TEGAL, KANALPLUS.ID – Ribuan jamaah memadati kawasan Makam Mbah Adipati Bojong di Desa Sumbarang, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Senin (20/7/2026), untuk mengikuti pengajian umum dalam rangka Haul Mbah Adipati Bojong dan Haul Umum Desa Sumbarang. Di hadapan sekitar 1.000 jamaah, dai kondang KH Muhammad Muwafik atau Gus Muwafik mengajak masyarakat menjaga tradisi menghormati ulama dan leluhur di tengah derasnya arus perubahan zaman.
Dalam tausiyahnya, Gus Muwafik menegaskan bahwa tradisi haul bukan sekadar mengenang tokoh agama yang telah wafat, melainkan menjadi momentum memperkuat hubungan spiritual melalui doa sekaligus meneladani perjuangan para pendahulu.
Ia juga mengingatkan pentingnya menimba ilmu agama kepada ulama yang memiliki sanad keilmuan yang jelas agar ajaran Islam yang diterima tetap terjaga keasliannya.
Selain itu, Gus Muwafik mengajak para orang tua untuk terus membimbing generasi muda dengan nilai-nilai agama, menghormati guru, serta menjaga adab sebagai bekal menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Pengajian turut menghadirkan KH Sayid Zulfikar As Syaibani dari Jawa Timur. Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat juga hadir, di antaranya Camat Jatinegara M. Sugeng yang mewakili Bupati Tegal, Kapolsek Jatinegara IPTU Marsono, Danramil Jatinegara Letda Sartimin Eko P., Pengasuh Ponpes Al-Adalah Padasari KH Tasripin Salim, Kepala Desa Sumbarang Syarifah Fadlun, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Besarnya jumlah jamaah membuat aparat keamanan menerjunkan personel gabungan untuk mengatur jalannya kegiatan. Pengamanan dilakukan oleh anggota Polsek Jatinegara, Koramil, Banser, dan Linmas yang ditempatkan di area pengajian, akses keluar masuk jamaah, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengatakan kehadiran aparat bertujuan memastikan masyarakat dapat mengikuti rangkaian pengajian dengan aman dan nyaman.
“Pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib dan masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk melalui sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Kapolsek Jatinegara IPTU Marsono menambahkan pola pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami bersinergi dengan Koramil, Banser, Linmas, dan panitia. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan jamaah dapat mengikuti pengajian hingga selesai dengan nyaman,” katanya.
Rangkaian Haul Mbah Adipati Bojong pun berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Tradisi tahunan tersebut kembali menjadi ajang silaturahmi masyarakat sekaligus ruang memperkuat nilai-nilai keagamaan melalui tausiyah yang disampaikan para ulama.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













