Tak Pernah Utang, Pasangan Lansia di Pekalongan Tetap Dikejar Tagihan Rp10 Juta

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Operator DTSEN Desa Kayugeritan sekaligus Kadus Kayuan mendampingi Darmi (63) lansia korban pencoretan bansos lantaran terindikasi judol dan korban penyalahgunaan identitas kependudukan oleh terduga tetangganya hingga dikejar utang sedang memperlihatkan kartu KKS di rumahnya, Minggu (30/8/26).

Operator DTSEN Desa Kayugeritan sekaligus Kadus Kayuan mendampingi Darmi (63) lansia korban pencoretan bansos lantaran terindikasi judol dan korban penyalahgunaan identitas kependudukan oleh terduga tetangganya hingga dikejar utang sedang memperlihatkan kartu KKS di rumahnya, Minggu (30/8/26).

KANAL PEKALONGAN — Dayat (70) dan Darmi (63) korban pencoretan bansos lantaran terindikasi judi online tak pernah merasa mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan maupun perbankan. Namun, tagihan utang justru datang kepada pasangan lansia buta huruf warga Dusun Kayunan, Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

Pemerintah desa menemukan ada dua pinjaman menggunakan identitas Darmi. Nilainya masing-masing sekitar Rp5 juta atau total sekitar Rp10 juta.

Operator Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desa Kayugeritan sekaligus Kepala Dusun Kayunan, Neli Setyoningsih, mengatakan uang dari kedua pinjaman tersebut tidak digunakan oleh Darmi.

“Beliaunya tidak pernah pinjam atau menikmati uang tersebut karena pinjamannya itu dipakai oleh orang lain,” ungkap Neli kepada kanalplus.id, Minggu (30/8/2026).

Baca Juga :  Lutung Jawa 'Tersesat' ke Permukiman Pekalongan, Akhirnya Dilepasliarkan di Hutan Linggo Asri

Ironisnya, meski bukan pihak yang menikmati uang pinjaman, Darmi tetap menjadi nama yang tercatat sebagai peminjam. Penagihan bahkan disebut sempat datang ke desa.

“Iya, kemarin itu juga sempat ada penagihan ke sini,” ujarnya.

Hasil klarifikasi pemerintah desa mengarah kepada seorang tetangga Darmi yang diduga menggunakan identitas tersebut. Pihak desa menyebut orang itu telah diklarifikasi dan mengakui uang pinjaman digunakan olehnya.

“Kemarin itu sudah sempat kita klarifikasi ke pengurusnya bahwa memang betul itu uangnya dipinjam oleh orang tersebut,” terang Neli.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Soroti KTP Dipakai Judi Online, Bansos Warga Miskin Bisa Ikut Terdampak

Persoalan tersebut bermula ketika Darmi memberikan KTP dan KK kepada orang lain setelah dijanjikan imbalan sekitar Rp25 ribu.

Darmi yang tidak memahami urusan administrasi disebut tidak mengetahui bahwa identitasnya kemudian digunakan untuk keperluan pinjaman.

Kini dua pinjaman tersebut masih berjalan. Neli menyebut masing-masing pinjaman menggunakan skema hingga sekitar 50 kali angsuran, meski dia belum mengetahui secara pasti berapa cicilan yang tersisa.

Bagi pemerintah desa, kasus tersebut menjadi persoalan baru karena mereka harus membantu warga yang secara administrasi tercatat memiliki utang, tetapi mengaku tidak pernah menikmati uang pinjaman.

“Jadi kami belum ada solusinya,” kata Neli.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Mulus Depan Kantor Bupati Pekalongan Diaspal Ulang dengan Anggaran Rp755 Juta, Warga Mrepet Begini
Kasus Video Tak Senonoh Oknum Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan Tunggu Sanksi Berat
Pohon Pinus Tumbang Timpa Kabel Listrik, Nyaris Picu Kebakaran Hutan Petungkriyono
Buruh Serabutan di Pekalongan Disurati DJP soal Data Pembelian Rp1,7 Miliar, Pihak Desa Telusuri Kebenarannya
Kepala SD Negeri di Pekalongan Dicopot Usai Terbukti Mesum dengan Guru di Sekolah
Utang Pasangan Lansia Dayat-Darmi di Pekalongan Mulai Tuntas, Pinjaman Mekar dan BTPN Dilunasi
Pemkab Pekalongan Pastikan Utang Pasangan Lansia Dayat-Darmi Diselesaikan Kekeluargaan
Gubernur Jateng Soroti KTP Dipakai Judi Online, Bansos Warga Miskin Bisa Ikut Terdampak

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:41 WIB

Jalan Mulus Depan Kantor Bupati Pekalongan Diaspal Ulang dengan Anggaran Rp755 Juta, Warga Mrepet Begini

Senin, 7 September 2026 - 11:29 WIB

Kasus Video Tak Senonoh Oknum Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan Tunggu Sanksi Berat

Sabtu, 5 September 2026 - 09:30 WIB

Pohon Pinus Tumbang Timpa Kabel Listrik, Nyaris Picu Kebakaran Hutan Petungkriyono

Sabtu, 5 September 2026 - 08:57 WIB

Buruh Serabutan di Pekalongan Disurati DJP soal Data Pembelian Rp1,7 Miliar, Pihak Desa Telusuri Kebenarannya

Jumat, 4 September 2026 - 09:32 WIB

Kepala SD Negeri di Pekalongan Dicopot Usai Terbukti Mesum dengan Guru di Sekolah

Berita Terbaru