Tegal – Momen haru terjadi dalam Wisuda Kedua TMU di Hotel Grand Dian Slawi, Rabu (10/12/2025). Izah Mulyani, mahasiswa D3 Kebidanan, menyampaikan pidato yang mengisahkan perjuangan hidupnya dari keluarga sederhana hingga meraih gelar akademik.
Izah adalah anak dari penjual ikan keliling dan ibu rumah tangga di Desa Tembok Luwung, Adiwerna. “Saya berdiri di sini bukan karena saya hebat, tapi karena Allah SWT yang berkehendak,” ujarnya dengan suara bergetar.
Perjalanan Izah penuh liku. Ia sempat gagal masuk perguruan tinggi negeri, namun berkat jalur beasiswa LAZISMU, ia berhasil kuliah di TMU dan kini menjadi lulusan terbaik.
Dalam pidatonya, Izah menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tua, dosen, dan pihak kampus yang mendukungnya. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja keras bersama.
Izah juga berbagi pengalaman praktik kebidanan yang menuntut empati dan profesionalisme. “Tempat praktik adalah tempat belajar yang sesungguhnya,” katanya.
Wisuda ini menjadi bukti bahwa TMU bukan hanya mencetak lulusan, tetapi juga mengubah kehidupan melalui pendidikan dan kesempatan.
Penulis : Humas & Admisi TMU









