Kasus Padepokan Padang Ati Pekalongan Masuk Tahap Penuntutan, Jaksa Siapkan Perkara ke Pengadilan

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Satreskrim Polres Pekalongan Kota hari ini melimpahkan perkara dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret pimpinan Padepokan Padang Ati dilimpahkan ke Kejari Kota Pekalongan, Senin (10/8/26).

Satreskrim Polres Pekalongan Kota hari ini melimpahkan perkara dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret pimpinan Padepokan Padang Ati dilimpahkan ke Kejari Kota Pekalongan, Senin (10/8/26).

KANAL KOTA – Kasus dugaan kekerasan seksual yang menyeret pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan sudah tahap dua. Satreskrim Polres Pekalongan Kota hari ini resmi melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pekalongan.

Pelimpahan tahap dua tersebut menjadi tanda bahwa proses penyidikan perkara telah selesai dan penanganan selanjutnya berada di tangan jaksa penuntut umum (JPU).

Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota AKP Setiyanto membenarkan pelimpahan tersangka dan barang bukti tersebut.

“Untuk hari ini kita melaksanakan tahap dua, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti,” kata Setiyanto kepada wartawan, Senin (10/8/2026).

Namun, proses hukum perkara ini masih bersinggungan dengan upaya praperadilan yang diajukan pihak tersangka.

Kuasa hukum AH sebelumnya mengajukan praperadilan untuk menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan yang dilakukan penyidik Polres Pekalongan Kota.

Terkait langkah tersebut, Setiyanto mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Simbangkulon, Kampung Santri di Pekalongan yang Kini Diuji Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Padepokan Padang Ati

“Ya, kita tunggu saja nanti hasil dari praperadilan,” ujarnya.

AKP Setiyanto menegaskan pengajuan praperadilan oleh kuasa hukum merupakan hak daripada tersangka.

“Ya silahkan, itu haknya,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Kota Pekalongan, Baskoro Adi Nugroho, membenarkan pihaknya telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti dari Polres Pekalongan Kota.

“Benar, hari ini ada pelimpahan tersangka dan barang bukti. Itu biasa kita sebut dengan tahap dua dari Polres Pekalongan Kota kepada Kejari Kota Pekalongan,” kata Baskoro.

Setelah tahap dua, kewenangan penanganan perkara berada di kejaksaan. JPU selanjutnya akan mempersiapkan perkara untuk dilimpahkan ke pengadilan.

“Dengan telah (dilakukan tahap dua), sesuai dengan kewenangan kejaksaan, nantinya itu akan kita limpahkan ke pengadilan untuk kita sidangkan,” terangnya.

Namun, Baskoro menyebut masih ada dinamika hukum yang harus diperhatikan, terutama terkait upaya praperadilan yang diajukan tersangka dan penasihat hukumnya.

Baca Juga :  Cerita Dua dari Lima Kapal Masuk Muara Pelabuhan Pekalongan Saat Cuaca Buruk Dilaporkan Karam Digulung Ombak

Karena itu, pihak kejaksaan masih menunggu perkembangan proses tersebut sebelum menentukan tahapan berikutnya.

Baskoro menyebut dalam penanganan perkara tersebut terdapat koordinasi antara penyidik, JPU dan penasihat hukum tersangka.

“Tadi dari penyidik Polres pun ada, dari jaksa penuntut umumnya ada, terus ada juga dari penasihat hukumnya,” ungkapnya.

Dengan dilakukannya tahap dua, perkara AH kini berada di meja Kejari Kota Pekalongan. JPU selanjutnya akan mempersiapkan surat dakwaan dan pelimpahan perkara ke pengadilan untuk disidangkan.

Kasus dugaan kekerasan seksual di Padepokan Padang Ati kini berjalan dalam dua jalur yang menjadi perhatian, yakni perkara pokok yang telah masuk tahap penuntutan dan praperadilan yang akan menguji keabsahan tindakan penyidik terhadap AH.

Hasil praperadilan nantinya menjadi salah satu perkembangan penting yang akan menentukan dinamika lanjutan perkara tersebut.

Penulis : Achmad

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru

Ratusan kelompok atau suku yang mendiami di sudut terpencil di bumi memilih hidup menjauh dari peradaban dan menutup diri dari dunia luar. Foto: Ilustrasi AI

Humaniora

Suku-Suku yang Masih Memilih Terisolasi dari Peradaban

Minggu, 18 Okt 2026 - 06:10 WIB

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB