KANAL KOTA – Pemerintah Kota Pekalongan merombak sejumlah posisi jabatan di lingkungan birokrasi menyusul sejumlah pejabat yang memasuki masa pensiun pada awal November 2026. Salah satu posisi strategis yang kini terisi yakni Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, melantik Sri Budi Santoso untuk mengisi jabatan tersebut dalam rangkaian pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional di Aula Kantor BPKAD Kota Pekalongan, Senin (2/11/2026).
Pengisian jabatan ini menjadi bagian dari penataan organisasi setelah sejumlah pejabat sebelumnya memasuki masa purna tugas per 1 November 2026.
Wali Kota yang akrab disapa Aaf itu mengatakan, pergantian pejabat bukan sekadar mengisi posisi yang kosong. Setiap pejabat yang mendapat tugas baru harus mampu memahami tanggung jawabnya, menyusun program, serta memastikan kebijakan yang dibuat tidak hanya berorientasi pada kebutuhan jangka pendek.
Menurutnya, perencanaan pemerintahan harus mempertimbangkan kondisi riil di lapangan dan masukan dari berbagai pihak agar kebijakan yang diambil bisa menjawab kebutuhan masyarakat.
Aaf juga mengingatkan para pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak hanya terpaku pada pekerjaan rutin. Mereka dituntut mampu merespons persoalan masyarakat yang bisa muncul sewaktu-waktu, terlebih di tengah tantangan pemerintahan dan penyesuaian anggaran transfer ke daerah (TKD).
“Menjadi ASN merupakan amanah besar. Kita harus siap 7 kali 24 jam untuk menghadapi berbagai persoalan yang ada di masyarakat. Karena itu, saya meminta seluruh pejabat dan ASN agar selalu berhati-hati, disiplin, responsif, serta bekerja sesuai aturan dan SOP yang berlaku,” kata Aaf.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Rusmani Budiharjo, mengatakan terdapat 30 ASN yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional.
Selain itu, Pemkot Pekalongan juga melakukan pengisian sejumlah jabatan kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP. Dalam kesempatan yang sama, seorang ASN mengikuti pengambilan sumpah sebagai PNS, sedangkan dua orang menerima surat keputusan (SK) CPNS.
Didik, sapaan Rusmani Budiharjo, menjelaskan bahwa pengisian jabatan kali ini juga memanfaatkan sistem manajemen talenta. Melalui sistem tersebut, penempatan pegawai mempertimbangkan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
“Alhamdulillah, kali ini jabatan Asisten Administrasi Umum Setda yang sebelumnya kosong karena pejabat lama memasuki masa purna tugas sudah dapat terisi. Kita juga sudah menerapkan manajemen talenta sehingga proses penempatan pegawai dapat berlangsung lebih efisien dan efektif, dengan mempertimbangkan kompetensi serta kebutuhan organisasi,” jelasnya.
Selain Sri Budi Santoso sebagai Asisten Administrasi Umum Setda, sejumlah posisi lain juga mengalami pergantian. Pada jabatan administrator, M. Wahyu dipercaya menjadi Kepala Bidang Perindustrian Dinperinaker Kota Pekalongan.
Adapun pada jabatan pengawas, Khamim ditugaskan sebagai Lurah Tirto dan Iwan Setyoko sebagai Lurah Gamer. Sementara Erwidya Agustina menjadi Kasi Pertanahan Dinperkim, Ageng Dwi Haryanti sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Ketenteraman, dan Ketertiban Umum Kelurahan Pasirkraton Kramat.
Selanjutnya, Rico Candra Pranata dipercaya sebagai Kasi Pemerintahan dan Pembangunan Kelurahan Kandang Panjang, Ungguh Hendriyatmo sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Ketenteraman, dan Ketertiban Umum Kelurahan Tirto, serta Titi Tri Nurhaju sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Pekalongan Timur.
Pada jabatan fungsional, Wardhani dilantik sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda pada Dinas Kesehatan Kota Pekalongan.
Perubahan juga menyasar sektor pendidikan. Sejumlah guru mendapat penugasan sebagai kepala sekolah, yakni Walinah sebagai Kepala SDN Degayu 01, Hikmarullaila sebagai Kepala SDN Kuripan Kidul 02, Achmad Sugeng sebagai Kepala SDN Kuripan 01, Iwan Oktavianto sebagai Kepala SDN Kramatsari 01, Desi Aryanti sebagai Kepala SMP Negeri 1, Musriyatun sebagai Kepala SMP Negeri 14, Siti Hanifah sebagai Kepala SDN Medono 08, serta Suyanto sebagai Kepala SDN Sapuro 05.
Sementara itu, Feri Septiawan mengikuti pengambilan sumpah sebagai PNS. Adapun SK CPNS diserahkan kepada Bagas Adi Purwanto dan Faiq Syafrie Bachtiar.
Didik berharap penataan jabatan tersebut dapat memperjelas pembagian tugas sekaligus memperkuat kinerja organisasi pemerintahan, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












