KANAL PERISTIWA – Seorang perempuan berinisial SK (50), warga Kelurahan Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Jayabaya relasi Pasar Senen-Malang, Senin (2/11/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.15 WIB di jalur hulu kilometer 99+7, antara Stasiun Comal dan Stasiun Sragi, tepatnya menjelang sinyal masuk Stasiun Sragi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian petugas keamanan Stasiun Sragi sempat menerima laporan adanya seseorang yang berjalan di atas rel kereta api di kawasan Tumbal-Stasiun Sragi sekitar pukul 02.00 WIB.
Petugas kemudian melakukan pengecekan ke lokasi. Namun, orang yang dilaporkan berada di jalur rel tersebut tidak ditemukan.
Sekitar satu jam kemudian, Asisten Pengawas KA 92 Jayabaya melaporkan adanya seseorang yang tertemper kereta di kilometer 99+7 jalur 1 hulu wilayah Comal-Sragi.
Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di lokasi. Petugas kepolisian bersama pihak terkait kemudian melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban.
Kasi Humas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti membenarkan peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan PT KAI serta instansi terkait.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak PT KAI serta instansi terkait. Proses evakuasi korban juga telah dilakukan dan jenazah dibawa ke RS Kraton,” ujar Suwarti.
Dalam proses evakuasi, petugas mengumpulkan bagian tubuh korban yang berada di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, dengan bantuan Unit Lantas Polsek Sragi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Kraton untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui beberapa hari terakhir mengalami kondisi psikologis yang kurang baik. Korban disebut tidak mau makan dan beberapa kali mengungkapkan keinginan untuk mengakhiri hidup.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, dalam siaran persnya menyampaikan bahwa KA Jayabaya sempat berhenti di Stasiun Pekalongan setelah kejadian untuk menjalani pemeriksaan rangkaian.
KA Jayabaya tiba di Stasiun Pekalongan pukul 03.20 WIB. Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi rangkaian kereta.
“Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan aman serta tidak ditemukan kerusakan pada rangkaian, KA Jayabaya kembali diberangkatkan dari Stasiun Pekalongan pada pukul 03.22 WIB,” tulisnya.
KAI Daop 4 Semarang menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut. Perusahaan juga memastikan insiden itu tidak berdampak pada keterlambatan perjalanan kereta api lainnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












