Polisi dan BPBD Kota Pekalongan Evakuasi Jasad Tanpa Identitas Dari Areal Tambak

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 22:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Polisi dan relawan BPBD Kota Pekalongan mengevakuasi jasad tanpa identitas dari areal tambak di wilayah Slamaran, Rabu (22/4/26).

Polisi dan relawan BPBD Kota Pekalongan mengevakuasi jasad tanpa identitas dari areal tambak di wilayah Slamaran, Rabu (22/4/26).

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID — Polisi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengevakuasi sosok jasad tanpa identias dari areal tambak yang jauh dari pemukiman di wilayah Slamaran.

Proses evakuasi melibatkan tim gabungan lantaran selain lokasi ditemukan jasad korban jauh dari pemukiman, juga kondisi areal tambak gelap gulita sehingga membutuhkan penerangan khusus .

Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Miyardi menjelaskan, penemuan tersebut bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya sosok yang diduga tenggelam di area tambak.

“Awalnya ada laporan dari masyarakat bahwa ditemukan seseorang yang diduga tenggelam di tambak. Lokasinya cukup jauh di dalam, sehingga proses evakuasi membutuhkan bantuan tim gabungan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga :  Relindo Batang Akhirnya Punya Ambulans Sendiri, Gratis untuk Warga yang Membutuhkan

Polisi menduga jasad tersebut merupakan seorang kakek warga Kelurahan Krapyak yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya. Korban pergi dari rumah sejak tiga hari lalu.

Laporan kehilangan itu masuk ke Polsek Pekalongan Utara pada Senin 21 April 2026, setelah keluarga tidak mendapat kabar sejak korban meninggalkan rumah pada Minggu 20 April 2026.

“Informasi dari keluarga, korban ini sudah sepuh dan diduga mengalami pikun. Sejak pergi dari rumah tidak ada kabar, sehingga keluarga melapor ke kami pada Senin kemarin,” jelasnya.

Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan identitas korban secara resmi sebelum dilakukan pemeriksaan mendalam dengan meminta keterangan pihak keluarga maupun saksi termasuk penyebab pasti kematian korban

Baca Juga :  Dalam 11 Hari Jawa Tengah Dilanda 16 Kebakaran Lahan, Kebun Tebu Jadi Lokasi Paling Rawan

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut di Rumah Sakit Bendan untuk memastikan apakah jasad yang ditemukan ini benar warga Krapyak yang dilaporkan hilang atau bukan,” tambahnya.

Saat ditemukan, jasad belum diketahui pasti kondisinya lantaran lansung dimasukkan ke dalam kantong mayat dalam situasi gelap dan dilakukan evakuasi oleh petugas ke rumah sakit untuk proses identifikasi.

Berdasarkan informasi awal, korban berjenis kelamin laki-laki. Namun detail lebih lanjut terkait kondisi fisik maupun penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

“Kami belum bisa memastikan kondisi secara detail karena saat ditemukan langsung ditutup dan dibawa untuk pemeriksaan,” kata Kapolsek.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Sejoli Diduga Berbuat Asusila di Bantaran Kali Slamaran Beredar di Medsos, Kelurahan Krapyak Cari Tahu
Mbah Ojek Viral Masuk Tol Batang, Ternyata Salah Jalur Saat Antar Penumpang ke Pondok Pesantren
Polisi Panggil Dua Sejoli Warga Batang Terkait Vidio Pribadi Tersebar Luas

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:21 WIB

Video Sejoli Diduga Berbuat Asusila di Bantaran Kali Slamaran Beredar di Medsos, Kelurahan Krapyak Cari Tahu

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:32 WIB

Mbah Ojek Viral Masuk Tol Batang, Ternyata Salah Jalur Saat Antar Penumpang ke Pondok Pesantren

Rabu, 22 April 2026 - 22:15 WIB

Polisi dan BPBD Kota Pekalongan Evakuasi Jasad Tanpa Identitas Dari Areal Tambak

Selasa, 21 April 2026 - 14:53 WIB

Polisi Panggil Dua Sejoli Warga Batang Terkait Vidio Pribadi Tersebar Luas

Berita Terbaru