Tagih Cicilan Rp50 Ribu, Pegawai Koperasi Disabet Pedang Nasabah di Klaten

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Penagihan cicilan angsuran berujung serangan senjata tajam terjadi di Kabupaten Klaten, Kamis (23/7/26). Foto : Ilustrasi AI

Penagihan cicilan angsuran berujung serangan senjata tajam terjadi di Kabupaten Klaten, Kamis (23/7/26). Foto : Ilustrasi AI

KLATEN, KANALPLUS.ID – Penagihan cicilan senilai Rp50 ribu berujung aksi kekerasan terjadi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Seorang pegawai koperasi harus dilarikan setelah diserang menggunakan pedang saat mendatangi rumah nasabah yang menunggak pembayaran.

Peristiwa itu terjadi di rumah pelaku berinisial W, di Desa Karanglo, Kecamatan Klaten Selatan, Selasa (21/7) sekitar pukul 13.15 WIB.

Korban, TS (25), datang bersama rekannya untuk menagih angsuran kepada istri pelaku yang berinisial P. Saat tiba, korban sempat menunggu di ruang tamu karena petugas koperasi lain masih lebih dulu melayani penagihan kepada P.

Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto menjelaskan, setelah petugas sebelumnya selesai, korban kemudian meminta pembayaran angsuran yang jatuh tempo sebesar Rp50 ribu.

Baca Juga :  Bantu Warga Hadapi Kekeringan, PLN Indonesia Power Salurkan Sarana Air Bersih di Banjarnegara

Namun, P mengaku belum memiliki uang dan meminta pembayaran ditunda hingga pekan depan.

“Istri pelaku tetap bersikeras akan melunasi pinjaman uangnya minggu depan,” kata Suwoto, Kamis (23/7/2026).

Pembicaraan mengenai pembayaran utang berlangsung cukup alot hingga akhirnya terdengar oleh W yang berada di dalam rumah.

Pelaku kemudian keluar untuk menanyakan keributan tersebut sebelum kembali masuk ke dalam rumah. Tak lama berselang, ia muncul sambil membawa sebilah pedang.

“Pelaku keluar membawa pedang lalu langsung mengayunkannya ke arah kepala korban,” ujar Suwoto.

Korban berusaha menyelamatkan diri dengan menangkis serangan menggunakan tangan kirinya. Dalam kondisi terluka, korban bahkan sempat merebut pedang dari tangan pelaku menggunakan tangan kanannya.

Baca Juga :  Trans Jateng Masuk Batang 2028, Pekerja KITB dan Wisatawan Bakal Terhubung Shuttle Khusus

Melihat kejadian itu, rekan korban melemparkan kursi ke arah pelaku untuk mengalihkan perhatian. Kesempatan tersebut dimanfaatkan korban untuk melarikan diri sambil membawa pedang yang berhasil direbut.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka sayat pada jari telunjuk, jari tengah, dan jari kelingking tangan kanan serta luka sobek di telapak tangan kiri.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Klaten. Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Iya, pelaku sudah diamankan. Kasusnya masih kami dalami,” tegas Suwoto.

Polisi kini masih menyelidiki motif pelaku melakukan penyerangan, termasuk mendalami kronologi lengkap yang menyebabkan penagihan utang bernilai puluhan ribu rupiah berubah menjadi aksi pembacokan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi
Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga
Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan
Pemuda Depresi Naik Menara BTS di Cilacap, Tim SAR Bujuk Pakai Rokok dan Makanan
Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi

Senin, 28 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 07:34 WIB

SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga

Selasa, 15 September 2026 - 06:10 WIB

Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan

Berita Terbaru