10 Pusat Produksi Film Terbesar Dunia

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kesibukan kru dalam produksi film di sebuah studio besar. Foto: Ilustrasi AI

Kesibukan kru dalam produksi film di sebuah studio besar. Foto: Ilustrasi AI

KANAL HIBURAN – Hollywood dan Bollywood memang paling dikenal, tetapi peta industri film dunia jauh lebih beragam. Berikut ulasan 10 pusat film terbesar berdasarkan kombinasi jumlah produksi, nilai ekonomi, kekuatan pasar domestik, ekspansi internasional, dan pengaruh budaya. Urutannya mengikuti posisi keseluruhan sebagai pusat film, bukan semata-mata jumlah judul.

1. India – Bollywood dan Sinema Multi-Bahasa

India adalah pusat produksi film terbesar di dunia. Pada 2025, negara ini memproduksi sekitar 2.605 film, atau lebih dari seperempat seluruh film yang diproduksi di dunia.

Istilah ‘Bollywood’ sering dipakai untuk menyebut seluruh film India, padahal Bollywood secara khusus merujuk pada industri film berbahasa Hindi yang berpusat di Mumbai. India juga memiliki pusat besar lain, yakni Kollywood untuk film Tamil di Chennai, Tollywood untuk film Telugu di Hyderabad, Sandalwood untuk film Kannada di Bengaluru dan Mollywood untuk film Malayalam di Kerala.

Kekuatan India terletak pada volume produksi, keberagaman bahasa, musik, tarian, keluarga besar penonton domestik, serta jaringan diaspora India di Timur Tengah, Inggris, Amerika Serikat, Asia Tenggara dan Afrika. Film India juga semakin mampu menembus pasar global melalui platform streaming dan rilis internasional.

Contoh film sukses dari India antara lain RRR, Baahubali: The Beginning dan Baahubali 2, Jawan, Pathaan, Drishyam, 3 Idiots, Dangal, serta RRR yang membawa sinema India ke perhatian global. Perusahaan film besar meliputi Yash Raj Films, Dharma Productions, T-Series, Lyca Productions, Excel Entertainment, Red Chillies Entertainment, dan Aamir Khan Productions.

2. Nigeria – Nollywood

Nollywood adalah pusat film Nigeria dan salah satu industri paling produktif di dunia. Negara ini rata-rata menghasilkan sekitar 2.500 film per tahun, dan pada 2020 tercatat memproduksi 2.599 judul.

Berbeda dari Hollywood yang mengandalkan film beranggaran besar, Nollywood tumbuh melalui produksi cepat, biaya relatif rendah, cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat Afrika, serta distribusi melalui DVD, televisi, bioskop lokal, dan kini platform streaming.

Nilai ekonomi Nollywood diperkirakan sekitar US$590–600 juta per tahun pada pertengahan 2010-an. Angka ini jauh lebih kecil dibanding Hollywood, tetapi pengaruh budayanya sangat besar di Afrika Barat, seluruh benua Afrika, Karibia, dan diaspora Afrika.

Masuknya Netflix, Amazon Prime Video, dan Showmax telah meningkatkan kualitas produksi serta membuka pasar internasional bagi film Nigeria. Meski demikian, hanya sebagian kecil dari ribuan judul tahunan yang benar-benar diakuisisi platform global, sehingga masih ada kesenjangan besar antara volume produksi dan monetisasi internasional.

Contoh film sukses Nollywood meliputi The Wedding Party, King of Boys, Lionheart, Aníkúlápó, The Milkmaid dan Citation. Perusahaan utamanya antara lain EbonyLife Films, FilmOne Entertainment, Inkblot Productions, Anthill Studios, Golden Effects Pictures, dan Nigerian Film Corporation.

3. Amerika Serikat – Hollywood

Hollywood tetap menjadi pusat film paling berpengaruh di dunia, meskipun bukan produsen film terbanyak. Amerika Serikat memproduksi 544 film pada 2025, jauh di bawah India, Jepang, dan Tiongkok.

