Bara Tungku Disangka Padam, Delapan Jam Kemudian Hanguskan Dapur Rumah Lansia di Pekalongan

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota Polsek Karangdadap menunjukkan tungku dapur yang diduga sebagai penyebab kebakaran, Jum'at (31/7/26). Foto : Istimewa

Anggota Polsek Karangdadap menunjukkan tungku dapur yang diduga sebagai penyebab kebakaran, Jum'at (31/7/26). Foto : Istimewa

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Bara api yang dikira telah padam ternyata masih menyimpan ancaman. Delapan jam setelah digunakan untuk memasak nasi, tungku kayu di rumah seorang lansia di Dukuh Kalisalak Kulon, Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, diduga kembali menyala dan memicu kebakaran yang menghanguskan dapur rumah, Jumat (31/7/2026) malam.

Rumah milik Waryuti (74) mengalami kebakaran pada bagian dapur berukuran sekitar 3 x 6 meter yang sebagian besar terbuat dari papan kayu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 20.30 WIB ketika korban hendak beristirahat. Saat itu ia melihat kobaran api muncul dari arah dapur. Karena panik, korban tidak berani keluar rumah hingga seorang warga yang mengetahui kejadian segera meminta bantuan warga lain serta menghubungi Polsek Karangdadap dan petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga :  Kepala SD Negeri di Pekalongan Dicopot Usai Terbukti Mesum dengan Guru di Sekolah

Warga kemudian bergotong royong dengan peralatan seadanya memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lain.

Sekitar satu jam kemudian, setelah petugas pemadam kebakaran bersama personel Polsek Karangdadap tiba di lokasi.

Beberapa saat kemudian api berhasil dikendalikan dan padam. Setelah dilakukan pendinginan, api dipastikan telah padam.

Kapolsek Karangdadap AKP Sumiyanto mengatakan hasil pemeriksaan sementara mengarah pada bara api yang masih tersisa di dalam tungku kayu.

Baca Juga :  Empat Kali Diperiksa KPK, Direktur RSUD Kajen Pilih Bungkam Soal Materi Penyidikan

Pada pagi harinya korban sempat memasak nasi menggunakan tungku tersebut. Meski api telah dipadamkan, diduga masih ada bara yang tertinggal dan perlahan membakar tumpukan kayu bakar di samping tungku sebelum akhirnya merambat ke dinding dapur berbahan papan.

“Dugaan sementara masih ada bara api yang tersisa di dalam tungku sehingga menyulut tumpukan kayu bakar di sekitarnya.,” ungkapnya.

Ia menambahkan kalau api yang merambat dengan cepat kemudian membakar dinding dapur yang berbahan kayu hingga akhirnya melalap bangunan.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” tutur AKP Sumiyanto.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perumdam Tirta Kajen Wacanakan Sistem Genap Ganjil untuk Atasi Krisis Debit Air
PDAM Pekalongan Atasi Gangguan Air Valve di Lima Titik, Debit Air ke Pelanggan Meningkat
Dindik Pekalongan Sebut Lima Anak Terlibat Dugaan Perundungan SDN Langkap 2 Diminta Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Siswa SD di Pekalongan Diduga Alami Perundungan, Keluarga Ungkap Kondisi Anak Memburuk
Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih
Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter
Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Perumdam Tirta Kajen Wacanakan Sistem Genap Ganjil untuk Atasi Krisis Debit Air

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:03 WIB

PDAM Pekalongan Atasi Gangguan Air Valve di Lima Titik, Debit Air ke Pelanggan Meningkat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Dindik Pekalongan Sebut Lima Anak Terlibat Dugaan Perundungan SDN Langkap 2 Diminta Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Siswa SD di Pekalongan Diduga Alami Perundungan, Keluarga Ungkap Kondisi Anak Memburuk

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih

Berita Terbaru