Pemkot Pekalongan Teguhkan Komitmen Pelestarian Batik Dunia di Peringatan HBN 2026

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid saat upacara HBN 2026 di Museum Batik Kota Pekalongan, Jumat (2/10/26). Foto: Istimewa dan Ilustrasi AI

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid saat upacara HBN 2026 di Museum Batik Kota Pekalongan, Jumat (2/10/26). Foto: Istimewa dan Ilustrasi AI

​KANAL KOTA — Pemerintah Kota Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus melestarikan dan mengembangkan batik sebagai identitas daerah sekaligus warisan budaya dunia. Penegasan ini disampaikan oleh Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid usai memimpin Upacara Peringatan Hari Batik Nasional (HBN) Tahun 2026 di Halaman Museum Batik Kota Pekalongan, Jumat (2/10/2026).

​Peringatan HBN tahun ini dimeriahkan dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif, mulai dari pembukaan pameran Kreakota di Gedung Rumah Dinas eks Bakorwil, upacara resmi, hingga karnaval batik yang digelar malam harinya.

​”Alhamdulillah, tahun 2026 Kota Pekalongan masih memperingati Hari Batik Nasional dan ini terus kita lakukan. Antusias masyarakat juga sangat baik,” ujar Wali Kota yang karib disapa Aaf.

Baca Juga :  Tangis Haru Pecah di Bioskop Saat Anggota DPR RI Ini Ajak Puluhan Siswa SD di Batang Nonton Film Children of Heaven, Pulangnya Dapat Hadiah Sepatu

​Predikat Kota Pekalongan sebagai Kota Batik Dunia menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.

Wali Kota Aaf mengingatkan bahwa pelestarian batik tidak hanya berfokus pada aspek budaya semata, tetapi juga mencakup penyelesaian berbagai pekerjaan rumah (PR) penting seperti,

​Pengelolaan lingkungan,  penanganan limbah industri batik agar lebih ramah lingkungan. Kemudian ​Ekonomi & Bahan Baku meliputi mengatasi fluktuasi harga bahan baku yang naik, serta regenerasi SDM dengan menjaga keberlangsungan tenaga pembatik di tengah zaman yang terus berubah.

​Untuk meringankan beban pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pemkot Pekalongan telah menjalankan program kemitraan berupa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. Fasilitas ini dirancang agar satu unit pengolahan limbah dapat digunakan secara bersama-sama oleh beberapa UMKM, mengingat pembuatan IPAL standar secara mandiri cukup berat bagi skala usaha kecil.

Baca Juga :  Serunya Jurnalis Mengajar di MPLS SMPN 1 Pekalongan Bekali Siswa Tangkal Hoaks

​Selain itu, penanganan limbah sungai juga dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor bersama perguruan tinggi dan pemerintah daerah sekitar.

​”Untuk teknis kita juga harus koordinasi dengan kabupaten, karena hulunya di sana, hilirnya di sini. Yang selalu punya masalah besar itu pasti di hilir,” jelas Aaf.

​Di tengah tantangan industri, Pemkot Pekalongan menaruh harapan besar pada kreativitas generasi muda. Pemanfaatan platform digital dinilai sebagai peluang emas untuk memperluas jangkauan pemasaran batik lokal.

Rangkaian upacara tersebut turut diwarnai dengan penandatanganan kerja sama serta penyerahan hibah 6 kain batik asli Jepara dari Dekranasda Kabupaten Jepara kepada Dekranasda Kota Pekalongan.

Penulis : Achmad Udi

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum
Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing
PBN 2026 Jadi Panggung UMKM dan Produk Unggulan Daerah di Kota Pekalongan
Langganan Banjir, Jalan di Pringrejo Dicor TMMD Kota Pekalongan
Pemkot Pekalongan Perkuat Kolaborasi OPD, Targetkan 418 Posyandu Terapkan 6 SPM pada 2026
Pemkot Upayakan Pemulangan PMI Kota Pekalongan Terlantar di Dubai
Grand Keisha Padel Court Dibuka, Kota Pekalongan Bidik Turnamen Nasional Berhadiah Rp1 Miliar
Reuni Akbar IKA Spensa Pekalongan 25 Angkatan Satukan Ratusan Alumni Lintas Generasi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:27 WIB

PBN 2026 Jadi Panggung UMKM dan Produk Unggulan Daerah di Kota Pekalongan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Langganan Banjir, Jalan di Pringrejo Dicor TMMD Kota Pekalongan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Pemkot Pekalongan Perkuat Kolaborasi OPD, Targetkan 418 Posyandu Terapkan 6 SPM pada 2026

Berita Terbaru

Ratusan kelompok atau suku yang mendiami di sudut terpencil di bumi memilih hidup menjauh dari peradaban dan menutup diri dari dunia luar. Foto: Ilustrasi AI

Humaniora

Suku-Suku yang Masih Memilih Terisolasi dari Peradaban

Minggu, 18 Okt 2026 - 06:10 WIB

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB