Punya Banyak Nasabah Perempuan, MBK Ventura Pilih Perkuat Posyandu dan Bekali Literasi Keuangan untuk Cegah Jerat Pinjol Ilegal

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Serahterima bantuan timbangan bayi digital dari MBK Ventura ke 11 Posyandu di Kecamatan Larangan, Selasa (21/7/26). Foto : Istimewa

Serahterima bantuan timbangan bayi digital dari MBK Ventura ke 11 Posyandu di Kecamatan Larangan, Selasa (21/7/26). Foto : Istimewa

BREBES, KANALPLUS.IDPerempuan pelaku usaha mikro tidak hanya membutuhkan tambahan modal usaha, tetapi juga akses layanan kesehatan keluarga serta pemahaman mengelola keuangan agar terhindar dari jeratan pinjaman ilegal. Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Mitra Bisnis Keluarga (MBK) Ventura menggabungkan penguatan layanan posyandu dengan edukasi literasi keuangan bagi masyarakat di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.

Melalui Cabang Larangan Wilayah Brebes Region 11, MBK Ventura menyalurkan bantuan timbangan digital bayi dan timbangan dewasa kepada 11 posyandu desa. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan layanan keuangan yang legal dan diawasi pemerintah.

Asisten Regional Manager 11 Jateng 1 PT MBK Ventura, Resma Nurani, mengatakan program tersebut tercipta dari karakteristik nasabah MBK yang sebagian besar merupakan perempuan pelaku usaha mikro. Karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan program yang tidak hanya menyentuh aspek ekonomi, tetapi juga kesehatan keluarga.

Baca Juga :  Perkara Obat Nyamuk Bakar, Satu Rumah Milik Warga Bulalamba Brebes Ludes Dilalap Api

“Mayoritas nasabah kami adalah perempuan. Posyandu menjadi tempat yang sangat dekat dengan para ibu sehingga kami ingin memberikan bantuan yang benar-benar dibutuhkan untuk mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak,” kata Resma di Aula Kantor Kecamatan Larangan, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, bantuan alat kesehatan tersebut merupakan bagian dari program penyaluran zakat perusahaan yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat.

Selain menyerahkan bantuan, sekitar 50 debitur MBK Ventura juga mengikuti edukasi literasi keuangan. Dalam kegiatan itu, peserta dikenalkan berbagai produk pembiayaan yang dimiliki MBK Ventura, mulai dari modal kerja usaha, pembiayaan renovasi tempat usaha, pembiayaan air dan sanitasi, hingga pembiayaan usaha mandiri.

Tak hanya itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya memilih lembaga keuangan resmi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus pinjaman maupun investasi ilegal yang masih marak menyasar masyarakat.

Baca Juga :  Pendaki 16 Tahun Jatuh ke Kawah Gunung Slamet, Tim SAR Kerahkan Peralatan Khusus

Supervisor Brebes Cabang Larangan, Eka Rahmawati, menjelaskan pembiayaan yang disalurkan MBK Ventura selama ini banyak dimanfaatkan perempuan yang menjalankan usaha mikro di berbagai sektor.

“Sebagian besar nasabah kami bergerak di sektor pertanian, perdagangan kecil, warung makan, hingga usaha rumahan. Harapannya modal yang diberikan mampu membantu usaha mereka berkembang sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Larangan, Adithya, menilai pendekatan yang dilakukan MBK Ventura cukup relevan dengan kebutuhan masyarakat karena menggabungkan peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar dengan penguatan literasi keuangan.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami lembaga keuangan resmi maupun pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat. Karena itu, edukasi semacam ini dinilai dapat membantu masyarakat mengambil keputusan finansial yang lebih aman sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajari Brebes Buka Akses Laporan Penyalahgunaan Dana Desa, BPD Diminta Aktif Mengawasi
Tertemper KA Kertajaya, Pemuda Loasari Brebes Tewas
Gedung Tua di Bumiayu Brebes Ambruk, Tiga Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan
56 Tahun Jadi Pasutri Tanpa Buku Nikah, Pasangan Lansia di Brebes Akhirnya Dapat Pengakuan Hukum
Batik Salem Naik Kelas, Brebes Bidik Pasar Nasional Lewat Jogja Fashion Week 2026
Jadi Sasaran CSR, 500 Ibu Hamil Diperiksa Kesehatannya oleh Dokter Spesialis
Hari Kedua Kebakaran Gudang di Brebes Belum Sepenuhnya Padam, Titik Api Belum Bisa Dijinakkan
Gudang Limbah Non-B3 di Brebes Terbakar, 8 Mobil Damkar Dikerahkan hingga Malam

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Kajari Brebes Buka Akses Laporan Penyalahgunaan Dana Desa, BPD Diminta Aktif Mengawasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Tertemper KA Kertajaya, Pemuda Loasari Brebes Tewas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Gedung Tua di Bumiayu Brebes Ambruk, Tiga Warga Tewas Tertimpa Reruntuhan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:35 WIB

56 Tahun Jadi Pasutri Tanpa Buku Nikah, Pasangan Lansia di Brebes Akhirnya Dapat Pengakuan Hukum

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Batik Salem Naik Kelas, Brebes Bidik Pasar Nasional Lewat Jogja Fashion Week 2026

Berita Terbaru