Berpegangan pada Batu Saat Dihantam Ombak, Budi Selamat dari Kapal Pecah di Muara Pekalongan

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 23:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Budi Riyanto korban selamat kecelakaan kapal di muara Pelabuhan Pekalongan sedang dimintai keterangan usai dirawat di IGD RS Budirahayu, Sabtu (12/9/26).

Budi Riyanto korban selamat kecelakaan kapal di muara Pelabuhan Pekalongan sedang dimintai keterangan usai dirawat di IGD RS Budirahayu, Sabtu (12/9/26).

KANAL KOTA – Budi Riyanto (51), nelayan asal Kelurahan Panjang Baru, Kota Pekalongan, masih mengingat detik-detik perahunya dihantam ombak besar saat hendak masuk muara Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan (PPNP), Sabtu (12/9/2026) malam.

Budi saat itu berada satu perahu dengan Muhayat. Keduanya baru saja selesai mencari ikan dan memutuskan kembali ke daratan karena kondisi cuaca mulai berubah.

Namun, saat mendekati muara, perahu yang mereka tumpangi tak lagi mampu dikendalikan. Ombak besar dari arah belakang membuat perahu terhempas hingga menghantam batu.

“Enggak bisa nguasai kendali,” ungkapnya di IGD RS Budirahayu, Sabtu (12/9/2026).

Budi mengatakan, saat itu mesin perahu masih menyala. Namun, dorongan ombak dan arus membuat perahu sulit diarahkan menuju jalur masuk muara. Menurutnya, ketinggian ombak saat itu lebih dari dua meter.

Baca Juga :  Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung

Perahu kemudian terhempas dan pecah setelah menghantam tumpukan batu di pinggir muara. Budi dan Muhayat sama-sama terlempar ke laut.

Budi berusaha menyelamatkan diri. Saat ombak kembali datang, dia memilih menyelam dan berpegangan pada batu agar tubuhnya tidak kembali terhempas.

“Kalau ada ombak lagi, saya nyelam lagi, pegangan batu lagi,” ujarnya.

Cara itu dilakukan Budi berulang kali hingga akhirnya dia berhasil mencapai daratan. Namun, setelah selamat, Budi langsung teringat Muhayat yang masih berada di sekitar lokasi. Dia kemudian mencari rekannya tersebut.

Budi akhirnya menemukan Muhayat berada di pinggir muara dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri. Menurut Budi, saat ditemukan, mulut Muhayat masih mengeluarkan busa putih.

“Sudah pingsan, sudah lemas,” ucapnya.

Budi kemudian meminta bantuan untuk mengevakuasi Muhayat. Korban dibawa ke daratan dan selanjutnya menuju rumah sakit. Namun, nyawa Muhayat tidak berhasil diselamatkan.

Baca Juga :  Puluhan Warga Batang Alami Gejala Keracunan Usai Santap PMT, Balita hingga Lansia Jadi Korban

Budi sendiri sempat mendapatkan perawatan akibat luka yang dialaminya dalam kejadian tersebut.

Sebelum peristiwa itu, Budi mengaku kondisi cuaca saat mereka berangkat melaut masih normal. Lima kapal nelayan disebut berangkat dari TPI sekitar pukul 17.00 WIB.

Mereka kemudian mencari ikan di sekitar perairan Batang. Ketika kondisi angin mulai menguat, rombongan memutuskan menarik jaring dan pulang.

Budi mengatakan, perjalanan pulang yang semula diperkirakan aman berubah menjadi petaka ketika mereka mendekati pintu masuk muara.

“Karena cuaca. Kalau anginnya tambah kencang, kita pulang aja,” jelasnya.

Dalam kejadian tersebut, dua kapal mengalami kerusakan setelah dihantam ombak dan membentur batu. Sementara kapal nelayan lainnya berhasil kembali dengan selamat.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Kopdes Jakarta Tabrak Pemotor di Jalur Dieng, Korban Warga Batang Alami Retak Tulang
Dua Anak Lolos dari Kebakaran Rumah di Pekalongan
Diduga Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Pantura Batang
Sigap Hentikan Mobil Saat Muncul Asap, Satu Keluarga Asal Bogor Selamat dari Kebakaran di Batang
Dua Kali Kejadian Keracunan MBG di Batang, Yoyok Soroti Orientasi Bisnis Pemilik SPPG
Dinkes Batang Sebut 42 Warga Konsumsi PMT, 37 Orang Diduga Keracunan
Arsya Bocah di Batang Muntah dan Diare Usai Makan PMT, Ibu Sempat Mengira Sakit Biasa
Terungkap PMT Bikin Puluhan Warga Batang Tumbang Dibagikan Sore, Padahal Kacang Hijau Dimasak Sejak Subuh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Mobil Kopdes Jakarta Tabrak Pemotor di Jalur Dieng, Korban Warga Batang Alami Retak Tulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Dua Anak Lolos dari Kebakaran Rumah di Pekalongan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Diduga Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Pantura Batang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Sigap Hentikan Mobil Saat Muncul Asap, Satu Keluarga Asal Bogor Selamat dari Kebakaran di Batang

Kamis, 24 September 2026 - 15:06 WIB

Dua Kali Kejadian Keracunan MBG di Batang, Yoyok Soroti Orientasi Bisnis Pemilik SPPG

Berita Terbaru