Kekuatan utama Hollywood bukan pada jumlah judul, melainkan pada modal, teknologi, sistem distribusi global, kekuatan merek, waralaba, efek visual, pemasaran, dan kemampuan mengubah film menjadi franhise lintas media. Hollywood menguasai bioskop, streaming, televisi, merchandise, musik film, dan lisensi karakter di hampir seluruh dunia.

Studio-studio besar seperti Disney, Warner Bros., Universal Pictures, Paramount Pictures, dan Sony Pictures memiliki jaringan distribusi internasional yang sangat kuat. Kehadiran Netflix, Amazon MGM Studios, dan Apple Original Films juga mengubah lanskap industri dengan menambahkan saluran pendanaan serta distribusi baru.

Contoh film Hollywood yang sangat sukses meliputi Avatar, Avengers: Endgame, Titanic, Star Wars: The Force Awakens, Barbie, Oppenheimer, Jurassic World, dan The Lion King. Hollywood tetap menjadi standar utama bagi film komersial global, meskipun industri lain kini semakin mampu menyaingi dari sisi kreativitas dan pasar lokal.

Baca Juga :  Kenapa Wajah Aktor Drama China di TikTok Terlihat Mirip? Ternyata AI Berperan Besar

4. Tiongkok – Chinese Cinema

Tiongkok adalah salah satu pasar film terbesar dan paling strategis di dunia. Negara ini memproduksi hampir 800 film pada 2023, lalu 612 film pada 2025.

Kekuatan Tiongkok berasal dari populasi penonton yang sangat besar, pembangunan bioskop modern yang cepat, investasi teknologi, serta pertumbuhan platform streaming domestik. Pemerintah juga menerapkan kebijakan kuota dan regulasi yang memengaruhi jumlah serta jenis film asing yang dapat ditayangkan, sehingga film lokal memiliki ruang pasar yang besar.

Industri Tiongkok memiliki dua arah utama, yaitu film komersial besar dengan efek visual dan tema patriotik, serta film animasi yang semakin sukses secara komersial. Film seperti Ne Zha 2, The Wandering Earth 2, Wolf Warrior 2, Hi, Mom, dan Detective Chinatown 3 menunjukkan kemampuan Tiongkok menciptakan blockbuster domestik berskala besar.

Perusahaan film utama meliputi China Film Group, Wanda Film, Bona Film Group, Enlight Media, Alibaba Pictures, Tencent Pictures, dan Huayi Brothers. Tiongkok merupakan pasar yang sangat penting bagi Hollywood, tetapi juga semakin berkembang sebagai produsen film dengan identitas dan ambisi globalnya sendiri.

5. Jepang – Japanese Cinema dan Anime

Jepang memproduksi 685 film pada 2024, menjadikannya salah satu negara paling produktif di dunia. Dari jumlah tersebut, 685 adalah film Jepang, sementara total rilis di Jepang mencapai 1.190 film termasuk film impor.

Kekuatan Jepang tidak hanya terletak pada film live-action, tetapi juga pada anime. Anime Jepang telah menjadi produk budaya global yang sangat kuat, dengan penggemar di Asia, Amerika, Eropa, dan Amerika Latin. Film animasi Jepang sering kali menjadi pendapatan bioskop terbesar di pasar domestik.

Jepang memiliki ekosistem unik karena film, anime, manga, permainan, musik, dan merchandise saling terhubung. Sebuah karakter atau cerita bisa dimulai dari manga, berlanjut menjadi anime, lalu menjadi film layar lebar, permainan, mainan, dan konser musik.

Contoh film sukses Jepang meliputi Demon Slayer: Mugen Train, Your Name, Suzume, Spirited Away, Howl’s Moving Castle, One Piece Film: Red, dan Godzilla Minus One. Perusahaan besar meliputi Toho, Toei Company, Kadokawa, Shochiku, Studio Ghibli, MAPPA, ufotable, Kyoto Animation, dan Toei Animation.

6. Korea Selatan – Korean Cinema dan Hallyu

Korea Selatan tidak masuk daftar teratas dari sisi jumlah film. KOFIC mencatat hanya sekitar 35–37 film Korea yang dirilis setiap tahun pada 2023–2024.

