KANAL BISNIS ā Ada perusahaan di dunia yang umurnya lebih panjang daripada banyak negara modern. Salah satunya adalah Beretta, perusahaan asal Italia yang jejak bisnisnya tercatat sejak 1526 dan pada 2026 genap memasuki usia 500 tahun.
Yang membuat Beretta menarik bukan hanya usianya. Bisnis yang bermula dari sebuah bengkel pembuat laras senjata di Gardone Val Trompia itu tetap berada dalam lingkaran keluarga pendirinya dan kini telah berkembang menjadi kelompok usaha global dengan puluhan entitas serta lebih dari 20 merek.
Bermula dari 185 laras senapan
Kisah Beretta secara resmi ditarik ke 3 Oktober 1526. Pada hari itu, Bartolomeo Beretta dari Gardone tercatat menjual 185 laras arquebus kepada Arsenal Venesia dengan nilai 296 dukat. Bukti transaksi tersebut tersimpan di Arsip Negara Venesia dan menjadi dokumen tertua yang mengonfirmasi aktivitas bisnis keluarga Beretta.
Namun, sejarah keluarga Beretta kemungkinan lebih tua dari 1526. Dokumen tersebut menyebut Bartolomeo sudah menggunakan gelar Maestro. Menurut sejarah resmi perusahaan, hal itu menunjukkan bahwa keluarga Beretta kemungkinan telah menjalankan aktivitas pembuatan senjata setidaknya dua generasi sebelum transaksi 1526.
Pada masa itu, bisnis Beretta belum seperti perusahaan modern. Produksinya berpusat pada pembuatan laras senjata di kawasan Gardone Val Trompia, daerah yang memiliki sumber daya logam, kayu dan aliran sungai yang mendukung kegiatan manufaktur.
Dari bengkel keluarga itulah sebuah bisnis diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dari ayah ke anak selama berabad-abad
Salah satu rahasia keberlangsungan Beretta terletak pada kesinambungan keluarga. Keahlian membuat senjata, perhatian terhadap detail dan pengetahuan manufaktur diwariskan dari generasi ke generasi. Perusahaan mencatat sejarah produksi keluarga tersebut berlanjut tanpa terputus hingga sekarang.
Pada abad ke-19, Beretta mulai berkembang dari pembuat laras menjadi produsen senjata secara lebih luas.
Nama Fabbrica d’Armi Pietro Beretta kemudian secara resmi digunakan pada 1832. Pada periode berikutnya, perusahaan mulai memperbarui mesin, meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan perdagangan ke pasar internasional.
Transformasi besar kembali terjadi pada awal abad ke-20 ketika Pietro Beretta memodernisasi metode produksi dan mengembangkan berbagai paten. Putranya, Giuseppe dan Carlo, kemudian meneruskan ekspansi tersebut hingga Beretta memiliki kegiatan produksi dan perdagangan di berbagai negara Eropa dan Amerika Serikat.
Sudah memasuki generasi ke-16
Ada sedikit perbedaan penyebutan mengenai jumlah generasi dalam berbagai materi resmi Beretta. Fabbrica d’Armi Pietro Beretta saat ini menyebut keluarga Beretta telah memimpin perusahaan selama 15 generasi. Sementara Beretta Holding menyebut kepemimpinan keluarga kini berada pada generasi ke-15 dan ke-16.
Beretta juga secara resmi menyebut Carlo Gussalli Beretta sebagai representasi generasi ke-16 keluarga tersebut dalam rangkaian peringatan 500 tahun Beretta pada 2026.
Dengan demikian, lebih tepat jika dikatakan bahwa bisnis Beretta telah diwariskan lintas 15 generasi dan kini memasuki generasi keluarga ke-16.
Ini penting karena angka ’16 generasi’ bukan berarti perusahaan telah memiliki 16 CEO secara berurutan tanpa perubahan struktur. Sejarah korporasinya jauh lebih kompleks, terutama setelah Beretta berkembang menjadi holding internasional.
Bukan lagi sekadar pembuat senjata
Perubahan terbesar Beretta terjadi ketika bisnis keluarga tersebut mulai melakukan diversifikasi dan akuisisi.
