Produktivitas Kebun Menurun, DKPP Pekalongan Ajak Petani Segera Remajakan Tebu Lewat Program Bongkar Ratoon 2026

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pemerintah Kabupaten Pekalongan mempercepat program peremajaan kebun melalui Program Bongkar Ratoon Tebu 2026 dan bantuan bibit kepada petani, Selasa (14/7/26). Foto : Ilustrasi AI

Pemerintah Kabupaten Pekalongan mempercepat program peremajaan kebun melalui Program Bongkar Ratoon Tebu 2026 dan bantuan bibit kepada petani, Selasa (14/7/26). Foto : Ilustrasi AI

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Banyaknya tanaman tebu yang mulai menua dan mengalami penurunan hasil panen mendorong Pemerintah Kabupaten Pekalongan mempercepat program peremajaan kebun. Melalui Program Bongkar Ratoon Tebu 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan menyalurkan bantuan bibit dan biaya pengolahan lahan agar produktivitas petani kembali meningkat.

Kepala DKPP Kabupaten Pekalongan, Yudi Himawan, mengatakan program tersebut ditujukan bagi pekebun yang memiliki lahan tebu siap dibongkar atau diremajakan karena hasil produksinya sudah tidak optimal.

Menurutnya, peremajaan tanaman menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kembali produktivitas tebu sekaligus mendukung upaya pemerintah mencapai swasembada gula nasional.

“Dalam Program Bongkar Ratoon Tebu Tahun 2026, pemerintah memberikan bantuan berupa 60.000 mata tunas bibit tebu per hektare dan biaya garap sebesar 40 Hari Orang Kerja (HOK) per hektare. Harapannya, bantuan ini mampu meningkatkan produktivitas kebun petani,” kata Yudi, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga :  Abrasi Terus Menggerus Pantai Pekalongan, Ribuan Mangrove Ditanam Jadi Benteng Alami

Ia menjelaskan, bantuan tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi beban biaya yang harus ditanggung petani saat melakukan peremajaan lahan, tetapi juga mendorong penggunaan bibit yang lebih baik sehingga hasil panen dapat meningkat.

DKPP menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon penerima bantuan. Di antaranya memiliki lahan tebu yang siap dibongkar, luas lahan maksimal lima hektare, melampirkan KTP, serta bukti kepemilikan maupun surat sewa lahan. Program ini hanya diperuntukkan bagi pekebun tebu yang berada di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Yudi menegaskan bantuan yang diberikan pemerintah tidak boleh diperjualbelikan. Seluruh penerima juga diwajibkan mengikuti mekanisme pelaksanaan serta pendampingan yang telah disiapkan pemerintah.

Baca Juga :  Balon Udara Berpetasan Nyaris Ganggu Pasokan Listrik, Laporan Warga Selamatkan Jaringan SUTET di Pekalongan

“Pendampingan menjadi bagian penting dalam program ini agar bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan mampu meningkatkan produksi tebu di tingkat petani,” ujarnya.

Untuk memperluas jangkauan program, DKPP mengimbau petani yang berminat segera berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) atau Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di wilayah masing-masing. Selain memperoleh informasi teknis, petani juga dapat mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan sesuai persyaratan yang berlaku.

Melalui program peremajaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap kebun-kebun tebu yang selama ini mengalami penurunan produktivitas dapat kembali menghasilkan panen yang optimal. Peningkatan produksi di tingkat petani diharapkan tidak hanya memperkuat sektor perkebunan daerah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan berkontribusi terhadap target swasembada gula nasional.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Mulus Depan Kantor Bupati Pekalongan Diaspal Ulang dengan Anggaran Rp755 Juta, Warga Mrepet Begini
Kasus Video Tak Senonoh Oknum Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan Tunggu Sanksi Berat
Pohon Pinus Tumbang Timpa Kabel Listrik, Nyaris Picu Kebakaran Hutan Petungkriyono
Buruh Serabutan di Pekalongan Disurati DJP soal Data Pembelian Rp1,7 Miliar, Pihak Desa Telusuri Kebenarannya
Kepala SD Negeri di Pekalongan Dicopot Usai Terbukti Mesum dengan Guru di Sekolah
Utang Pasangan Lansia Dayat-Darmi di Pekalongan Mulai Tuntas, Pinjaman Mekar dan BTPN Dilunasi
Pemkab Pekalongan Pastikan Utang Pasangan Lansia Dayat-Darmi Diselesaikan Kekeluargaan
Gubernur Jateng Soroti KTP Dipakai Judi Online, Bansos Warga Miskin Bisa Ikut Terdampak

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:41 WIB

Jalan Mulus Depan Kantor Bupati Pekalongan Diaspal Ulang dengan Anggaran Rp755 Juta, Warga Mrepet Begini

Senin, 7 September 2026 - 11:29 WIB

Kasus Video Tak Senonoh Oknum Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan Tunggu Sanksi Berat

Sabtu, 5 September 2026 - 09:30 WIB

Pohon Pinus Tumbang Timpa Kabel Listrik, Nyaris Picu Kebakaran Hutan Petungkriyono

Sabtu, 5 September 2026 - 08:57 WIB

Buruh Serabutan di Pekalongan Disurati DJP soal Data Pembelian Rp1,7 Miliar, Pihak Desa Telusuri Kebenarannya

Jumat, 4 September 2026 - 09:32 WIB

Kepala SD Negeri di Pekalongan Dicopot Usai Terbukti Mesum dengan Guru di Sekolah

Berita Terbaru