Polisi Arahkan Truk Besar Masuk Tol untuk Kurangi Risiko Kecelakaan di Pantura

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota Satlantas Polres Batang memberikan imbauan terhadap pengemudi truk agar masuk tol dan menghindari jalur kota untuk menghindari potensi adanya kecelakaan, Selasa (19/5/26). Foto : Istimewa

Anggota Satlantas Polres Batang memberikan imbauan terhadap pengemudi truk agar masuk tol dan menghindari jalur kota untuk menghindari potensi adanya kecelakaan, Selasa (19/5/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Kepolisian mulai memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat yang melintas di jalur Pantura wilayah Batang hingga Pekalongan. Kendaraan sumbu tiga ke atas kini kembali diarahkan masuk ke Jalan Tol Batang–Semarang melalui Gerbang Tol Kandeman guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang berujung fatal.

Langkah tersebut dilakukan menyusul masih tingginya risiko kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar di jalur nasional Pantura, khususnya di wilayah Kota Pekalongan.

Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, mengatakan kebijakan pengalihan kendaraan berat ke jalur tol merupakan tindak lanjut hasil analisa dan evaluasi dari Korlantas Polri terkait situasi keselamatan lalu lintas di kawasan tersebut.

“Saat ini kami sedang melaksanakan kegiatan imbauan secara terus menerus, khususnya kepada pengendara kendaraan sumbu 3 ke atas,” ujar AKP Eka Hendra Ardiansyah, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga :  KAI Perketat Pengamanan Jalur KA Saat Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Maulid di Pekalongan

Menurutnya, kendaraan besar dari arah timur menuju barat diminta masuk melalui Gerbang Tol Kandeman, Kabupaten Batang, lalu keluar di akses tol wilayah Pemalang.

Pengalihan itu dinilai penting untuk mengurangi kepadatan kendaraan berat di jalur Pantura yang selama ini menjadi salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas.

“Hal ini didasari hasil anev situasi kamtibmas, mengingat di wilayah Kota Pekalongan tingkat fatalitas yang diakibatkan kendaraan sumbu 3 cukup tinggi,” jelasnya.

Ia menyebut kebijakan tersebut sebenarnya telah diberlakukan sejak beberapa pekan terakhir. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan sejumlah kendaraan berat yang tetap memilih melintas di jalur Pantura.

Baca Juga :  Tiga Daerah di Eks Karesidenan Pekalongan Keluar dari Status UHC Prioritas, Kepatuhan Iuran Peserta Mandiri Jadi Sorotan

Karena itu, Satlantas Polres Batang kini kembali mengintensifkan sosialisasi dan pengawasan di lapangan agar para pengemudi truk maupun perusahaan angkutan lebih disiplin menggunakan jalur tol.

Selain memberikan imbauan langsung kepada pengendara, petugas juga melakukan pemantauan di titik-titik akses menuju gerbang tol untuk memastikan kendaraan berat memanfaatkan jalur yang telah ditentukan.

AKP Eka menegaskan langkah tersebut bukan semata pengaturan lalu lintas, tetapi juga bagian dari upaya melindungi pengguna jalan lain dari potensi kecelakaan yang melibatkan kendaraan bertonase besar.

“Kami menghimbau kepada para pengelola maupun pemilik kendaraan sumbu 3 untuk menggunakan jalur tol, khususnya masuk dari Kandeman dan keluar di wilayah Pemalang,” pungkasnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan
Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado
Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir
Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji
Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta
BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang
Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan
Kurangi Biaya Operasional Melaut, Puluhan Nelayan Roban Barat Batang Dilatih Perbaiki Mesin Perahu

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta

Berita Terbaru

Kesibukan kru dalam produksi film di sebuah studio besar. Foto: Ilustrasi AI

Hiburan

10 Pusat Produksi Film Terbesar Dunia

Selasa, 27 Okt 2026 - 06:10 WIB