30 Hektar Lahan PLTA Garung Wonosobo Disiapkan Jadi Kawasan Wisata

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 08:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonosobo, Koperasi Bhima Sakti, dan Sumber Mulyo, Jumat (4/9/26). Foto: Istimewa

Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonosobo, Koperasi Bhima Sakti, dan Sumber Mulyo, Jumat (4/9/26). Foto: Istimewa

KANAL WONOSOBO – Lahan seluas hampir 30 hektare di kawasan PLTA Garung, Kabupaten Wonosobo, mulai diarahkan untuk kegiatan di luar fungsi pembangkitan listrik. PLN Indonesia Power UBP Mrica menggandeng pemerintah daerah dan kelompok masyarakat untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi ruang wisata sekaligus membuka peluang usaha baru.

Total aset yang dioptimalkan mencapai 302.995 meter persegi. Pemanfaatannya menjadi bagian dari kerja sama antara PLN Indonesia Power UBP Mrica dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonosobo, Koperasi Karyawan Bhima Sakti PLTA Garung dan Paguyuban Air Bersih Sumber Mulyo.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Jumat (4/9/2026).

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica, Wasis Jati Waskitho, mengatakan pengembangan kawasan tersebut dilakukan karena terdapat potensi aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk aktivitas ekonomi masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan aset yang dimiliki PLN Indonesia Power dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Potensi kawasan di sekitar PLTA Garung kami dorong untuk dapat berkembang sebagai bagian dari destinasi wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” kata Wasis.

Baca Juga :  PLTA Garung Unit 2 Berhasil Black Start, Disiapkan untuk Pulihkan Listrik Saat Sistem Padam

Menurut Wasis, pengembangan kawasan tidak bisa dilakukan PLN Indonesia Power sendirian. Pemerintah daerah dan kelompok masyarakat dilibatkan agar pemanfaatan lahan tetap memiliki tata kelola yang jelas sekaligus memberi ruang bagi warga untuk ikut mengambil manfaat.

Kerja sama tersebut melibatkan Kepala DPUPR Wonosobo Nurudin Ardiyanto, Koperasi Karyawan Bhima Sakti PLTA Garung yang diwakili Feri Dwi Handoyo, serta Paguyuban Air Bersih Sumber Mulyo yang diwakili Wagiantoro.

Bagi masyarakat sekitar, terbukanya aktivitas wisata di kawasan PLTA Garung berpotensi menciptakan rantai ekonomi baru. Kehadiran pengunjung dapat menjadi pasar bagi usaha warga, mulai dari perdagangan, jasa hingga kegiatan ekonomi lain yang tumbuh mengikuti aktivitas wisata.

Wasis mengatakan konsep yang didorong bukan sekadar menjadikan lahan perusahaan sebagai tempat wisata. Masyarakat diharapkan ikut masuk dalam ekosistem pengelolaan kawasan.

Baca Juga :  Kepala Disdikpora Pemalang Buka Suara Usai Diperiksa KPK 12 Jam, Dicecar Soal Program Dinas

“Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra menjadi kunci agar pengelolaan aset dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Dengan luas lahan yang mencapai lebih dari 30 hektare, pengembangan kawasan PLTA Garung menjadi salah satu bentuk pemanfaatan aset perusahaan untuk fungsi yang lebih luas. Namun, pengembangannya tetap diarahkan secara bertahap dan berkelanjutan dengan melibatkan para pihak yang berada di sekitar kawasan.

Bagi PLN Indonesia Power UBP Mrica, pemanfaatan aset tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas dampak keberadaan perusahaan di daerah. Selain menjaga keandalan pembangkitan listrik, aset di sekitar pembangkit juga didorong agar dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, kawasan PLTA Garung tidak hanya menjadi bagian dari infrastruktur energi, tetapi juga dapat tumbuh sebagai ruang wisata dan aktivitas ekonomi baru di Wonosobo.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng
Festival Kopi DCF 2026 Bukukan Kontrak Pesanan Rp15 Miliar
PLTA Garung Unit 2 Berhasil Black Start, Disiapkan untuk Pulihkan Listrik Saat Sistem Padam
Tiga Hari Dicari, Korban Tenggelam di Pantai Entak Kebumen Ditemukan Nelayan 2,2 Mil Laut dari Lokasi Kejadian
Jambret Nenek hingga Terseret di Semarang Ditangkap, Polisi Ungkap 12 TKP Lain
Mayat Perempuan Terbakar di Pos Ronda Demak Ternyata Korban Pembunuhan, Tersangka Ditangkap di Mangkang
Tujuh Truk Ditilang karena Parkir Sembarangan di Pantura Kendal, Tiga Diangkut Petugas

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:29 WIB

Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi

Senin, 7 September 2026 - 15:06 WIB

Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng

Minggu, 6 September 2026 - 10:49 WIB

Festival Kopi DCF 2026 Bukukan Kontrak Pesanan Rp15 Miliar

Sabtu, 5 September 2026 - 10:45 WIB

PLTA Garung Unit 2 Berhasil Black Start, Disiapkan untuk Pulihkan Listrik Saat Sistem Padam

Sabtu, 5 September 2026 - 10:20 WIB

Tiga Hari Dicari, Korban Tenggelam di Pantai Entak Kebumen Ditemukan Nelayan 2,2 Mil Laut dari Lokasi Kejadian

Berita Terbaru