Namun, pengaruh Korea jauh melampaui jumlah produksinya. Sinema Korea dikenal karena cerita yang tajam, genre thriller dan horor yang kuat, kritik sosial, akting yang berkualitas, serta kemampuan menggabungkan hiburan komersial dengan tema yang berani.

Film Korea juga mendapat dorongan besar dari gelombang Hallyu, yaitu ekspansi budaya pop Korea melalui film, serial, musik K-pop, fashion dan platform streaming. Kesuksesan Parasite yang memenangkan Academy Award untuk Best Picture menjadi titik penting dalam pengakuan sinema Korea secara global.

Contoh film sukses Korea meliputi Parasite, Train to Busan, Exhuma, The Host, Burning, Memories of Murder, dan Oldboy. Perusahaan besar meliputi CJ ENM, Showbox, Lotte Entertainment, Next Entertainment World, Acemaker Movieworks, dan Korean Film Council sebagai pendukung kebijakan industri.

7. Inggris – UK Film Industry

Inggris adalah salah satu pusat produksi film internasional terpenting, terutama untuk film beranggaran besar, serial premium, dan produksi Hollywood yang dibuat di luar Amerika Serikat. Pada 2024, sebanyak 191 film memasuki tahap produksi di Inggris, dengan belanja produksi film mencapai £2,1 miliar.

Total belanja produksi film dan televisi premium di Inggris mencapai £5,6 miliar pada 2024, meningkat 31% dibanding tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan bahwa Inggris bukan hanya produsen film lokal, tetapi juga basis produksi global untuk studio besar.

Kekuatan Inggris terletak pada studio kelas dunia seperti Pinewood, Shepperton, dan Leavesden; tenaga ahli efek visual; talenta akting dan kru; serta insentif pajak yang menarik bagi produksi internasional. Banyak film Hollywood besar, termasuk Wicked dan Oppenheimer, diproduksi di Inggris.

Baca Juga :  Ricuh, Mobil Band Konser di Pekalongan Dikabarkan Rusak Dilempari Massa

Contoh film sukses Inggris meliputi Wicked, 1917, The King’s Speech, Skyfall, Slumdog Millionaire, Harry Potter, James Bond, dan The Crown pada ranah serial. Perusahaan besar meliputi Working Title Films, BBC Film, Film4, Pinewood Studios, Shepperton Studios, dan Leavesden Studios.

8. Prancis – French Cinema

Prancis adalah pusat sinema Eropa yang sangat kuat, khususnya untuk film seni, film festival, dan sinema auteur. Pada 2024, Prancis memproduksi 309 film bersertifikat, dengan 231 di antaranya merupakan film inisiatif Prancis.

Industri Prancis memiliki sistem perlindungan dan pendanaan yang kuat melalui CNC, yaitu Centre national du cinéma et de l’image animée. Investasi produksi mencapai €1,44 miliar pada 2024, menunjukkan bahwa Prancis serius menjaga produksi film nasional di tengah dominasi platform streaming dan film Hollywood.

Prancis juga memiliki pasar domestik yang sehat. Film Prancis menguasai 44,8% tiket bioskop domestik pada 2024, salah satu angka tertinggi di Eropa.  Hal ini berbeda dari banyak negara yang pasar bioskopnya didominasi film Hollywood.

Contoh film sukses Prancis meliputi Amélie, Intouchables, The Artist, Anatomy of a Fall, La Haine, Blue Is the Warmest Colour, dan Portrait of a Lady on Fire. Perusahaan besar meliputi Gaumont, Pathé, StudioCanal, EuropaCorp, Wild Bunch dan Les Films Pelléas.

9. Turki – Yeşilçam dan Sinema Turki

Turki memiliki warisan panjang dalam dunia film melalui Yeşilçam, sebutan historis untuk industri film Turki. Pada 2024, sekitar 480 film dirilis di bioskop Turki dengan total box office sekitar US$122,9 juta.

