Chat Mesra Berujung Denda Rp7 Juta Jadi Drama Cinta ‘Usia Matang’ Gegerkan Balai Desa di Pekalongan

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pak Kompol dengan bijak memberikan ruang penyelesaian antara kedua belah pihak dengan bijak, kedua belah pihak demi kondusifitas wilayah rumah tangga masing-masing sepakat gencatan senjata alias tidak melanjutkan pertempuran akan tetapi salah satunya bersedia memberikan kompensasi di tempat, Selasa (4/8/26). Foto : Ilustrasi AI

Pak Kompol dengan bijak memberikan ruang penyelesaian antara kedua belah pihak dengan bijak, kedua belah pihak demi kondusifitas wilayah rumah tangga masing-masing sepakat gencatan senjata alias tidak melanjutkan pertempuran akan tetapi salah satunya bersedia memberikan kompensasi di tempat, Selasa (4/8/26). Foto : Ilustrasi AI

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Ada pepatah baru yang mungkin cocok untuk kisah ini yakni jempol memang tak bertulang, tapi kalau salah mengetik bisa bikin dompet berlubang.

Jadi peristiwanya baru saja terjadi pada Selasa 4 Agustus 2026 di mana drama rumah tangga yang melibatkan tiga orang in sebut saja Minol (suami), Menil (istri) dan Bendul (perangkat desa) sempat membuat warga berbondong-bondong mendatangi balai desa di salah satu wilayah Kabupaten Pekalongan.

Sekilas suasananya seperti hendak terjadi bentrokan. Nyatanya, yang diperebutkan bukan tanah bengkok ataupun proyek desa, melainkan jejak chat mesra yang sudah berumur hampir setahun.

Perkara itu bermula dari interaksi yang awalnya hanya saling berkomentar di Facebook. Entah algoritma media sosial sedang baik hati atau terlalu usil, obrolan kemudian naik kelas ke WhatsApp. Dari sana, percakapan disebut semakin akrab, lengkap dengan gaya komunikasi ala remaja yang baru kenal cinta, padahal para pelakunya sama-sama sudah berkeluarga.

Facebook memang dibuat untuk mencari teman. Tapi kalau temannya pindah ke WhatsApp, kadang yang datang justru surat pernyataan damai.’

Yang membuat cerita ini semakin unik, percakapan mesra tersebut sebenarnya terjadi pada 2025. Kasusnya baru mencuat sekarang setelah Minol mengetahui isi komunikasi sang istri dengan Bendul. Reaksi sang suami pun bisa ditebak. Emosi memuncak, langkah kaki mengarah ke balai desa.

Baca Juga :  Pelaku Diduga Sempat Bakar Celana dan Buang Baju untuk Hilangkan Jejak Pembunuhan Perangkat Desa Kalipancur

Tak butuh waktu lama, kabar itu menyebar dari mulut ke mulut. Warga mulai berdatangan. Ada yang ingin tahu, ada yang khawatir, mungkin ada pula yang sekadar takut ketinggalan episode terbaru ‘drama desa’.

Kapolsek setempat, yang dalam perkara ini disebut Pak Kompol, mengatakan dirinya menerima telepon dari kepala desa karena banyak warga berkumpul di balai desa.

Awalnya beredar kabar telah terjadi perkelahian. Namun setelah dicek ke lokasi, informasi tersebut ternyata tidak benar.

“Ternyata bukan perkelahian,” kata Pak Kompol, kepada kanalplus.id Selasa (4/8/2026) malam.

‘Netizen memang sering bilang jangan mudah percaya hoaks. Tapi kalau yang beredar adalah kabar orang ribut, biasanya kecepatan penyebarannya mengalahkan sinyal WiFi.’

Untuk menghindari situasi berkembang menjadi tidak kondusif, pihak kepolisian kemudian membawa kedua belah pihak ke kantor Polsek guna dilakukan mediasi.

Hasilnya, perkara selesai secara kekeluargaan. Dalam kesepakatan damai tersebut, Bendul menyampaikan permintaan maaf sekaligus memberikan uang sebesar Rp7 juta kepada Minol sebagai bagian dari penyelesaian persoalan.

‘Kalau biasanya chat menghasilkan notifikasi, kali ini chat menghasilkan transfer.’

Pak Kompol menjelaskan, berdasarkan pengakuan para pihak, hubungan mereka sebatas saling berkomunikasi melalui WhatsApp dan bercanda. Tidak ditemukan adanya peristiwa kekerasan saat persoalan itu mencuat.

Baca Juga :  Sekolah Akui Sempat Ada Konflik Antar Siswa Sebelum Alfian Meninggal, Polisi Dalami Keterkaitannya

“Tadi juga tokoh masyarakat dan tokoh pemuda hadir di Polsek. Semuanya sudah clear,” ujarnya.

Sebagai bagian dari mediasi, kedua pihak juga menandatangani surat pernyataan agar tidak lagi saling berkomunikasi maupun bertemu dalam konteks yang dapat memicu persoalan baru.

‘Kalau biasanya orang mengarsipkan chat agar memori ponsel lega, kali ini justru chat lama yang berhasil membongkar drama baru.’

Menariknya, Minol sendiri disebut sempat kaget ketika muncul kabar di media sosial yang menyebut telah terjadi perkelahian di balai desa. Padahal, menurut polisi, saat petugas datang situasi relatif tenang. Warga hanya berkumpul, sementara proses penyelesaian dilakukan melalui mediasi.

Peristiwa ini pun jadi peringatan keras bagi pria puber kedua, bahwa jejak digital sering kali memiliki umur lebih panjang daripada rasa nyaman saat mengetik pesan.

Satu hal yang pasti, kisah Minol, Menil dan Bendul memberi pelajaran sederhana yakni sebelum mengirim chat yang terlalu manis kepada orang lain, mungkin ada baiknya mengecek dua hal, status hubungan dan saldo rekening. Sebab di era digital, urusan hati memang bisa dimulai dari kolom komentar. Tetapi akhirnya bisa berujung di ruang mediasi, ditemani surat pernyataan, dan ditutup dengan menguras isi saldo.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAS

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenapa Wajah Aktor Drama China di TikTok Terlihat Mirip? Ternyata AI Berperan Besar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Chat Mesra Berujung Denda Rp7 Juta Jadi Drama Cinta ‘Usia Matang’ Gegerkan Balai Desa di Pekalongan

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Kenapa Wajah Aktor Drama China di TikTok Terlihat Mirip? Ternyata AI Berperan Besar

Berita Terbaru