Sudah Lewati Enam Negara, Pesepeda Keliling Asia Asal Iran Ini Justru Jatuh Hati pada Keramahan Warga Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Memiliki paras yang cantik, pesepeda keliling Asia asal Iran Arezoo Eskandaria langsung dikerubuti warga yang ingin berfoto bersama saat tiba di Kabupaten Pemalang, Minggu (21/6/26).

Memiliki paras yang cantik, pesepeda keliling Asia asal Iran Arezoo Eskandaria langsung dikerubuti warga yang ingin berfoto bersama saat tiba di Kabupaten Pemalang, Minggu (21/6/26).

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Dari China hingga Malaysia, Arezoo Eskandari telah mengayuh sepeda melintasi ribuan kilometer dan bertemu ribuan orang selama tujuh bulan perjalanan keliling Asia. Namun di antara enam negara yang telah ia kunjungi, Indonesia meninggalkan kesan yang paling kuat di hatinya.

Perempuan asal Kota Teheran berusia 35 tahun itu bahkan tanpa ragu menyebut Indonesia sebagai negara favoritnya selama perjalanan lintas benua yang masih akan terus berlanjut hingga satu tahun ke depan.

“Sudah enam negara yang saya lewati sejauh ini, tetapi negara terbaik bagi saya adalah Indonesia karena masyarakatnya sangat hangat, ramah, dan penuh keramahan,” ujar Arezoo saat singgah di Kabupaten Pemalang, Minggu (21/6/2026).

Sebelum memasuki Indonesia, Arezoo telah melintasi China, Vietnam, Laos, Thailand, dan Malaysia. Meski setiap negara memiliki keunikan tersendiri, pengalaman yang ia rasakan di Indonesia dinilai berbeda.

Baca Juga :  Satu Keluarga Lolos dari Maut Saat Batu Raksasa Hantam Rumah di Watukumpul Pemalang

Menurutnya, hampir di setiap tempat yang disinggahi, warga menyambutnya dengan senyum, sapaan, hingga rasa ingin tahu yang tulus terhadap perjalanan yang sedang ia jalani.

Perjalanan dari Jakarta menuju Jawa Tengah menjadi salah satu bagian yang paling berkesan. Bukan karena medan yang dilalui, melainkan interaksi yang terjalin dengan masyarakat di sepanjang jalan.

“Saya sangat menyukai orang Indonesia,” katanya singkat.

Kehadiran Arezoo di Pemalang pun langsung menarik perhatian masyarakat. Saat menghadiri kegiatan Car Free Day di kawasan City Walk, ia disambut ratusan pesepeda dan warga yang penasaran dengan kisah perjalanan perempuan asal Timur Tengah tersebut.

Baca Juga :  Terpilih dari 15 Ribu Pelajar SMK, 160 Siswa Batang Rampungkan Program PRIMA di KEK Industropolis

Banyak peserta memanfaatkan kesempatan untuk berfoto bersama maupun berbincang mengenai pengalamannya mengayuh sepeda melintasi berbagai negara.

Arezoo diketahui tengah menjalankan misi perjalanan keliling Asia sekaligus menyebarkan pesan perdamaian antarbangsa. Perjalanan yang dimulainya dari China itu masih akan berlanjut ke Bali sebelum ia melintasi India, Nepal, Pakistan, Tajikistan, Kirgistan, dan akhirnya kembali ke Iran melalui Turki.

Di tengah perjalanan panjang yang masih menanti, Indonesia tampaknya telah menjadi salah satu titik persinggahan yang paling sulit ia lupakan. Bukan karena destinasi wisatanya, melainkan karena keramahan masyarakat yang membuatnya merasa diterima layaknya di rumah sendiri.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri
Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah
Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar
Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut
Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi
Jateng Sumbang 15,6 Persen Gabah Nasional, Ahmad Luthfi Ingatkan Sawah Jangan Beralih Fungsi
Temuan Benda Mirip Belatung, MBG di SMA Negeri 1 Belik Pemalang Dihentikan Sementara
Ogoh-ogoh Mirip Bupati Pemalang Nonaktif Diubah, Camat Pulosari Bantah Melarang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:40 WIB

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri

Kamis, 3 September 2026 - 11:48 WIB

Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 10:57 WIB

Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut

Kamis, 3 September 2026 - 10:32 WIB

Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi

Berita Terbaru

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB

Kolaborasi PLTU Batang dan DLHK Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove di Desa Denasri Kulon, Kamis (15/10/26). Foto: Istumewa

Batang

BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:21 WIB

Wakil Wali Kota Pekalongan Balqis Diab mengajak pelaku usaha batik untuk memperkuat digital marketing, Kamis (15/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan

Kota Pekalongan

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:17 WIB