KUDUS, KANALPLUS.ID — Di saat banyak komunitas motor identik dengan konvoi dan hobi berkendara, BikersMu Chapter Kudus memilih jalan berbeda. Komunitas bikers Muhammadiyah ini memadukan touring jarak jauh, aksi sosial, dan dakwah Islam dalam satu kegiatan bertajuk Touring Dakwah Ring of Muria yang digelar pada Ahad (31/5/2026).
Tak tanggung-tanggung, para peserta menempuh perjalanan sekitar 160 kilometer mengelilingi kawasan Muria Raya. Namun perjalanan tersebut bukan sekadar menikmati rute wisata dan keindahan alam, melainkan juga membawa misi kemanusiaan dan syiar Islam.
Dalam kegiatan tersebut, BikersMu Chapter Kudus menggandeng Komunitas Motor Box Indonesia (KOMBO) Chapter Kudus. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa solidaritas antar-komunitas dapat diwujudkan dalam kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Melalui Kegiatan Touring Dakwah Ring Of Muria dan Sosial Filantropi ini, kami memadukan antara kesenangan berkendara dengan aksi nyata filantropi dan syiar Islam. InsyaAllah, ke depan program-program kreatif seperti ini akan terus konsisten kami jalankan agar hobi yang kita miliki bisa berbuah berkah dan bernilai pahala,” ujar Muhammad Ghufron Ketua BikersMU Chapters Kudus.
Perjalanan kebaikan tersebut berlanjut di Masjid Baitul Qodir, Kalikalong, Kabupaten Pati. Di lokasi itu, para bikers menyerahkan santunan dan paket sembako kepada anak-anak yatim piatu yang juga merupakan siswa berprestasi SD Muhammadiyah Kalikalong.
Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Kalikalong Makmun Gozali, Kepala Desa Kalikalong Sucipto, serta Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalikalong Soegiyanto turut memberikan apresiasi atas gerakan yang dinilai membawa manfaat langsung bagi warga.
Usai melaksanakan salat Dhuhur berjamaah, peserta mengikuti kajian keislaman yang disampaikan Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PDM Kudus, Abdul Wakhid, Kajian tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas komunitas dan hobi dapat berjalan beriringan dengan pembinaan spiritual.
Kegiatan kemudian dilanjutkan menuju kawasan pesisir Muria. Dalam perjalanan ini, rombongan mendapat dukungan dari BikersMu Chapter Pati yang membantu pengawalan jalur touring sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.
Selain menikmati keindahan kawasan Benteng Portugis dan Gua Manik di Jepara, para peserta juga melakukan tadabur alam sebagai bentuk refleksi dan rasa syukur atas kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.
Menariknya, Touring Dakwah Ring of Muria tidak berhenti pada kegiatan sosial dan wisata religi. Kegiatan ini juga membawa misi pengembangan jaringan dakwah dan penguatan komunitas BikersMu di wilayah Muria Raya, khususnya Kabupaten Jepara yang belum memiliki kepengurusan resmi.
Untuk mewujudkan hal tersebut, rombongan menggelar audiensi dengan Pemuda Muhammadiyah Jepara, Muhammadiyah Jepara, serta Lembaga Dakwah Khusus Muhammadiyah Jepara. Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan BikersMu dari Kudus, Pati, Demak, dan Yogyakarta.
Touring Dakwah Ring of Muria 2026 menjadi bukti bahwa komunitas motor tidak selalu identik dengan gaya hidup jalanan. Melalui kegiatan ini, BikersMu menunjukkan bahwa hobi berkendara dapat menjadi sarana berbagi, mempererat persaudaraan, sekaligus menyebarkan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat luas.
Penulis : Sindung
Editor : Sindung Perkasa












