KANAL BATANG – Tiga mahasiswa dari desa-desa sekitar wilayah operasional PLTU Batang menerima beasiswa pendidikan dari PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) pada 2026. Program yang sudah berlangsung sejak 2023 ini sebagai upaya dukungan perusahaan terhadap akses pendidikan bagi masyarakat di sekitar pembangkit listrik tersebut.
Penyerahan beasiswa berlangsung di Kantor Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Selasa (3/11/2026), dengan disaksikan perwakilan Pemerintah Kabupaten Batang.
Ketiga mahasiswa penerima beasiswa tahun ini yakni Magfiratul Maula dari Desa Tulis, Wibowo Santoso dari Desa Kenconorejo dan Sindi Cahaya Kirana dari Desa Karanggeneng.
Mereka tidak dipilih secara langsung, melainkan harus melewati sejumlah tahapan seleksi yang mencakup pemeriksaan administrasi, wawancara, hingga tes psikologi.
Chief Operating Officer PT BPI, Naofumi Yasuda, mengatakan pendidikan menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian perusahaan karena dinilai memiliki peran penting dalam menyiapkan masa depan generasi muda.
Menurut dia, dukungan terhadap pendidikan masyarakat sekitar merupakan bagian dari kontribusi perusahaan yang tidak hanya berkaitan dengan kegiatan operasional pembangkit listrik.
“Bagi kami, pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan. Kami berharap beasiswa ini dapat membantu mahasiswa untuk terus belajar, mengembangkan potensi dan meraih cita-cita. Semoga kelak mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Pemkab Batang. Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Nurlaili Endahwati, menyampaikan bahwa keterlibatan dunia usaha dapat membantu memperluas kesempatan pendidikan bagi generasi muda.
“Kami apresiasi komitmen PT BPI dalam mendukung pendidikan melalui program beasiswa ini. Dukungan dari dunia usaha sangat penting untuk memperluas kesempatan bagi generasi muda dalam memperoleh pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” katanya.
Sementara itu, salah satu orang tua penerima beasiswa, Cayani, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada putrinya, Sindi Cahaya Kirana.
Menurutnya, beasiswa tersebut menjadi dukungan berarti bagi keluarga sekaligus dorongan bagi anaknya untuk terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita.
“Kami sangat berterima kasih kepada BPI atas beasiswa yang diberikan kepada anak kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami dan menjadi motivasi bagi anak untuk terus belajar, meraih prestasi serta mewujudkan cita-citanya,” tuturnya.
Program Beasiswa Pendidikan BPI telah dilaksanakan sejak 2023. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan sebagaimana tercantum dalam Persetujuan Lingkungan melalui dokumen RKL-RPL.
Melalui program ini, BPI berharap para penerima beasiswa tidak hanya mampu menyelesaikan pendidikan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki integritas, disiplin serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat serta beasiswa juga memberikan manfaat bagi masyarakat di desa-desa sekitar wilayah operasional PLTU Batang.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












