Kasus Dugaan Pungutan PIP di SDN 1 Sumber Berakhir Pembinaan, Dinas Pendidikan Blora Pilih Terbitkan Surat Larangan Pungutan

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menerbitkan surat edaran larangan pungutan PIP setelah kasus di SDN 01 Sumber mencuat, Rabu (1/7/26). Foto : Ilustrasi AI

Dinas Pendidikan Kabupaten Blora menerbitkan surat edaran larangan pungutan PIP setelah kasus di SDN 01 Sumber mencuat, Rabu (1/7/26). Foto : Ilustrasi AI

BLORA, KANALPLUS.ID – Dugaan pungutan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang sempat mencuat di SDN 1 Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, dipastikan tidak berlanjut ke sanksi yang lebih berat. Dinas Pendidikan Kabupaten Blora memilih menyelesaikan persoalan tersebut melalui pembinaan, sekaligus menerbitkan surat edaran yang melarang seluruh sekolah melakukan pungutan kepada siswa.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Nuril Huda, mengatakan hasil klarifikasi terhadap kasus tersebut telah diserahkan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Kradenan untuk dilakukan pembinaan.

“Semua sudah diklarifikasi, sudah dilakukan pembinaan,” kata Nuril, Rabu (1/7/2026).

Meski demikian, kasus yang sempat menjadi sorotan itu mendorong Dinas Pendidikan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.3/244/2026 tertanggal 17 Juni 2026 tentang Larangan Pungutan di Satuan Pendidikan.

Dalam surat tersebut, seluruh sekolah di Kabupaten Blora diingatkan agar tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik. Sekolah juga diminta tidak terlibat langsung dalam pengadaan seragam baru saat penerimaan peserta didik.

Baca Juga :  KEK Industropolis Batang Perkuat Pasokan Talenta Industri Lewat SMK

Nuril menegaskan surat edaran tersebut bukan sekadar imbauan, melainkan menjadi pedoman yang wajib dipatuhi seluruh satuan pendidikan.

“Itu sebagai acuan dan rambu-rambu, jangan dilanggar,” tegasnya.

Ia memastikan Dinas Pendidikan tidak akan mentoleransi apabila masih ditemukan praktik serupa di kemudian hari.

“Berbagai upaya telah kita lakukan. Jika nanti masih ada yang melanggar, kita akan tegas melakukan tindakan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Kradenan, Sumartono, mengatakan surat edaran tersebut telah diteruskan ke seluruh sekolah di wilayahnya.

Menurutnya, pihaknya selama ini juga terus mengingatkan kepala sekolah agar tidak melakukan pungutan maupun tarikan dalam bentuk apa pun kepada siswa.

Baca Juga :  DPRD Jateng Sebut Jawa Tengah 'Supermarket Bencana', Minta Mitigasi Tak Lagi Fokus Saat Bencana Terjadi

“Kami sudah sering mengingatkan kepada seluruh satuan pendidikan agar tidak melakukan pungutan apa pun kepada siswa,” katanya.

Sumartono berharap surat edaran tersebut menjadi batas yang jelas bagi seluruh sekolah agar tidak kembali muncul persoalan serupa yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

“Kami selalu mewanti-wanti jangan membuat keputusan yang berisiko. Surat edaran ini harus benar-benar diperhatikan dan diterapkan agar di kemudian hari tidak timbul persoalan hukum,” pungkasnya.

Terbitnya surat edaran tersebut menjadi respons langsung setelah mencuatnya dugaan pungutan dana PIP di SDN 1 Sumber. Meski kasusnya dinyatakan selesai melalui pembinaan, Dinas Pendidikan kini dihadapkan pada tantangan untuk memastikan larangan pungutan benar-benar dijalankan di seluruh sekolah, bukan sekadar menjadi aturan di atas kertas.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi
Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga
Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan
Pemuda Depresi Naik Menara BTS di Cilacap, Tim SAR Bujuk Pakai Rokok dan Makanan
Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi

Senin, 28 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 07:34 WIB

SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga

Selasa, 15 September 2026 - 06:10 WIB

Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan

Berita Terbaru