Diduga Janjian Lewat Media Sosial, Belasan Remaja Gagal Tawuran di Wiradesa, Satu Bawa Palu

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Polsek Wiradesa menggagalkan sejumlah remaja yang hendak tawuran, Selasa (16/6/26) malam. Foto : Istimewa

Polsek Wiradesa menggagalkan sejumlah remaja yang hendak tawuran, Selasa (16/6/26) malam. Foto : Istimewa

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Aksi tawuran yang diduga telah direncanakan melalui media sosial berhasil digagalkan sebelum sempat pecah di Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Selasa (16/6/2026) malam.

Sebanyak 11 remaja diamankan petugas Polsek Wiradesa setelah laporan warga mengungkap adanya pergerakan sekelompok anak muda yang diduga akan melakukan bentrokan di kawasan tersebut.

Kapolsek Wiradesa, Iptu Maman Sugiarto, mengatakan informasi dari masyarakat diterima sekitar pukul 22.30 WIB. Polisi kemudian bergerak cepat bersama warga menuju lokasi yang dicurigai menjadi titik kumpul para remaja.

“Sebelum terjadi bentrokan, petugas berhasil mengamankan 11 remaja yang diduga akan terlibat tawuran sehingga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Iptu Maman.

Hasil pendataan menunjukkan, 10 remaja datang ke wilayah Pekuncen dengan mengendarai empat sepeda motor. Mereka diduga memenuhi tantangan tawuran yang disampaikan melalui media sosial oleh seorang remaja berinisial AOS (17), warga setempat.

Baca Juga :  Bukan Cuma KTP, ATM Pasangan Lansia di Pekalongan ini Ternyata Dikuasai Orang Lain

Namun, saat polisi tiba di lokasi, sejumlah remaja lain yang diduga ikut dalam rencana tersebut memilih melarikan diri sehingga tidak berhasil diamankan.

Selain mengamankan para remaja, polisi juga menyita empat sepeda motor yang digunakan menuju lokasi. Yang mengejutkan, salah satu remaja kedapatan membawa sebuah palu yang diduga dipersiapkan sebagai alat untuk menyerang saat tawuran berlangsung.

Temuan tersebut memperlihatkan bahwa aksi yang direncanakan tidak sekadar adu fisik biasa, tetapi berpotensi menimbulkan korban apabila tidak lebih dulu digagalkan.

Baca Juga :  Rumah Terbakar Saat Penghuni Pergi, Keluarga Korban Sebut Diduga Korsleting Listrik

Meski demikian, polisi memilih pendekatan pembinaan karena seluruh remaja yang diamankan masih berstatus pelajar dan belum terjadi bentrokan maupun adanya korban.

Polsek Wiradesa akan memanggil orang tua masing-masing remaja serta melibatkan pemerintah desa atau kelurahan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk memberikan pembinaan bersama.

“Kami juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama penggunaan media sosial yang kerap menjadi pemicu terjadinya tawuran,” kata Iptu Maman.

Saat ini, kesebelas remaja tersebut masih menjalani pendataan dan pembinaan di Mapolsek Wiradesa. Setelah proses selesai, mereka akan diserahkan kembali kepada orang tua dengan harapan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu
MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon
Sekda Pekalongan Angkat Bicara, Panitia Karnaval Sebagai Respons Video Viral Aksi Mirip Ritual Satanik
Video Aksi Karnaval Pekalongan Viral, Polisi Turun Tangan Mulai Penyelidikan
Buntut Viral Aksi Mirip Ritual Satanik di Karnaval Pekalongan, Tahun Depan Bakal Dievaluasi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Rabu, 16 September 2026 - 07:46 WIB

Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai

Selasa, 15 September 2026 - 12:41 WIB

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Selasa, 15 September 2026 - 10:33 WIB

MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon

Berita Terbaru