KANAL PERISTIWA – Samsul Askia (24), warga Desa Walangsanga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia tenggelam setelah terseret arus saat berenang di Kedung Bokor, aliran Sungai Sikasur, Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Sabtu (5/9/2026).
Korban sempat berusaha diselamatkan dua temannya dengan meraih tangan. Namun, derasnya arus membuat mereka kehabisan tenaga hingga akhirnya Samsul terseret ke bagian bawah kedung dan tenggelam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Sehari sebelumnya, Jumat (4/9/2026) sore, Samsul bersama tiga temannya datang ke Kedung Bokor untuk berkemah dan memancing.
Mereka kemudian mendirikan tenda di atas bebatuan di sisi utara kedung dan bermalam di lokasi.
Sabtu pagi, Samsul bersama dua temannya, Irfan dan Billy Andika, mandi sambil berenang di Kedung Bokor. Sementara satu teman lainnya, Ali Munawir, memilih mandi di bagian yang lebih dangkal karena tidak bisa berenang.
Saat berenang, Samsul tiba-tiba terseret arus ke bagian bawah kedung. Kedua temannya sempat meraih tangan korban dan berusaha menariknya.
Namun, derasnya arus membuat mereka tidak mampu mempertahankan pegangan. Setelah kehabisan tenaga, kedua teman korban naik ke permukaan, sedangkan Samsul kembali terseret ke bawah dan tidak muncul lagi.
Teman-teman korban kemudian berteriak meminta pertolongan hingga warga sekitar berdatangan. Laporan kejadian tersebut diterima Polsek Belik sekitar pukul 10.15 WIB.
Petugas kepolisian bersama tim gabungan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pencarian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang Agus Ikmaludin mengatakan, pencarian terhadap korban juga melibatkan USS Basarnas.
“Tim gabungan dari beberapa unsur seperti Basarnas, BPBD, Polisi, PMI, Pemalang Rescue, MDMC, ORARI, TNI Komcad, Pemdes setempat dan warga,” ungkap Agus dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Agus, pencarian akhirnya membuahkan hasil. Tim penyelam USS Basarnas menemukan korban sekitar pukul 11.30 WIB.
“Korban ditemukan oleh tim penyelam USS Basarnas dalam kondisi sudah meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke RS Muhammadiyah Mardhatillah untuk pemeriksaan dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Kedung Bokor lokasi kejadian diperkirakan memiliki kedalaman sekitar delapan meter. Derasnya arus di lokasi membuat proses pencarian korban membutuhkan penyelaman.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













