KANAL PERISTIWA – Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Api terlihat membakar sejumlah titik di area gunungan sampah sehingga membutuhkan pengerahan banyak armada pemadam kebakaran dari sejumlah daerah.
Sedikitnya dua armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pekalongan, satu armada Damkar Kabupaten Pekalongan dan satu armada Damkar Kabupaten Batang diterjunkan untuk menjinakkan api.
Upaya pemadaman juga melibatkan BPBD, Kodim, serta kepolisian yang mengerahkan mobil water cannon. Sementara itu, PDAM Kota Pekalongan turut membantu dengan mengirimkan satu armada pengangkut air untuk memasok kebutuhan pemadaman.
Meski melibatkan banyak unsur, petugas menghadapi kendala dalam menjangkau sejumlah titik api. Lokasi kebakaran yang berada di antara gunungan sampah membuat jangkauan selang pemadam tidak mampu mencapai seluruh area yang terbakar, terutama titik terjauh dari sumber air.
Camat Pekalongan Timur, Ainur Rofiq, mengatakan api di kawasan TPA sebenarnya sudah berhasil dikendalikan di sejumlah bagian. Namun, pemadaman belum sepenuhnya tuntas karena masih terdapat titik panas di dalam tumpukan sampah.
“Kalau kita lihat dari peristiwa yang ada, memang kondisi TPA saat ini terbakar, cuma berhasil dipadamkan walaupun belum tuntas,” kata Ainur saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (1/11/2026).
Menurutnya, karakteristik medan berupa gunungan sampah menjadi salah satu tantangan utama petugas. Api yang terlihat sudah padam di permukaan belum tentu benar-benar mati karena masih terdapat panas di bagian bawah tumpukan.
Kalau kita lihat dari peristiwa yang ada, memang kondisi TPA saat ini terbakar, cuma berhasil dipadamkan walaupun belum tuntas,” kata Ainur saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurutnya, karakteristik medan berupa gunungan sampah menjadi salah satu tantangan utama petugas. Api yang terlihat sudah padam di permukaan belum tentu benar-benar mati karena masih terdapat panas di bagian bawah tumpukan.
“Medannya memang medan sampah, sehingga keterjangkauan alat pemadam ini yang perlu diperhatikan. Kadang kala ketika api padam, bawahnya ini masih ada panasnya, sehingga belum padam secara sempurna,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat petugas harus terus melakukan penyiraman dan memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh petugas damkar lintas daerah dan unsur terkait lainnya.
Terkait penyebab kebakaran, Ainur mengaku belum memperoleh informasi pasti. Pihaknya masih akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengetahui sumber munculnya api.
“Sementara belum mengetahui penyebabnya, tapi akan kita koordinasikan segera,” ujarnya.
Ainur juga menyebut kebakaran di TPA tersebut menjadi kejadian yang baru pertama kali diketahuinya selama bertugas di wilayah Pekalongan Utara. Sementara itu, luas area gunungan sampah yang terbakar masih belum dapat dipastikan karena petugas belum melakukan penghitungan.
Hingga proses pemadaman berlangsung, petugas dari berbagai unsur masih berupaya menjinakkan api sekaligus mencegah kobaran merembet ke bagian lain di kawasan TPA Degayu.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












