TEGAL, KANALPLUS.ID – Peran Bank Indonesia tak hanya sebatas menjaga stabilitas ekonomi. Di Kota Tegal, kehadirannya justru ikut membentuk generasi muda berprestasi melalui berbagai program pendidikan dan literasi.
Komitmen itu mendapat pengakuan dari Pemerintah Kota Tegal yang memberikan penghargaan kepada Kantor Perwakilan (KPw) BI Tegal dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, kepada Kepala KPw BI Tegal, Bimala, di Pendopo Ki Gede Sebayu, Sabtu (2/5/2026).
Bagi Pemkot Tegal, kontribusi BI Tegal dinilai nyata dan berkelanjutan, terutama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan prestasi pelajar.
“Penghargaan ini diharapkan bisa memotivasi seluruh insan pendidikan untuk terus berprestasi,” ujar Dedy Yon.
Berbeda dari peran konvensionalnya, BI Tegal aktif masuk ke ruang-ruang pendidikan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah integrasi materi kebanksentralan dan program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah ke dalam kurikulum sekolah.
Tak hanya itu, upaya inklusivitas juga diperluas melalui penyediaan bahan ajar berbasis braille, sehingga akses pendidikan keuangan dapat dirasakan oleh seluruh kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
Kepala KPw BI Tegal, Bimala, menegaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, khususnya sektor pendidikan.
“Kami terus mendorong literasi ekonomi dan keuangan, baik melalui kurikulum maupun kegiatan seperti Tegal Education Fair yang rutin digelar bersama dinas pendidikan,” jelasnya. Ok
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal, Dewi Umaroh, menilai kontribusi BI Tegal bukanlah hal baru. Sinergi tersebut telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir dan menunjukkan konsistensi dalam mendukung pengembangan talenta siswa.
“BI Tegal bukan hanya hadir sesaat, tetapi terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Kota Tegal,” ujarnya.
Penghargaan ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan pendidikan berkualitas. Di Tegal, peran bank sentral pun meluas—tak hanya menjaga rupiah, tetapi juga ikut membangun masa depan generasi muda.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD









