Asap Tebal Dekat Tol Pejagan Ganggu Pengendara, Polisi Padamkan Kebakaran Lahan dengan Water Cannon

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Api yang membakar lahan di dekat Tol Pejagan dan sempat mengganggu pandangan pengendara berhasil dipadamkan setelah polisi mengerahkan mobil Water Canon ke lokasi, Kamis (23/7/26). Foto : Istimewa

Api yang membakar lahan di dekat Tol Pejagan dan sempat mengganggu pandangan pengendara berhasil dipadamkan setelah polisi mengerahkan mobil Water Canon ke lokasi, Kamis (23/7/26). Foto : Istimewa

BREBES, KANALPLUS.ID – Kepulan asap tebal dari kebakaran lahan di dekat Jalan Tol Pejagan sempat mengganggu jarak pandang pengendara. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum meluas setelah polisi mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) untuk memadamkan titik api di area persawahan.

Kebakaran lahan terjadi di kawasan persawahan di sepanjang Jalan Tol Pejagan KM 248, Kabupaten Brebes, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa itu bermula dari laporan warga yang melihat adanya pembakaran lahan disertai kepulan asap tebal. Karena lokasi berada tak jauh dari jalan tol, polisi bergerak cepat khawatir asap mengurangi jarak pandang pengendara dan memicu kecelakaan.

Kasat Samapta Polres Brebes AKP Nur Mahmud mengatakan tim patroli yang dipimpin Kanit Turjawali IPTU Indra Prasetyo langsung menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan.

Baca Juga :  Jadi Sasaran CSR, 500 Ibu Hamil Diperiksa Kesehatannya oleh Dokter Spesialis

“Petugas menemukan titik api dengan asap cukup tebal. Cuaca panas dan angin yang bertiup cukup kencang membuat api berpotensi cepat meluas sehingga harus segera dipadamkan,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Untuk mencegah api merambat ke lahan pertanian lain, Sat Samapta Polres Brebes mengerahkan kendaraan AWC yang biasa digunakan untuk pengendalian massa. Kendaraan tersebut dimanfaatkan sebagai langkah cepat untuk menjinakkan kobaran api.

Pemadaman dilakukan bersama personel Sat Samapta, anggota Polsek Kersana, Polsek Tanjung, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Brebes, serta petugas pengelola Jalan Tol Pejagan.

Selain memadamkan api, petugas juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi apabila asap bergerak menuju badan jalan tol.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan bekas pembakaran di lahan persawahan. Kondisi musim kemarau dengan suhu tinggi dan embusan angin dinilai membuat kebakaran seperti ini sangat mudah membesar jika tidak segera ditangani.

Baca Juga :  Pabrik Bermunculan di Brebes, Pelatihan Gratis Disiapkan agar Warga Tak Jadi Penonton

Menurut Nur Mahmud, pembakaran lahan secara sembarangan tidak hanya mengancam lahan pertanian, tetapi juga bisa membahayakan pengguna jalan tol karena asap dapat mengurangi jarak pandang pengendara.

“Kami minta masyarakat tidak melakukan pembakaran liar, terutama saat musim kemarau. Jika menemukan kejadian serupa, segera laporkan agar bisa cepat ditangani sebelum api meluas,” tegasnya.

Polres Brebes menyebut wilayah di sekitar jalan tol menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian selama musim kemarau karena kebakaran lahan dapat berdampak langsung terhadap keselamatan lalu lintas. Patroli di daerah rawan kebakaran bakal ditingkatkan, termasuk penindakan terhadap pelaku pembakaran liar sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajari Brebes Buka Akses Laporan Penyalahgunaan Dana Desa, BPD Diminta Aktif Mengawasi
Tertemper KA Kertajaya, Pemuda Loasari Brebes Tewas
Gedung Tua di Bumiayu Brebes Ambruk, Tiga Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan
56 Tahun Jadi Pasutri Tanpa Buku Nikah, Pasangan Lansia di Brebes Akhirnya Dapat Pengakuan Hukum
Batik Salem Naik Kelas, Brebes Bidik Pasar Nasional Lewat Jogja Fashion Week 2026
Jadi Sasaran CSR, 500 Ibu Hamil Diperiksa Kesehatannya oleh Dokter Spesialis
Hari Kedua Kebakaran Gudang di Brebes Belum Sepenuhnya Padam, Titik Api Belum Bisa Dijinakkan
Gudang Limbah Non-B3 di Brebes Terbakar, 8 Mobil Damkar Dikerahkan hingga Malam

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Kajari Brebes Buka Akses Laporan Penyalahgunaan Dana Desa, BPD Diminta Aktif Mengawasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Tertemper KA Kertajaya, Pemuda Loasari Brebes Tewas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Gedung Tua di Bumiayu Brebes Ambruk, Tiga Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:35 WIB

56 Tahun Jadi Pasutri Tanpa Buku Nikah, Pasangan Lansia di Brebes Akhirnya Dapat Pengakuan Hukum

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Batik Salem Naik Kelas, Brebes Bidik Pasar Nasional Lewat Jogja Fashion Week 2026

Berita Terbaru

Konsep Green Campus mulai diterapkan di Unikal yang diawali dengan kegiatan peningkatan kapasitas, Kamis (10/9/26). Foto: Istimewa

Kota Pekalongan

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:42 WIB