Dinsos Pekalongan Bangun Ikatan Emosional Ayah untuk Lindungi Anak Perempuan

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Puluhan siswi SD Brengkolang 1 Kajen bermain dan berpelukan dengan ayah dalam kegiatan Father Date yang digagas Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Selasa (14/7/26).

Puluhan siswi SD Brengkolang 1 Kajen bermain dan berpelukan dengan ayah dalam kegiatan Father Date yang digagas Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Selasa (14/7/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Bukan sekadar pelukan atau bermain bersama, momen menyentuh tercipta dalam kegiatan Father Date di SD Negeri 1 Brengkolang, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Kehadiran sosok ayah dapat menjadi benteng pertama dalam melindungi anak perempuan dari berbagai ancaman, termasuk kekerasan seksual.

Di tengah maraknya kasus kekerasan terhadap anak, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan memilih pendekatan yang berbeda. Mereka tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi mempertemukan ayah dan anak dalam suasana hangat agar keduanya kembali saling mengenal, mendengar, dan membangun kedekatan emosional.

Sebanyak 72 peserta yang terdiri dari 36 siswi kelas III hingga VI SD Negeri 1 Brengkolang beserta ayah mereka mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi permainan kolaboratif, sesi saling menyampaikan harapan, hingga aktivitas sederhana yang menguji kepekaan seorang ayah terhadap anaknya.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Moureta Fitria Loren, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Bimbingan Sosial Anak dan Keluarga yang dirancang untuk menguatkan peran ayah dalam pengasuhan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat bonding antara ayah dan anak perempuan sehingga tercipta hubungan yang harmonis di dalam keluarga,” katanya kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga :  Sukirman Sentil Pemprov Jateng, Jembatan Garuda Merah Putih Baru Terwujud Setelah Bertahun-tahun Aspirasi 'Mentok'

Menurut Moureta, berbagai kasus kekerasan seksual yang menimpa anak perempuan menjadi perhatian serius. Dari sejumlah pendampingan yang dilakukan, banyak korban diketahui memiliki hubungan yang kurang dekat dengan figur ayah.

Akibat minimnya komunikasi dan kedekatan emosional, anak kerap mencari perhatian atau tempat bercerita kepada orang lain sehingga berpotensi lebih rentan menjadi korban kekerasan maupun eksploitasi.

“Peran ayah bukan hanya mencari nafkah. Ayah juga harus menjadi pelindung, pendamping, sekaligus tempat anak merasa aman untuk bercerita. Kedekatan emosional itu yang ingin kami bangun,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketika komunikasi dalam keluarga berjalan baik, anak akan lebih terbuka menyampaikan persoalan yang dihadapinya. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu langkah pencegahan sejak dini terhadap berbagai bentuk kekerasan pada anak.

Brengkolang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena menjadi salah satu wilayah dengan lokus kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pekalongan. Dinsos berencana melanjutkan kegiatan serupa di SD Bedagung, Kecamatan Paninggaran, agar semakin banyak keluarga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pengasuhan yang melibatkan peran ayah.

Baca Juga :  Belum Ada Motif, Polisi Masih Tunggu Kesaksian Korban Selamat Ungkap Misteri Penusukan Maut di Tratebang

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemenuhan hak anak sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang menegaskan setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari orang tua, keluarga, masyarakat, dan negara.

Salah seorang peserta, Sugiri, mengaku memperoleh pengalaman yang berharga melalui kegiatan tersebut. Ayah dari Heti Wijiarta itu menyadari bahwa menjadi ayah tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Materinya membuka wawasan saya tentang pentingnya membangun dan memperkuat kedekatan dengan anak,” ungkapnya.

Baginya, permainan yang dilakukan bersama anak justru memberikan pelajaran sederhana namun bermakna. Ia belajar lebih peka terhadap panggilan anak, bekerja sama dalam menyelesaikan tantangan, hingga memahami bahwa kehadiran seorang ayah merupakan kebutuhan yang tidak bisa digantikan.

Melalui kegiatan seperti ini, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan berharap semakin banyak ayah yang meluangkan waktu untuk hadir dalam kehidupan anak-anak mereka. Sebab, bagi seorang anak perempuan, pelukan, perhatian, dan ruang untuk bercerita kepada ayah sering kali menjadi perlindungan pertama sebelum ancaman datang dari luar rumah.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pamit Bersihkan Ladang Tak Kembali, Kakek Munajat Ditemukan Tewas di Hutan Pekalongan
Bara Tungku Disangka Padam, Delapan Jam Kemudian Hanguskan Dapur Rumah Lansia di Pekalongan
Balita Tewas, Daihatsu Feroza Masuk Jurang 20 Meter di Pekalongan Usai Tabrak Tebing
Hakim Tunda Putusan, Vonis Duwel di Kasus Gacon Dijadwalkan 10 Agustus
JPU Bersikukuh Terdakwa Berperan Aktif, Minta Majelis Hakim Tolak Seluruh Pledoi Kasus Gacon Pekalongan
Sidang Lanjutan Kasus Purwanto Alias Gacon di PN Pekalongan Sempat Diskors, HP Pengunjung Berbunyi Berulang Saat Pledoi Dibacakan
Kekeringan Ancam 39 Desa di Pekalongan, Ratusan Warga Sudah Kesulitan Air Bersih
Dua Tahun Ditutup Pascakecelakaan Maut, Perlintasan KA Tengengwetan Pekalongan Kembali Beroperasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 02:49 WIB

Pamit Bersihkan Ladang Tak Kembali, Kakek Munajat Ditemukan Tewas di Hutan Pekalongan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Bara Tungku Disangka Padam, Delapan Jam Kemudian Hanguskan Dapur Rumah Lansia di Pekalongan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:10 WIB

Balita Tewas, Daihatsu Feroza Masuk Jurang 20 Meter di Pekalongan Usai Tabrak Tebing

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:25 WIB

Hakim Tunda Putusan, Vonis Duwel di Kasus Gacon Dijadwalkan 10 Agustus

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:42 WIB

JPU Bersikukuh Terdakwa Berperan Aktif, Minta Majelis Hakim Tolak Seluruh Pledoi Kasus Gacon Pekalongan

Berita Terbaru