Kekuatan Turki tidak hanya ada di film bioskop, tetapi juga pada serial televisi. Drama Turki diekspor secara luas ke Timur Tengah, Balkan, Amerika Latin, Asia Tengah, dan komunitas Turki di Eropa. Ekspor serial ini membantu memperkenalkan aktor, cerita dan gaya produksi Turki ke pasar internasional.

Film Turki sering mengangkat tema keluarga, cinta, sejarah, kehidupan sosial dan konflik personal yang mudah diterima lintas budaya. Genre komedi juga sangat kuat di pasar domestik, sementara drama keluarga sering menjadi film dengan penonton terbanyak.

Contoh film sukses Turki meliputi Ayla, Miracle in Cell No. 7, Recep İvedik, G.O.R.A., Babam ve Oğlum, dan Vavien. Perusahaan besar meliputi Tims Productions, Ay Yapım, BKM, TMC Film, dan D Productions.

10. Indonesia – Sinema Indonesia

Indonesia adalah salah satu pusat film paling dinamis di Asia Tenggara. Pada 2024, film Indonesia memproduksi sekitar 152 judul yang diedarkan secara teatrikal, dan proyeksi industri menunjukkan angka ini dapat mencapai 200 judul per tahun pada 2028.

Yang paling menonjol adalah dominasi film lokal di pasar domestik. Film Indonesia menguasai sekitar 65% box office nasional pada 2024, atau sekitar 80 juta tiket dari total lebih dari 125 juta tiket yang terjual.

Sepuluh film Indonesia terpopuler pada 2024 menarik 33,5 juta penonton, jauh melampaui 20,1 juta penonton untuk sepuluh film impor teratas. Ini menunjukkan bahwa penonton Indonesia sangat responsif terhadap cerita lokal, terutama horor, komedi, drama keluarga, dan adaptasi novel populer.

Nilai box office Indonesia juga pulih cepat setelah pandemi, dari di bawah US$75 juta pada 2020 menjadi sekitar US$392 juta pada 2024. Meski demikian, intensitas menonton bioskop masih sekitar 0,45 kali per orang per tahun, sehingga potensi pertumbuhan pasar masih sangat besar.

Contoh film sukses Indonesia meliputi KKN di Desa Penari, Sekawan Limo, Agak Laen, Siksa Kubur, Dilan 1990, Warkop DKI Reborn, Pengabdi Setan, dan Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia. Perusahaan besar meliputi MD Pictures, Starvision Plus, Falcon Pictures, Sinemaku Pictures, Miles Films, Visinema Pictures, dan Rapi Films.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada Berapa Jumlah Band Metal di Dunia, Ternyata Segini Datanya
Roadshow GJLS: Berapi-Api di Pekalongan Pecah, Ratusan Penonton Tersulut Tawa Sepanjang Film
Film Horor Rambut Sewu Hadirkan Teror dan Pesan tentang Perundungan
Daftar Drakor dan Dracin Paling Laris, Berikut Judul yang Bikin Penasaran
Drakor Bangun Fandom, Dracin Kejar View: Dua Cara Korea dan China Mengubah Drama Jadi Mesin Uang
20 film berbudget relatif kecil yang menghasilkan box office luar biasa
China Punya 90 Ribu Layar Bioskop, Amerika 40 Ribu: Mengapa Negara-Negara Ini Begitu Dipenuhi Bioskop?
Band Rock dan Metal Paling Produktif Sepanjang Sejarah: Siapa Punya Rilisan Album Terbanyak?
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:10 WIB

10 Pusat Produksi Film Terbesar Dunia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Ada Berapa Jumlah Band Metal di Dunia, Ternyata Segini Datanya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Roadshow GJLS: Berapi-Api di Pekalongan Pecah, Ratusan Penonton Tersulut Tawa Sepanjang Film

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Film Horor Rambut Sewu Hadirkan Teror dan Pesan tentang Perundungan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Daftar Drakor dan Dracin Paling Laris, Berikut Judul yang Bikin Penasaran

Berita Terbaru

Kesibukan kru dalam produksi film di sebuah studio besar. Foto: Ilustrasi AI

Hiburan

10 Pusat Produksi Film Terbesar Dunia

Selasa, 27 Okt 2026 - 06:10 WIB