KOTABUMI, KANALPLUS.ID – Keberanian untuk mencoba menjadi modal utama yang mengantarkan Shera Trahela, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO), meraih penghargaan Terbaik IV Putri pada ajang Duta Bahasa Provinsi Lampung 2026.
Prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Shera harus melewati persaingan ketat dengan ratusan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung melalui serangkaian seleksi, mulai dari administrasi, Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), hingga wawancara akhir.
Ketertarikannya pada bahasa dan budaya menjadi alasan utama mengikuti ajang tersebut. Menurutnya, bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas bangsa yang perlu terus dijaga dan dikembangkan oleh generasi muda.
Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa, Shera tetap berupaya membagi waktu antara perkuliahan, aktivitas kampus, dan persiapan kompetisi. Ia memperdalam wawasan kebahasaan, melatih kemampuan komunikasi, serta meningkatkan rasa percaya diri untuk menghadapi setiap tahapan penilaian.
“Bagi saya, mengikuti Duta Bahasa bukan hanya tentang kompetisi atau meraih gelar. Saya mendapatkan banyak pengalaman baru, bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah, dan belajar banyak hal yang tidak saya temukan di ruang kelas,” ujar Shera.
Perjuangan tersebut berbuah manis ketika namanya diumumkan sebagai peraih gelar Terbaik IV Putri pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Lampung 2026. Capaian itu menjadi kebanggaan tidak hanya bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga bagi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Universitas Muhammadiyah Kotabumi.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Saya belajar bahwa keberanian untuk mencoba adalah langkah awal menuju keberhasilan. Jangan takut untuk mengambil peluang dan terus mengembangkan potensi diri, karena setiap proses pasti akan memberikan pelajaran yang berharga,” ungkapnya.
Bagi Shera, penghargaan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal untuk terus berkontribusi dalam pengembangan bahasa Indonesia dan pelestarian bahasa daerah. Ia berharap pengalamannya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain agar berani keluar dari zona nyaman dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang.
“Saya ingin mengajak teman-teman mahasiswa untuk tidak ragu mencoba berbagai kesempatan yang ada. Jangan takut gagal atau merasa kurang mampu, karena setiap proses yang kita jalani akan memberikan pengalaman dan pelajaran yang berharga,” katanya.
Keikutsertaannya dalam ajang Duta Bahasa juga membuka ruang kolaborasi dengan generasi muda dari berbagai daerah yang memiliki kepedulian terhadap bahasa dan budaya Indonesia. Pengalaman tersebut memperluas wawasan sekaligus memperkuat komitmennya untuk terus mengampanyekan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan masyarakat.
Prestasi Shera Trahela menunjukkan bahwa keberhasilan lahir dari proses panjang yang dijalani dengan konsisten. Dari ruang kuliah hingga panggung Duta Bahasa tingkat provinsi, ia membuktikan bahwa keberanian, ketekunan, dan semangat belajar dapat mengantarkan generasi muda meraih prestasi sekaligus menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
Penulis : Sindung
Editor : Sindung Perkasa









