KANAL PERISTIWA – Muhammad Adrian Pratama (9), siswa kelas tiga sekolah dasar, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur di Dukuh Bendosari, Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis 5 November 2026 malam.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah tidak kunjung pulang ke rumah sejak Kamis sore. Informasi terakhir menyebutkan, korban masih bermain bersama teman-teman sebayanya setelah pulang sekolah.
Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama mengatakan, keluarga mulai mencari korban setelah mengetahui anak tersebut tidak kembali ke rumah meski teman-temannya sudah pulang.
“Setelah teman-temannya pulang, korban tidak kembali ke rumah hingga sore hari. Kemudian pihak keluarga bersama warga melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan Polsubsektor Kandeman,” kata Thio kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Batang serta relawan melakukan pencarian.
Upaya pencarian akhirnya mengarah ke sebuah sumur yang berada di belakang rumah warga. Korban ditemukan berada di dalam sumur tersebut dalam keadaan telah meninggal dunia.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan. Sekitar pukul 23.30 WIB, jenazah korban berhasil diangkat dari dalam sumur.
“Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 23.30 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Batang,” terang Thio.
Pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.
Sementara berdasarkan pemeriksaan dokter jaga RSUD Batang, dr. Ulul Albad, korban tiba di rumah sakit dalam kondisi meninggal dunia. Hasil pemeriksaan juga tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
Dokter RSUD Kalisari Batang memperkirakan kaku mayat telah berlangsung sekitar tujuh jam setelah ditemukan atau dievakuasi.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












