudian melakukan identifikasi dan memastikan korban adalah Candra Waskito.

Menindaklanjuti perkembangan tersebut, Satreskrim Polres Semarang langsung berkoordinasi dengan Polres Grobogan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara di dua lokasi, mengidentifikasi korban, serta mengumpulkan barang bukti yang diduga berkaitan dengan rangkaian tindak pidana tersebut.

Baca Juga :  Mobil Misterius Terparkir Seharian, Warga Grobogan Temukan Jenazah di Dalam Bagasi

AKP Bodia menjelaskan, penyidik masih mendalami dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagai motif awal peristiwa. Namun hingga kini polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban maupun kronologi lengkap sejak korban meninggalkan tokonya hingga ditemukan meninggal dunia sekitar 46 kilometer dari lokasi kejadian pertama.

“Guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, korban sudah kami bawa ke RS Bhayangkara Semarang,” katanya.

Selain memeriksa sejumlah saksi, polisi juga masih menelusuri barang bukti yang hilang dari Counter HP Royal Phone, termasuk keberadaan telepon seluler yang diduga dibawa kabur pelaku. Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian juga menjadi bagian dari penyelidikan untuk melacak pergerakan para terduga pelaku.

Hingga kini, kepolisian belum mengungkap jumlah pelaku maupun motif pasti di balik peristiwa tersebut. Polisi meminta masyarakat tidak membangun spekulasi sebelum seluruh rangkaian penyelidikan selesai dan fakta-fakta hukum berhasil diungkap.

Kasus ini menjadi perhatian karena diduga merupakan rangkaian tindak pidana lintas wilayah yang bermula dari dugaan perampokan di Kabupaten Semarang dan berakhir dengan penemuan korban meninggal dunia di Kabupaten Grobogan. Polisi memastikan proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap pelaku beserta motif di balik peristiwa tersebut.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru