KANAL KRIMINAL – Polisi menggerebek sebuah gudang di Kelurahan Krapyak Lor, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, yang dilaporkan menjadi dugaan tempat penimbunan BBM ilegal. Sebanyak ribuan liter BBM dari jenis solar bersubsidi pun diamankan dari lokasi.
Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Husen Asnawi membenarkan pihaknya telah mengamankan hampir 10 ribu liter solar yang ditampung dalam sejumlah kempu berkapasitas seribu liter, dirigen dan ratusan galon bekas air mineral.
“Jumlahnya tercatat ada 9.980 liter solar,” ungkapnya kepada kanalplus.id, Senin (2/11/2026) petang.
Ia menyebut pada saat anggotanya mendatangi gudang tersebut sudah dalam keadaan tanpa aktivitas dan hanya mendapati pelapor yang masih berada di lokasi. Diduga para pekerja sudah lebih dulu kabur.
Selain mengamankan ribuan liter solar, pihaknya juga mengamankan satu unit truk, peralatan pompa manual, dua mesin alkon dan 13 kempu serta 256 galon bekas air mineral yang berisi solar.
“Jadi ada lima kempu berisi penuh solar, dua kempu berisi setengah atau separuhnya, enam kempu kosong dan empat dirigen ukuran 35 liter berisi solar dan 256 galon air mineral ukuran 15 liter berisi solar,” beber Husen.
Adapun rinciannya, lima kempu berisi lima ribu solar, dua kempu yang terisi separuh berisi seribu solar, empat dirigen masing-masing berisi 35 liter solar sehingga totalnya ada 140 liter dan 256 galon berisi 3.840 liter sehingga total 9.980 liter.
“Dari pemeriksaan awal di lokasi gudang berikut peralatan yang sudah diamankan digunakan untuk menampung dan memindahkan BBM,” ujarnya.
AKP Husen mengatakan sebelum mengamankan lokasi, pihaknya lebih dulu menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait aktivitas mencurigakan di sebuah gudang terkait dengan dugaan penimbunan BBM.
Saat ini kasus tersebut sedang dilakukan pemyelidikan mulai dari kepemilikan gudang, truk dan asal asal usul solar yang ditampung dalam berbagai wadah. Pihaknya mengaku masih mendalami dan belum bisa memberikan kesimpulan terkait temuan ini.
“Jadi kami belum bisa memastikan dari mana BBM itu diperoleh. Salah satu kemungkinan yang masih didalami adalah apakah solar tersebut berasal dari pembelian di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) atau dari sumber lainnya,” jelasnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












