14 Tahun Rusak, Jalan Penghubung di Welahan Akhirnya Mulai Berubah, Progres Pembangunan Tembus 60 Persen

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Setelah hampir 14 tahun mengalami kerusakan, ruas Jalan Gidanglo–Guwosobokerto kini memasuki tahap pembangunan dengan progres mencapai 60,61 persen, Rabu (15/7/26). Foto : Istimewa

Setelah hampir 14 tahun mengalami kerusakan, ruas Jalan Gidanglo–Guwosobokerto kini memasuki tahap pembangunan dengan progres mencapai 60,61 persen, Rabu (15/7/26). Foto : Istimewa

JEPARA, KANALPLUS.ID – Penantian panjang warga Kecamatan Welahan untuk menikmati jalan yang layak mulai menemukan titik terang. Setelah hampir 14 tahun mengalami kerusakan, ruas Jalan Gidanglo–Guwosobokerto kini memasuki tahap pembangunan dengan progres mencapai 60,61 persen.

Ruas jalan yang menjadi penghubung penting di kawasan perbatasan Kabupaten Jepara dan Demak itu selama bertahun-tahun dikeluhkan warga karena kondisinya menghambat aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan pelajar menuju sekolah hingga distribusi hasil panen petani.

Camat Welahan, Suhadi, mengatakan kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan menyeluruh.

“Jalan ini sudah hampir 14 tahun mengalami kerusakan. Padahal menjadi akses penting bagi masyarakat untuk membawa hasil pertanian dan juga dilalui anak-anak sekolah setiap hari,” katanya, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Penghubung Jepara-Demak Hampir Separuh Rampung, Akses Distribusi Barang Diproyeksi Makin Lancar

Menurutnya, proses betonisasi yang kini berjalan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga akses transportasi kembali lancar dan lebih aman dilalui.

Pembangunan Jalan Gidanglo–Guwosobokerto menjadi salah satu dari 60 proyek infrastruktur yang dikerjakan Pemerintah Kabupaten Jepara pada 2026. Untuk seluruh paket pembangunan tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp210 miliar.

Khusus ruas Gidanglo–Guwosobokerto, proyek dikerjakan dengan nilai kontrak Rp1,28 miliar. Pekerjaan dimulai sejak 10 Juni 2026 dengan target penyelesaian pada 6 Oktober 2026 atau selama 119 hari kalender.

Selain memperbaiki akses transportasi warga, jalan tersebut dinilai memiliki potensi lain. Hamparan persawahan di sepanjang jalur membuat kawasan itu memiliki panorama yang asri dan berpeluang berkembang menjadi ruang aktivitas masyarakat, seperti olahraga maupun wisata lokal berbasis alam.

Baca Juga :  Polda Jateng Ubah 22 Pimpinan Sekaligus, Sejumlah Polres Strategis di Pantura Berganti Komando

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan pembangunan infrastruktur dilakukan sebagai respons atas berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui musyawarah perencanaan pembangunan, program Bupati Ngantor di Desa, hingga berbagai masukan melalui media sosial.

Menurutnya, perbaikan jalan diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian dan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Welahan.

Dengan progres yang telah melampaui 60 persen, warga kini berharap jalan yang selama belasan tahun menjadi keluhan itu dapat segera difungsikan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi mobilitas maupun perekonomian di wilayah tersebut.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi
Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga
Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan
Pemuda Depresi Naik Menara BTS di Cilacap, Tim SAR Bujuk Pakai Rokok dan Makanan
Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi

Senin, 28 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 07:34 WIB

SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga

Selasa, 15 September 2026 - 06:10 WIB

Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan

Berita Terbaru