Beretta Holding dibentuk pada 22 Desember 1994 untuk mengelola pengembangan dan koordinasi strategis kelompok usaha. Sejak itu, Beretta berkembang menjadi grup internasional yang mencakup berbagai perusahaan dan merek di bidang senjata api, amunisi, optik, pakaian serta perlengkapan olahraga luar ruang.
Saat ini Beretta Holding menyebut telah memilikiĀ lebih dari 50 entitas yang terdiri dariĀ lebih 20 merek dengan 170 katagori produk. Berretta saat ini memilikiĀ sekitar 6.000 karyawan denganĀ pendapatan ā¬1,68 miliar pada 2025.
Angka tersebut merupakan pendapatan, bukan nilai aset perusahaan. Beretta Holding tidak mencantumkan total aset grup secara terbuka pada halaman financial highlights yang menjadi rujukan tersebut, sehingga nilai aset tidak tepat jika dihitung atau disamakan dengan pendapatannya.
Dari bengkel kecil menjadi grup global
Salah satu perubahan penting dalam sejarah Beretta adalah pergeseran dari bisnis manufaktur keluarga menjadi grup dengan portofolio perusahaan internasional.
Sejumlah merek yang berada dalam kelompok Beretta antara lain Benelli, Franchi, Sako, Tikka, Steiner, Burris, Stoeger, Holland & Holland, Norma dan RWS.
Sementara Fabbrica d’Armi Pietro Beretta sendiri masih menjadi salah satu bisnis utama dalam kelompok tersebut.
Perusahaan menyebut fasilitas Beretta di Italia mempekerjakan sekitar 937 orang, memiliki 220 paten aktif, serta memproduksi sekitar 1.500 senjata per hari. Produk Beretta dipasarkan ke sekitar 80 negara.
Artinya, model bisnisnya sudah sangat berbeda dibandingkan bengkel keluarga Bartolomeo Beretta pada abad ke-16.
Apa yang membuatnya bisa bertahan begitu lama?
Tidak ada satu faktor tunggal yang dapat menjelaskan umur Beretta. Tetapi dari sejarah perusahaan terlihat beberapa pola.
Pertama, pengetahuan manufaktur diwariskan lintas generasi.
Kedua, keluarga tidak hanya mempertahankan produk lama. Mereka melakukan modernisasi teknologi dan proses produksi.
Ketiga, bisnis melakukan ekspansi ke pasar internasional.
Keempat, Beretta melakukan diversifikasi dan akuisisi, sehingga kelompok usahanya tidak hanya bergantung pada satu produk atau satu pasar.
Kelima, kepemilikan keluarga berjalan berdampingan dengan struktur perusahaan modern. Beretta Holding kini mengelola puluhan entitas dan ribuan pekerja, tetapi keluarga Gussalli Beretta tetap berada di pucuk kepemimpinan kelompok tersebut.
500 tahun bukan berarti bisnisnya tidak pernah berubah
Justru sebaliknya. Selama lima abad, Beretta melewati perubahan teknologi, sistem pemerintahan, revolusi industri, dua perang dunia, globalisasi hingga era digital.
Produk dan cara produksinya berubah berkali-kali, tetapi bisnis keluarganya tetap mempertahankan satu hal: kemampuan beradaptasi tanpa memutus kesinambungan keluarga dan identitas perusahaan.
Pada 2026, Beretta bahkan memperingati 500 tahun sejarahnya melalui berbagai kegiatan dan materi khusus.
Perjalanan tersebut membuat Beretta menjadi contoh menarik tentang bagaimana sebuah bisnis keluarga dapat bertahan bukan hanya dengan mempertahankan tradisi, tetapi juga dengan terus mengubah cara menjalankan bisnis.
Dari 185 laras yang dijual kepada Arsenal Venesia pada 1526, Beretta kini telah berkembang menjadi grup global dengan pendapatan ā¬1,68 miliar, sekitar 6.000 karyawan, lebih dari 50 entitas dan lebih dari 20 merek.
Lima abad setelah transaksi pertama yang tercatat, nama keluarga Beretta masih berada di dalam bisnis yang sama.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












