Sukirman Sentil Pemprov Jateng, Jembatan Garuda Merah Putih Baru Terwujud Setelah Bertahun-tahun Aspirasi ‘Mentok’

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Plt Bupati Pekalongan Sukirman berpose bersama dengan Pangdam IV/ Diponegoro dan Dandim Pekalongan usai peresmian Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Galangpengampon, Kamis (23/7/26).

Plt Bupati Pekalongan Sukirman berpose bersama dengan Pangdam IV/ Diponegoro dan Dandim Pekalongan usai peresmian Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Galangpengampon, Kamis (23/7/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman secara terbuka menyentil Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait lambannya realisasi pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo. Menurutnya, aspirasi pembangunan jembatan tersebut berulang kali kandas di tingkat provinsi meski telah ia perjuangkan selama menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Tengah selama tiga periode.

Pernyataan itu disampaikan Sukirman saat menghadiri peresmian Jembatan Garuda Merah Putih yang dibangun atas inisiasi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi.

Di hadapan Pangdam dan ratusan warga, Sukirman mengaku jembatan yang kini berdiri megah tersebut merupakan impian masyarakat yang selama puluhan tahun tak kunjung terealisasi.

“Saya menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah selama tiga periode, dua periode di pimpinan DPRD. Setiap kali warga mengusulkan pembangunan jembatan ini, sampai saya purna tugas tidak pernah terwujud. Aspirasi kami selalu mentok di tingkat Provinsi Jawa Tengah karena berbagai macam aturan yang sulit ditembus,” kata Sukirman saat memberikan sambutan, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga :  Warga Mendolo Jaga Satwa dan Larang Berburu agar Macan Tutul Tak Turun ke Desa

Pernyataan itu menjadi sorotan karena secara tersirat menggambarkan adanya hambatan birokrasi di level provinsi yang membuat kebutuhan infrastruktur masyarakat desa tak kunjung mendapat perhatian.

Ironisnya, kata Sukirman, pembangunan yang selama bertahun-tahun gagal diwujudkan justru akhirnya terealisasi melalui dukungan TNI.

“Alhamdulillah setelah sekian puluh tahun, jembatan yang kita idam-idamkan ini akhirnya mampu dipersembahkan Pak Pangdam kepada warga Galangpengampon dan sekitarnya,” ujarnya yang disambut tepuk tangan warga.

Jembatan Garuda Merah Putih menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Galangpengampon dengan sejumlah wilayah di Kecamatan Wonopringgo dan Karanganyar. Sebelum jembatan dibangun, warga harus memutar cukup jauh untuk menuju wilayah seberang.

Menurut Sukirman, keberadaan jembatan baru itu bukan sekadar memperpendek waktu tempuh, tetapi juga membuka konektivitas menuju kawasan Batalyon Teritorial Pembangunan yang saat ini sedang dibangun di Kecamatan Bojong.

“Sesungguhnya jalur ini tembus ke asrama Batalyon 407. Selama ini warga harus memutar. Sekarang aksesnya menjadi lebih dekat sehingga mobilitas masyarakat jauh lebih mudah,” jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Temukan Pesan Terakhir Korban Sebelum Tewas Gantung Diri, Curhat Soal Kondisi Ekonomi

Ia meminta masyarakat menjaga jembatan tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan itu, Sukirman juga memberikan apresiasi kepada Kodam IV/Diponegoro yang dinilainya aktif membantu pembangunan di Kabupaten Pekalongan, mulai dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), pembangunan jalan, pemberdayaan masyarakat hingga pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan.

Menurutnya, kehadiran batalyon baru dengan sekitar 500 personel nantinya bukan hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga diperkirakan memberi efek ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Ia menilai keberadaan ratusan prajurit akan mendorong tumbuhnya usaha-usaha kecil seperti warung makan, toko kelontong, laundry hingga berbagai sektor jasa lainnya.

Selain itu, Pangdam juga meminta pemerintah daerah mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari program nasional.

Sukirman memastikan Pemkab Pekalongan siap memfasilitasi kebutuhan lahan, termasuk apabila harus mengubah status tanah desa agar pembangunan koperasi dapat segera dilakukan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih
Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter
Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu
MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon
Sekda Pekalongan Angkat Bicara, Panitia Karnaval Sebagai Respons Video Viral Aksi Mirip Ritual Satanik

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Rabu, 16 September 2026 - 07:46 WIB

Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai

Selasa, 15 September 2026 - 12:41 WIB

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Berita Terbaru

Kesibukan kru dalam produksi film di sebuah studio besar. Foto: Ilustrasi AI

Hiburan

10 Pusat Produksi Film Terbesar Dunia

Selasa, 27 Okt 2026 - 06:10 WIB